
Seorang wanita yang kini sedang berada di Bar duduk di pangkuan pria tua bangka dengan posisi mengangkang, dan juga sedang menggesek gesekan dua buah bukit kembar nya ke wajah sang pria.
Pria itu dengan sangat lahap memainkan kedua nya secara bergantian, sedikit menyesap dan memelintir pucuk nya dengan gemas, hingga membuat si punya mendesah dengan suara sexy nya.
Ya siapa lagi kalau bukan Nella yang hobby dengan *** bebas, dan bermain dengan siapa saja yang berani membayar nya dengan harga tinggi.
"Ahhh honeyy aku sudah tidak kuat,, bawa aku ke kamar" ucapnya manja
"dengan senang hati sayang"
Pria tua itu mengangkat tubuh Nella dengan menggendong nya tanpa melepas pagutan mereka.
Nella yang sudah benar benar bernafsu membalikan tubuh pria tua nya dan langsung bermain di atas nya.
Seluruh pakaian keduanya sudah berserakan entah di mana, hingga membuat mereka sama sama polos.
Nella sudah memainkan belalai panjang dari pria yang bernama Bambang itu, menjilat dan juga mengulum nya dengan sangat bernafsu, Bambang sangat menikmati nya hingga mata nya terpejam dan sesekali menggigit bibir bawahnya.
2 jam telah berlalu, sepasang manusia tanpa status itu kini merasakan puncak dari kenikmatan duniawi nya, erangan panjang mengisi seluruh ruangan dari keduanya.
Mereka ambruk di ranjang panas nya,menyisakan peluh yang membasahi tubuh mereka masing masing.
Bambang mengecup sekilas bibir Nella yang masih ter engah engah, "Makasih service mu memuaskan"
Nella hanya tersenyum dan kemudian beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Di rumah kediaman Rendra, kini Amara sedang terbaring di atas Kasur nya, ia menilik semua isi dari ruangan yang kini ia tempati, dinding yang ber cat putih dengan d isi beberapa lukisan membuat kesan elegan pada ruang kamar tersebut.
Ceklek
Amara yang sedang melamun di kejutkan dengan suara pintu yang terbuka, ia menoleh ke arah pintu,di mana seorang pria sedang menatapnya.
"boleh aku masuk"
"Hemm" Amara hanya berdehem saja, kemudian Rendra pun masuk ke kamar Amara, "apa aku mengganggumu??"
__ADS_1
"ada apa?" tanya Amara
"aku gak bisa tidur,bisakah kita bicara sebentar"
Mereka akhirnya berbicara serius, Rendra mengutarakan keinginan nya untuk menikahi Amara, dan besok akan membawa Amara ke rumah orang tua Amara di kampung nya untuk meminta restu.
Amara yang sudah mendengar penuturannya kini menyetujui nya, dan akhirnya mereka sepakat untuk menikah.
"Baiklah Mas aku setuju"
"Ya sudah tidurlah, biar besok kamu tidak kesiangan"
Cup
Rendra kemudian melayangkan kecupan manis di bibir Amara,Amara yang sudah terbiasa dengan serangan dadakan Rendra tidak kaget lagi,ia hanya diam tanpa menolak ataupun membalas nya.
Namun hatinya jedag jegug tak karuan,menerima perlakuan manis dari calon suaminya itu, Rendra kemudian meninggalkan Amara yang masih terpaku di tempatnya.
"Selamat malam"
#####
Shela melongo dengan ucapan suaminya yang meminta martabak kacang coklat,
"Dasar aneh, aku kira mau martabak beneran"
Luki tertawa di sela sela kegiatan nya menjilati kacang dalam martabak tersebut, Shela yang ke enakan tak kuasa menahan nya, tubuh nya bergetar hebat dan martabak nya kini di aliri mayonise hangat.
Luki menyeruput mayonise yang terasa asin tapi sedap sedap gimana gitu, Shela merasakan geli bercampur nikmat,setelah di rasa bersih kemudian Luki berhenti dari kegiatan nya,Shela beralih dengan memainkan tongkat baseball yang sudah siap untuk di mainkan,
memegang dan memijat tongkat ajaib itu dengan perlahan,lalu di jilati nya dari ujung sampai ke 2 biji kembar yang bergelantung bebas, setelah di rasa tongkat itu benar benar tegak baru lah Shela mengulum nya seperti lolly pop.
...Seperti apa ya rasa nya?? manis asin atau apa hanya emak emak yang tau bahkan othor pun masih polos gak tau apa apa :D :D :D...
Lanjuuttttt
__ADS_1
Luki yang ke enakan matanya sempat merem melek bahkan bibir nya tak henti hentinya mengeluarkan desah an desah an sexy.
Luki kembali mengambil alih permainan, di rebahkan kembali tubuh istrinya, kaki nya yang masih selonjoran di buka dan di biarkan mengangkang, tanpa ini itu lagi Blesssss masuk lah burung itu dalam sangkar.
Luki kembali memompa, shela hanya mendes ah dan mengerang, sudah hampir setengah jam dalam posisi seperti itu, kini tubuh Shela menggelinjang, terjadi ledakan di goa nya dan meluncurkan lahar hangat berwarna putih.
Sungguh sangat membuat Shela tersenyum puas, namun baru dua kali belum benar benar lemas, tenaga nya masih On dan kemudian Shela kembali berada di atas suaminya, di masukan kembali tongkat milik suaminya ke goa sempit nya.
Ia memompa naik turun dan sesekali bergoyang dan memutar mutar pinggulnya, Luki meraih dua gundukan kenyal di hadapanya, meremas dan memilin pucuk merah muda lalu mengangkat kepalanya hingga bibir nya bisa menyesap pucuk itu, sesapan sesapan kecil pun di berikan di permukaan kulit nya hingga meninggalkan bekas merah ke unguan.
Shela merasa ada sesuatu yang akan keluar dari dalam milik nya, di percepat pompaan nya bahkan kepala Luki kian di tekan agar semakin dalam menyusu di area favorit bayi itu, hingga terjadilah ledakan ke tiga kalinya untuk Shela.
"Acchhh sayang nikmat sekali" racau Shela di sela sela istirahat nya.
"nikmat ya, mau berapa ronde?"
"Sampai lemessss sayang"
"Siappp ibu negara"
Luki kini beranjak dan membawa tubuh Shela yang sudah berkeringat ke dalam kolam renang nya, di balikan nya tubuh istri nya itu ke arah pinggir kolam tubuh Shela sedikit menungging, kemudian masuk lah burung itu kembali kedalam sarang, dari arah belakang.
Sudah sekitar 25 menit dalam posisi itu, hingga keduanya mengerang bersamaan dan memuntahkan mayonise dan susu kental manis bersamaan di dala kolam.
Keduanya masih menyatu,belum mau melepaskan satu sama lainnya, hingga angin yang berhembus membuat keduanya menggigil kedinginan, dan menyudahi pertempuran ronde pertama mereka.
"Mas dingin, kedalam ya"
"ya udah ayoo"
Mereka berjalan tanpa sehelai benang pun, Shela yang melihat belalai gajah bergantungan bebas merasa kan On kembali lalu menyerang suaminya di sekitar ruang keluarga, hingga akhirnya terjadi lagi pergulatan panas mereka di sofa dan di karpet bulu.
...Skip dulu ya othor gerah nih,,...
...tenang masih ada ronde ketiga dan selanjutnya di tempat berbeda tentunya,, ...
__ADS_1
...ayoo like komen vote and gift nya dulu biar othor semangat ngehalu nya......