
Shela dan Luki masih memikirkan nama untuk bayi kembar mereka, "Ahh sayang sudahlah sebaiknya kamu makan dulu, biar cepat pulih dan bisa pulang ke rumah" saran Luki yang di setujui oleh Shela.
"Iya mas aku juga ingin cepat pulang, udah gak betah berada di sini" ujar Shela yang kemudian menerima suapan demi suapan dari suami nya.
Setelah makan Shela kemudian mulai kembali menyusui Twins, kini ASI Shela sudah mulai keluar banyak sehingga Baby boy nya menyesap begitu kuat, setelah Baby boy kenyang kini Baby Girl mulai menyusu dengan tenang, membuat Luki benar-benar gerah melihatnya.
"Sayang jangan menggoda ku dengan mengeluarkan benda itu" seloroh Luki membuat Shela benar-benar jengah mendengar keluhan suami mesum nya itu.
"Keluarlah dulu saja dari sini biar kamu bisa tenang mas,"
"aku kalah saing, dengan mereka " keluh Luki kemudian keluar dari ruangan rawat Shela tak lama kemudian Zifa datang dengan Ardi dengan menenteng beberapa paper bag di tangan nya.
"Haii kakak ipar, kenapa di luar?" tanya Zifa
"Kakakmu sedang menyusui Zi, dan itu membuatku pusing"
"Kakak yang menyusui kenapa kak Luki yang pusing aneh" tanya Zifa
"Dia pusing karena harus saingan memperebutkan daerah kekuasaan nya sayang" sambung Ardi yang sedari tadi mendengarkan obrolan unfaedah dari istri dan bos nya.
"Daerah kekuasaan? maksudnya?" Tanya Zifa bingung dan langsung di suguhkan sentilan di kening nya oleh Luki.
"Sudah lah anak kecil gak akan paham"
"Aww Kak Luki menyebalkan" Zifa langsung masuk ke ruangan Shela, dan di ekori oleh Arsi namun saat Ardi akan masuk tangan nya di cekal Luki yang membuat Ardi mengangkat alisnya bingung.
"Jangan masuk"
"Kenapa bos? aku kan cuma ingin lihat keponakanku saja"
Luki menatap Ardi dengan tajam, dan otak cerdas Ardi langsung konek ia mengerti kalau bos nya tak ingin dirinya melihat Istri tercintanya yang sedang menyusui.
"Dasar bos Bucin"
"Suatu saat kamu akan mengalaminya, dan itu sumpahku" ucap Luki yang pas langsung mengenai hati Ardi, ia langsung menelan ludah nya sendiri dan berpikir apakah dirinya akan sama seperti Luki nanti.
Sementara Shela yang sudah selesai menyusui baby twins nya kini bercengkrama dengan adiknya, "Kakak twins benar-benar menggemaskan"
__ADS_1
"Iyalah itu kan hadiah dari Tuhan untuk kakak iparmu yang sedang berulang tahun"
"Oh ya, kak Luki mulai menua dong hahah" seloroh Zifa yang tiba tiba mendapat sentilan kembali di kening nya dari Luki yang baru saja masul ke ruangan.
"Dasar kakak ipar gak ada akhlak, main sentil kening orang aja" gerutu Zifa membuat suasana di kamar itu begitu hangat.
"Bos siapa nama bayi kalian"
"Entahlah kita belum dapat"
"Bagaimana kalau Nathan dan Nalla saja kak," sambung Zifa
"Kenapa?" tanya Shela
"Kata kakak kan ini hadiah dari Tuhan, nah Nathan dan Nathania itu artinya Hadiah dari Tuhan" jelas Zifa yang kemudian semuanya berpikir tentang nama untuk Baby twins.
"Nathan Fransisco Ferdian dan Nathania Fransisca Ferdian" ucap refleks Luki.
"Hemm bagus juga sayang" ucap Shella.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
Umur Twin kini sudah beranjak remaja dan di susul oleh Devandra anak dari Zifa dan Ardi yang lebih muda setahun dari Twins membuat keluarga mereka lebih ramai.
Nathan adalah sosok penyayang untuk Nathania, setiap ada yang berani menyakiti adik nya Nathan lah yang berusaha melindungi tania membuat kakak beradik itu saling menyayangi.
