
Setelah Drama pagi yang membuat Shela terus saja ketawa kini mereka kembali duduk di sofa dengan sedikit bercerita.
"Mas, sebenarnya Nindi siapa?"
"Dia cuma masa lalu Yang"
Jelaskan kenapa kalian berpisah,
Flashback On
Dulu Luki hanyalah seorang pengusaha kecil saja, namun ia begitu bahagia dengan kehadiran sosok Nindi di hidupnya, Gadis supel ceria dan manja, namun sedikit boros.
Luki sangat menyayangi kekasih nya itu, Nindi yang begitu baik menerima segala kekurangan Luki, membuat Luki sangat takut kehilangan nya.
Suatu hari di acara pesta pernikahan klien nya Luki datang dengan Nindi, wajah cantik Nindi mampu menghipnotis ratusan pasang mata di sana.
"Ihh kata aku juga apa, jangan dandan cantik cantik, jadi semua orang liatin kamu gini kan" ucap Luki
"Gak apa apa sayang, tapi kan hati aku cuma buat kamu"
Luki tersenyum bahagia mendengar Nindi bicara seperti itu, Luki pun akhirnya memperkenalkan Nindi pada semua orang yang ia kenal di sana.
"Kekasihmu cantik sekali pak Luki" goda seorang Pria di sana
"ahh anda bisa saja, dia memang gadis tercantik yang saya temui"
Nindi hanya tersenyum malu mendengar mereka berbicara, sedetik kemudian Nindi pamit akan ke toilet.
"Yang aku ke toilet dulu ya, kebelet"
"Mau aku antar?"
"gak usah, aku bisa sendiri kok"
Nindi langsung pergi menuju toilet, namun tak di sangka laki laki yang tadi sempat menggoda Luki menyusul Nindi di toilet.
Setelah Nindi selesai dan keluar dari toilet wanita kini ia bertemu dengan pria tadi, "Ehh pak Bram, mau ke toilet juga" tanya nya ramah
__ADS_1
"Ini kartu nama aku, kalau kamu mau jadi pasanganku akan ku beri lebih banyak dari pacarmu itu"
Nindi hanya tersenyum saja mendengar penawaran dari Bram, "terimakasih" ucap Nindi lalu melangkahkan kaki nya pergi namun secepat kilat Bram menarik tangan Nindi dan membawa Nindi ke pelukan nya.
Laki laki itu memeluk nya dan langsung menyambar bibir merah Nindi, karena tak ada penolakan maka Bram terus saja menikmati bibir Nindi dengan buas, sesekali Bram meremas bokong dan dada Nindi bergantian.
Setelah keduanya kehabisan oksigen, akhirnya mengakhiri pertukaran saliva diantara mereka.-
"Terimakasih untuk sambutan nya nona Nindi"
Nindi kembali merapihkan wajah nya yang sudah sedikit berantakan karena ulah Bram, dari saat itu mereka bahkan lebih dekat, Nindi juga selalu mendapatkan apa yang dia mau dari Bram.
Satu bulan kemudian dimana hari ini adalah hari ulang tahun Nindi, Luki membuat sedikit kejutan untuk nya, siang ini Luki akan ke apartemen nya Nindi membawa hadiah dan juga akan melamar nya.
Setelah berada di apartemen Nindi Luki langsung saja masuk karena ia sudah tau password apatremen nya, di lihat nya ruang tamu yang sedikit berantakan.
"Tumben berantakan, ini juga ada bekas minum orang, apa tadi ada tamu ya? tanya Luki dalam hatinya
Namun ia tak perduli dengan itu Luki langsung mengarah ke kamar Nindi, saat di pintu Luki mendengar suara ******* dan rintihan dari sepasang manusia di dalam sana.
Darah nya seakan mendidih, ia langsung membuka pintu kamar Nindi dan seketika bola mata nya membulat sempurna, ia di hadapkan dengan dua orang manusia yang sedang bercumbu dengan tubuh yang sama sama polos, bahkan saat Luki sudah memergokinya si pria yang sedang menunggangi Nindi tak bergeming ia masih saja menghentakan pinggul nya ke depan dan belakang tanpa rasa takut atau pun cemas.
"Berengsek kalian" Luki mendekati Bram dan langsung meninju wajah nya hingga si junior milik Bram terlepas dari sangkar nya.
Luki kembali memukuli bram tanpa henti, dan Bram tak di biarkannya melawan. Nindi yang ketakutan hanya melihat saja tanpa mau melerai nya.
Setelah Luki puas memberikan beberapa bogem mentah di wajah dan tubuh Bram kini Luki beralih memandangi wajah Nindi dan tubub polos kekasihnya.
"Mulai sekarang kita berakhir Nin, aku yang mati matian menjaga mu dan tak mau menyentuhmu karena aku gak mau merusak mu, tapi kamu malah memberikan nya pada orang lain"
"Cuiiiihhh"
Luki meludah di hadapan Nindi,Luki begitu jijik melihat wanita itu sekarang.
"Jangan pernah hadir di hadapanku lagi"
Luki langsung pergi meninggalkan apartemen Nindi, Luki begitu kacau dan tersiksa saat ini, di genggam nya kotak cincin yang tadi akan di berikannya pada Nindi namun kini ia melemparkan nya ke jalanan, dan berlalu pergi.
__ADS_1
Sejak saat itu hatinya seakan buta oleh wanita, ia sudah banyak mempermainkan wanita dan terakhir ia juga akan mempermainkan Shela namun entah kenapa semua itu berbalik menjadi cinta dan sayang kepada Shela sekarang.
Flashback Of
Shela sedikit sakit di hatinya , karena secara tidak langsung dia juga pernah berselingkuh dari Rendra.
"Kenapa kamu diam yang"
"Apakah aku juga dulu menjijikan Mas, karena pernah berselingkuh dan juga melakukan hubungan terlarang dengan mu"
"kenapa berpikiran seperti itu, kita punya masa lalu yang harus kita tepis dari hidup kita, jangan mempermasalahkan apa yang sudah terjadi, yang penting sekarang kita baik baik saja"
Mereka akhirnya berpelukan dan tak di sadari kini mereka malah berciuman dan saling memagut dengan penuh cinta, penuh gairah.
Luki menanggalkan baju istrinya yang hanya tersisa dalaman nya saja, saat Luki mau membuka Bra yang di pakai Shela tiba tiba terdengar suara bel.
Ting tong
Ting tong
Ting tong
"Aiihhh siapa lagi sih, ini baru juga mau buka, ganggu aja"
"Udah bukain dulu pintunya, aku tunggu di kamar ya"
Luki berjalan ke arah pintu dan membuka pintu dengan sedikit kasar karena kesal saat saat ia sedang memadu kasih malah di ganggu.
Ceklek
"Ngapain Lo...."
Jangan Lupa
LIKE
KOMEN
__ADS_1
VOTE
terimakasih..