The Possessive Berondong Is My Husband

The Possessive Berondong Is My Husband
Sholat berjamaah


__ADS_3

Malam panjang penuh dengan keringat itu kami lalui dengan bahagia,,bukan hanya saling mencurahkan hasrat masing-masing tapi kami juga merencanakan hubungan yang lebih sekedar saling memuaskan di ranjang.


"Shel,kamu sudah yakin kan dengan keputusanmu??"


Aku hanya mengangguk dan tersenyum yakin,lalu Luki menggenggam kedua tanganku dan menciumnya.


"Tolong jaga dengan baik kepercayaanku,,karena aku takan pernah bisa percaya lagi setelah penghianatan"


"aku juga sama sepertimu Ki,sekali kamu berhianat maka semua akan berakhir"


"Selesaikan semua urusanmu dengan Rendra secepatnya,karena aku yang akan menggantikannya."


"Luki ini pertanyaan terakhirku,,apa kamu akan benar-benar tulus mencintaiku??menjadikanku pelabuhan terakhirmu??


" Aku tak ingin kecewa yang kedua kalinya,karena sekarang aku sudah membuka hatiku untukmu" sambung shela lagi


Kami saling menatap satu sama lain nya,tak ada kebohongan di mata kami berdua yang ada hanya sebuah ketulusan .


"aku akan cepat melamarmu,aku sudah tak ingin terlalu banyak dosa yang akan kita lakukan"


Kami berpelukan dengan masih dalam keadaan Naked,dan tertidur dengan posisi seperti itu.


Sementara di rumah Mira,Rendra yang sudah tertidur dari tadi kini mulai membuka matanya,ia melihat sekeliling nya bukat tempat biasa ia tidur,di lirik nya ke samping ada sosok wanita yang tidur memunggungi nya,dilihatnya jam di tangan nya baru menunjukan pukul 02.15 Wib.


Ia sadar kini berada di rumah Mira,dengan hati-hati ia turun dari ranjang agar tidak membangunkan Mira,Ia berjalan ke luar kamar dan menuju kamar mandi,karena di kamar Mira tidak ada kamar mandi.


Rendra mengambil air Wudhu untuk melaksanakan sholat tahajud,kemudian ia menuju mushala yang terletak di dekat kamar mandi,ia melaksanakan 2 rakaat salat sunat itu,dan setelah selesai ia bersimpuh berserah diri meminta ampunan dan menangis atas semua kesalahan nya


Kini ia harus kehilangan anak nya karena keegoisan nya,dan juga di tinggalkan oleh istri yang sedari dulu menemaninya saat ia masih dalam keadaan susah.

__ADS_1


Penyesalan selalu datang terakhir,namun mata nya masih di butakan oleh wanita ular seperti Mira,Mira yang selalu berpura-pura baik di hadapannya dan juga Mira yang selalu meracuni pikiran nya tentang Shela.


"Tuhan aku tak rela Shela bahagia di atas penderitaanku,biarkan aku egois sedikit saja agar mereka tak akan pernah bahagia."


Namun bayangan Key kini menyelimuti pikirannya,ia seakan melihat Key menangis karena perkataannya tadi.


"Key maafin papah key,,papah gak bisa jadi orang tua yang baik buat kamu" Rendra menangis sejadi-jadi nya karena memikirlan anak semata wayangnya yang kini sudah berada di dunia lain.


Bahkan kini Rendra tertidur kembali di atas sejadahnya,


## ## ##


Pagi telah tiba ke 2 insan yang masih bergelut dengan tidur nya masih betah dengan posisi saling memeluk dan kini salah satu di antara mereka terjaga dan mulai membuka mata nya lebar-lebar,ia mencium kening Shela dan langsung pergi ke kamar mandi untuk bersih-bersih,


Cukup 10 menit Luki mandi dan bersiap dengan setelan rapi nya,Luki memang selalu membawa tas nya ke mana-mana disana sudah terdapat baju ganti serta sarung dan baju koko bersih,


Sebenarnya Luki adalah pribadi yang taat dalam beribadah,namun juga masih suka berbuat hal-hal di luar kebaikan.


"Sayang hari ini kita mulai dari awal tentang hubungan kita,kita mulai dengan sebuah kebaikan" sambung nya lagi


Shela yang mendengar kata-kata yang bisa menyejukan hati itu kini mulai mengerjap-ngerjapkan matanya,dan tersenyum manis ke arah Luki.


"Jam berapa ini Ki??"


"Jam 4 pagi lebih 15 menit sayang,mandi gih kita sholat subuh berjamaah"


Deg


Shela pov

__ADS_1


Hati ini kenapa rasanya tak karuan dengan kata-kata itu,dulu saat hubungan ku dengan Mas Rendra baik-baik saja,Mas Rendra lah yang sering mengajakku untuk sholat berjamaah,namun kini yang berada di sampingku bukan Mas Rendra melainkan pemuda tampan yang mampu membuat hatiku jungkir balik.


"Tuhan seandainya ia yang akan menggantikan Mas Rendra menjadi jodohku,ku mohon jangan pisahkan kami" doaku dalam lamunanku


"Heii kenapa bengong aku udah mandi,cepat sebentar lagi adzan subuh"


"Hee iya Ki maaf,,aku jadi bengong ya" cengirku dan langsung ke kamar mandi untuk mandi.


15 menit kemudian aku keluar dari kamar mandi dan mengambil mukena dan bersiap untuk sholat berjamaah bersama kekasihnya.


Adzan subuh sudah berkumandang dan kami siap-siap melaksanankan kewajiban kami sebagai umat muslim.


Kami melangsungkan sholat subuh 2 rakaat dengan Luki yang menjadi imamku,kami tampak khusyu.


setelah selesai Luki berbalik dan menoleh ke arahku lalu mengulurkan tangan nya agar aku menjabat tangan nya dan mencium nya.


Aku pun melakukan nya dan ia mencium kening ku dan tersenyum manis ke arahku.


"Aku akan berusaha menjadi yang terbaik untukmu,dan mulai saat ini aku akan berusaha tidak menyentuhmu lagi sampai kita benar-benar halal,"


Aku tercengang mendengar penuturan Luki,aku sebagai seorang wanita yang hipersex seakan berontak dengan apa yang luki ucapkan barusan,namun aku akan berusaha untuk menahan semua hasratku.


"baiklah kalau aku tak khilaf" jawabku


Luki tersenyum seakan mengerti perasanku,ia mengusap pucuk kepalaku.


"kita harus berusaha sebisa mungkin ya,"


Aku mengangguk pasrah dan tersenyum padanya,ia memelukku erat ada rasa nyaman dan tenang dengan pelukan itu,jantung ku terpompa cepat saat luki kembali menatap ku dan memberi kecupan mesra di keningku.

__ADS_1


"apa-apaan ini jantung tak bisa di kondisikan,semoga Luki tak mendengarnya" gumanku dalam hati


__ADS_2