Double Nath kini sudah berada di bangku SMA, keduanya terlahir dari seorang ibu dan ayah yang memiliki wajah cantik dan tampan tak heran kalau keduanya menuruni semua itu.
Nathan yang sering di kelilingi wanita cantik dan menggilai dirinya namun ia tetap cuek dan dingin tak tertarik dengan wanita-wanita agresif seperti itu.
Begitu juga dengan Nathania gadia cantik dengan lesung pipit di wajahnya membuat banyak laki-laki yang mendekatinya, namun tak ada satu pun laki-laki yang bisa mendapatkan hatinya, karena Thania termasuk wanita yang sangat pemilih.
Shela dan Luki tidak pernah memanjakan kedua anaknya dengan berbagai kemewahan meski mereka di kelilingi dengan kehidupan bak Sultan.
Maka dari itu Double Nath hidup dengan tidak banyak gaya, mereka bahkan selalu menyisihkan uang saku mereka ke dalam tabungan atau berbagi dengan orang yang kurang beruntung.
Padahal kehidupan di sekelilingnya bahkan di sekolahnya banyak siswa yang dengan sengaja menghamburkan uang hanya untuk memenuhi gaya mewahnya.
__ADS_1
Shela dan Luki sangat beruntung mendapatkan anak-anak seperti mereka, yang saling menyayangi dan juga sangat baik.
"Mas aku bahagia memilikimu dan mereka dalam hidupku, semua nya benar-benar terasa sempurna bagiku" ucap Shela dengan menyenderkan kepalanya pada bahu Luki.
"Iya sayang Mas juga beruntung memiliki kamu, istri dan ibu yang terbaik untukku dan anak anak, terimakasih untuk semuanya I Love you"
Cup
Sebuah ciuman hangat bersarang tepat di bibir manis Shela membuat keduanya semakin dalam dan terbuai akan nafsu yang membara, dan kini ciuman hangat itu berubah menjadi begitu panas, lidah mereka saling membelit dan menyesap tak lupa jari jemari Luki yang nakal mulai menyusuri setiap lekuk tubuh sintal Shela.
"Ahhh sayang i want" Desah Shela membuat Luki semakin bersemangat.
Tangan nya kini menyusup ke balik baju Shela dan mulai meraba gunung kembar yang beberapa tahun lalu di kuasai oleh kedua anaknya, dan kini Luki memiliki nya seutuhnya.
Di remas nya perlahan dan kemudian memainkan choco chip yang sudah sangat menantang, tak ingin berlama-lama Luki membuka seluruh pakaian yang di kenakan Shela hingga tak bersisa.
Kini bibirnya menelusuri ceruk leher putih Shela dan memberikan tanda kepemilikan nya di sana, sejurus kemudian bibir Luki melahap dua gundukan yang sedari tadi sangat menggoda, di sesap dan di gigitnya gemas membuat Shela semakin mendes*h tak karuan.
"Honey ahh, please jangan mempermainkanki seperti ini ahh"
Luki tersenyum mendengar keinginan Shela membuat nya langsung mengarahkan tongkat sakti yang sudah sangat mengeras dan tegak sedari tadi.
"Blessshhh"
"Acchhhh"
Shela kembali mendes*h, suara-suara erotis dari dalam kamar membuat keduanya semakin gila saja, percintaan mereka malam ini benar-benar liar dan panas.
Setelah Luki mengungkung tubuh Shela dan itu membuat Shela menjerit nikmat karena keperkasaan Luki kini giliran Shela berada di posisi atas berhadapan dengan Luki dan merekapun kembali mengarungi kenikmatan surga dunia yang tak ada duanya.
THE END....
Thank for all reader yang dengan setia sudah membaca dan menunggu othor Up, dan kini akhirnya Novel ini telah selesai.
Mudah-mudahan kalian semua puas dengan karya receh othor,
Mohon maaf kalau othor banyak salah, dan kadang suka membuat kalian menunggu lama, kadang juga cerita nya ngawur tapi othor senang bisa menghibur kalian..
__ADS_1
Sekali lagi thank you, and Love you all.
Sehat-sehat buat kalian semua, jangan lupa mampir di karya othor yang lain nya.