
Saat ku tiba di rumah,ternyata ku lihat mobil Mas Luki sudah berada di Garasi,tumben jam segini dia sudah pulang.
Aku masuk kedalam,ku lihat ada sebuah tas kecil wanita di sofa,ku lirik tas itu seperti ku pernah melihatnya,tapi entah dimana ku lupa dan yang pasti bukan di kamar ku dan bukan punya ku,
Sebelum ke kamar aku melihat ke arah kamar Key,apakah Key sudah di antar pulang oleh supir papa nya Mas Rendra,tadi Key merengek meminta mengunjungi oppa nya,dan di jemput oleh supir oppa nya.
Namun kamar itu masih kosong berarti Key belum pulang,perlahan aku menuju kamarku,sayup-sayup terdengar suara dua orang yang saling bersahutan..
Malah semakin terdengar jelas suara ******* dan erangan di kamarku,
Ku buka perlahan pintu kamarku yang tak terkunci.
ceklek
ku buka sedikit dan ku intip dari celah pintu yang terbuka,
Pemandangan yang kulihat ada seorang wanita yang tangan nya di ikat di ranjang,bahkan tanpa busana terus ia nungging dan di belakang nya seorang pria yang sedang menancabkan senjata pusakanya melalui jalan belakang.
Kedua orang itu terlihat sangat bergairah dan menikmati satu sama lainnya.
Kedua mataku melotot dan tanganku mengepal,ingin rasa nya ku jambak wanita itu,wanita itu adalah sekertaris Mas Rendra,ia berani-beraninya bermain dengan suamiku sendiri.
"tenang...tenang...jangan sampai mereka tau gue ngintip"
Mataku berkaca kaca dan tak lama air mata jatuh tak terbendung lagi,aku tak sanggup Tuhan melihat suamiku bermain gila dengan sekertarisnya itu,bahkan itu di kamar ku.
pantas saja Belakangan Maa Rendra sangat manis padaku,itu hanya ingin menutupi kelakuannya saja.
Aku pergi lagi dari rumah dengan pikiran kacau dan kalut,aku rasanya ingin marah pada mereka tapi aku ingat kelakuan ku sendiri sama bejad nya dengan mereka.
Aku putuskan malam ini aku menginap di apartemen Luki,dan membiarkan Mas Rendra *** *** dengan sekertarisnya Mira,
Aku bahkan bisa menjadi lebih bejad dari mereka,akan ku teruskan hubunganku dengan Luki,aku akan lebih menggila dari ini.
Aku langsung masuk ke apartemen Luki,namun ternyata Luki tak ada di sana,aku menunggu nya sambil menangis..
Saking cape nya aku menangis,aku tertidur di sofa..
Saat ku buka mata ku lihat aku sudah berada di kamar Luki,berarti Luki sudah pulang dan ia yang memindahkanku ke kamar.
__ADS_1
Aku masih mengingat kejadian tadi,dimana suamiku sedang menggauli wanita lain di kamarku.
Namun aku berpikir bagaimana perasaan dia juga kalau dia yang melihat aku seperti itu bahkan dengan sahabatnya sendiri,
"Argggghhhhhh"
Aku berteriak frustasi,dan menjambam rambutku sendiri,dari arah luar terdengar suara orang berlari menghampiriku ke kamar.
"Sayang kenapa"
Aku melihat ke arah Luki dan langsung memeluknya menangis sesegukan didada bidang nya Luki.
Ada ketenangan yang ku rasakan saat berada di pelukan Luki,aku sangat terpukul saat ini,
"apakah ini karma atau apa ya Tuhan.."
hatiku terus bertanya-tanya
"Sudah tenang dulu ya,nih minum biar kamu bisa sedikit tenang"
Ku meneguk air tanpa sisa di gelas itu,ku duduk kembali di atas ranjang, dan berdiam diri dengan lamunan.
dertt...
dertt...
"Sayang kamu dimana?"
"Aku masih di tempat klien mas,ada apa?"
"maaf Hari ini aku gak pulang ke rumah,aku langsung ke bandung,hotel kita disana terjadi masalah"
"Oh ia mas,sama siapa kamu kesana"
"aku berangkat sama Mira"
Deg
hatiku benar-benar sakit,mendengar dia akan pergi bersama sekertarisnya itu
__ADS_1
mungkin sekalian bulan madu mereka di sana pikirku.
"Oia key gak mau pulang dari rumah papah,nanti kamu jemput kalau dia uda mau pulang,paling lama aku 3 hari di sana"
"Ia mas hati-hati,jangan lupa kasih kabar"
"Oke sayang I love you"
tuttt...
tuttt...
tuttt..
Panggilan berakhir,
"Sel,sebenar nya ada apa coba ceritakan,mungkin aku bisa bantu" tanya Luki
Aku menceritakan semua nya ke Luki,dengan berderai air mata aku meluapkan rasa sakit hatiku.
"Kenapa aku ikut sedih ya" guman Luki
"Ya sudah gak usah di pikirin,kan ada aku sekarang"
"Sekarang mau mandi atau mau makan?"
" aku mandi dulu deh,"
"aku boleh ikut"
"ihh kamu mesum banget deh"
Kami menuju kamar mandi bersama,dan bukan hanya mandi yang kami lakukan,tapi ada ritual sebelum mandi yang kami jalankan dahulu.
Bercocok tanam dalam kamar mandi tentunya lebih membuat sensasi yang luar biasa.
...Jangan lupa like nya ya dear,,...
komen dan vote juga..
__ADS_1