
Luki benar-benar jengah dengan acara ketemuannya dengan Mira,Seakan - akan Mak Lampir yang satu itu terus saja cari perhatian padanya.
Walau umur nya sama dengan Shela namun wajah dan tubuh nya tidak ada apa-apa nya di banding Shela,memikirkan nya saja sudah membuat bulu Kuduk Luki berdiri tegak.
"hihhhhh dasar Mak Lampir,udah tua juga masih aja genit" Cela Luki sambil melajukan mobil nya menuju apartemen Zifa.
cukup 15 menit waktu yang di tempuh Luki untuk sampai di sana,Luki yang sudah merasa rindu pada kekasihnya itu buru-buru masuk ke apartemen.
Dilihat nya bidadari tak bersayap duduk manis di atas sofa dengan memakai gaun sexy di atas lutut berwarna biru muda,dan ia tersenyum Devil pada Luki.
"Sayang, so sexy" ucapnya lembut
Namun orang yang di puji tersebut malah makin jutex menatap Luki.
Bulu kuduk Luki benar-benar meremang saat melihat tatapan membunuh dari Shela,iya sedari tadi Shela begitu dingin dan sinis.
"yank kamu kenapa??" tanya Luki takut salah dalam ucapan.
"Apa aku sudah sexy"
"ya kamu paling sexy" jawab Luki
......"Aduhhh ini panda Lucuku kenapa jadi begini bikin aku salah tingkah aja" Batin Luki......
...Shela mulai mendekati Luki dan melingkarkan tangan nya k leher Luki, tentu saja Luki seseorang yang normal dan di bawah sana adik kesayangan nya si Japra sudah meronta-ronta ingin di gunakan....
__ADS_1
Shela mengusap kedua pipi Luki lalu mengecup nya dengan mesra.
"Aku tak ingin ada bekas wanita lain di sini"
"kurang nya aku apa? hingga kamu membiarkan wanita itu mencium kedua pipimu?"
Deg
"itu...anu... shel..kamu tau dari mana? apa kamu cenayang??"
"JELASKAN" ucapnya ketus lalu tangan nya turun dan menjauh dari tubuh Luki, Shela mengambil ponsel nya dan memberikan pada Luki.
Luki tercengang melihat ponsel Shela,ia membulatkan mata nya lebar seakan tak percaya melihat foto dirinya dan Mira sedang cipika cipiki.
..."Sudah ku duga pasti akan terjadi seperti ini,dasar Lampir lihat saja apa yang akan gue lakuin" bathin Luki...
Saat ini Shela terlihat sangat menyeramkan di mata Luki, Luki menelan Saliva nya dengan kasar.
"Maaf sayang" suara nya lirih seraya menunduk bersalah.
"apakah kamu akan meninggalkan ku hanya karena wanita itu??"
Luki terdiam tanpa menjawab pertanyaan Shela. Ia bingung harus mulai dari mana?
"Hahaha sungguh benar-benar malang nasib ku ini" terdengar Shela tertawa lirih
__ADS_1
Luki mulai mendekati Shela namun Shela menatapnya tajam, "Berhenti di situ jangan bergerak lagi"
Luki benar-benar tak berkutik lagi di hadapan Shela,Shela mengangkat kaki nya dan menyilangkannya,Shela benar-benar terlihat sexy dengan keadaan posisi seperti itu.
Luki benar-benar tak bisa menahan diri,tak peduli Shela akan marah atau apa ia harus memanjakan dulu si Japra yang sudah tidak bisa di kontrol lagi.
Luki menyerang bibir Shela tanpa babibu lagi,di lumatnya bibir sexy nan manis milik wanitanya itu dengan lembut dan perlahan.
namun mampu membungkam suara yang sedari tadi ngoceh tanpa jeda,mereka akhirnya melakukan nya lagi dan lagi bahkan sampai pukul 02.30 mereka baru selesai..
"Dasar laki-laki baru di goda seperti itu saja sudah tak konsisten" ketus Shela
"Kamu yang mulai menggodaku,kenapa kamu gak rela kita melakukan nya lagi?
Shela hanya mendelik dan memunggungi Luki,, " kalau gak rela ya sudah aku akan melakukan nya dengan Mira"
Shela langsung membalikan badan nya dan menatap tajam ke arah Luki "kalau kamu berani melakukan nya,akan ku potong tongkat ajaibmu"
Luki melebarkan matanya,tak percaya dengan apa yang dia dengar,wanita lembut seperti Shela mampu bicara kejam seperti itu,Luki hanya bergidik ngeri dengan membayangkan nya saja.
Luki menangkup kedua pipi Shela dan menatap nya lembut " Dengar sayang,percaya padaku,apa yang aku lakukan ini juga untukkmu"
"Kamu cukup percaya saja padaku"
Cup
__ADS_1
Luki tersenyum dan mengecup kening Shela sekilas,,dab merekapun memejamkan mata pergi ke alam mimpi dengan posisi saling memeluk.