
Shela dan Luki kedua pasangan itu kini sudah tiba di Jakarta,Shela benar benar lemas setelah turun dari pesawat,masih sama mabuk udara.
"Sayang udah baikan belum" tanya Luki
Shela mengangguk,dan kembali berjalan menuju taxi yang sudah mereka pesan,mereka kemudian memasuki taxu tersebut dan sopir mulai melajukan kendaraan roda empat itu.
Mereka kembali tanpa adanya Zifa,karena Zifa masih ingin berlibur di Bali.
"yang,apa kita perlu membeli rumah untuk kita tinggali,atau mau tetap di apartemenku saja?" tanya Luki
"terserah Mas aja,asal tetap sama kamu aku udah bahagia kok" Shela menyandarkan tubuhnya pada bahu kokoh Luki.
"udah bisa gombal ya istriku ini"
"ihh apaan sihh biasa aja"
Luki mencium pucuk kepala Shela dan beralih ke bibir nya tanpa memperdulikan sopir taxi di depan.
..."Hallaaaahhh ini orang ganggu konsentrasi gue aja,jiwa jomblo gue meronta ronta kan" bathin sopir taxi tersebut...
Mobil akhir nya berhenti di apartemen Luki,Shela dan Luki kemudian turun dan tak lupa memberikan ongkos dan juga tips pada supir itu.
"Ini pak ongkosnya"
"terimakasih,tapi mas gak ada kembalian" ujar supir itu
"ambil aja buat bapak,karena tadi saya mencari penglihatan bapak"
"ehhh maksih sekali lagi mas" supir itu kembali ke mobil sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
Shela dan Luki menuju apartemen Luki,kemudian memasuki lift. Lift berjalan seakan lambat sekali,ingin rasa nya Shela merebahkan diri di atas kasur empuk,menghilangkan rasa capek dan lelah.
"Mas kenapa Lift nya lambat sekali sih,aku udah cape banget ini" rengek Shela
__ADS_1
"Mana aku tau yang,kamu cape banget ya"
"hemmm" Shela hanya berdehem
Tak lama Lift pun berhenti dan membuka pintu nya,Luki dan Shela keluar dan menuju unit apartemen nya.
setelah sampai di di dalam apartemen Shela langsung menuju kamar ia merebahkan tubuh nya yang sudah benar benar lelah hingga ia tertidur begitu saja.
Luki yang melihat istrinya tertidur kemudian bergegas menuju kamar mandi untuk bersih bersih.
Hanya 10 menit waktu yang di butuhkan Luki membersihkan dirinya,setelah selesai kemudian ia menuju kulkas mencari bahan makanan untuk memasak.
"Hemms hanya ada ini saja,tapi oke lah cukup"
Saat ini Luki sedang berperang di dapur dengan berbagai alat masak dan juga bahan bahan masakan,tak perlu lama hanya satu jam saja ia berkutat di dapur dengan benerapa menu masakan.
"Ahh akhir nya selesai juga"
Luki kemudian menatanya di meja makan lalu bergegas menuju kamar untuk membangun kan sang istri.
Shela benar benar pulas tertidur dan sulit di bangunkan,akhir nya luki mempunyai ide untuk membangunkan sang istri.
Luki mendekatkan wajah nya ke arah bibir wanita itu,mencium nya perlahan dengan lembut dan sedikit membukakan mulut istri nya agar lidah nya bisa masuk kedalam rongga mulut itu.
Shela masih saja belum bangun dan alhir nya Luki menuju ke dua bukit kembar milik Shela yang masih kenyal bahkan pernah menyusui seorang anak dan dua orang dewasa.
Luki menyusu dengan gemas bergantian di kedua belah gunung itu,hingga suara lenguhan terdengar di telinga Luki.
"euunnggg ,Mas apa yang kamu lakuin?"
Luki langsung menyudahi aktifitasnya dan menatap sang istri, " mandi dulu sana,kita makan"
"Aku masih ngantuk Mas"
__ADS_1
Luki menggeleng dan Shela langsung bangun menuju kamar mandi untuk bangun.
"Untung dia cepet sadar kalau enggak si japra sudah tak bisa di kondisikan" guman Luki
Luki keluar kamar dan menunggu Shela di ruang makan,sambil membuka handphone nya yang dari tadi pagi ia matikan.
beberapa pesan chat aplikasi Whatapps memenuhi ruang chat itu,ia membuka hanya yang penting nya saja.
dilihat nya pesan dari Nella,ia membuka karena penasaran apa yang wanita itu kirim padanya,setelah di buka Luki membulatkan kedua matanya tak percaya dengan apa yang ia lihat saat ini.
"Kamu suka gak pak" begitulah caption nya
"Apa maksudnya dia mengirim foto ini,dasar cewek aneh" gerutu Luki
"Siapa yang aneh Mas,"
Suara itu terdengar begitu menyeramkan di telinga Luki,pasalnya Luki tak ingin Shela melihat Foto bugil Nella di hp nya,ia harus buru buru menghapusnya agar Shela tak melihatnya.
"Ehh sayang gak ada apa apa,ini klienku mengirim gambar yang tak jelas." bohong Luki,padahal gambar nya begitu jelas dan vulgar hahaha
"ohh gitu ya,ya ampun banyak banget apa ini kamu yang masak sayang" Shela duduk di pangkuan Luki dan mengalungkan tangan nya pada leher Luki.
"iya donk ini aku yang masak,cobaiin deh enak gak"
"ahhhh makasih sayang ku"
Cup
Shela mencium bibir Luki beberapa detik dan melepaskan nya begitu saja saat sang suami mulai menikmati ciuman mereka.
"yang kamu nakal banget ya,udah bikin si junior bangun"
Shela hanya nyengir saja tanpa ada rasa bersalah sedikitpun,akhir nya mereka makan dengan damai tanpa banyak bersuara.
__ADS_1
...Like vote komen and koin nya jangan lupa ya beibh,, maksihh......