
deg...deg..deg
jantung ku terpompa cepat,aku benar-benar syok melihat seseorang di hadapanku..
"Luu...Luki..."
Aku menghampirinya,,"sedang apa kamj disini?"
"Main aja" jawabnya tenang..
"Tolong jangan bicarakan tentang kita sama Maa Rendra"
Ia tersenyum smirik memperlihtkan gigi gingsulnya,,
"Ohhh manisnya" batinku
"Ihh apaan sih,,please hati jangan terpesona lagi" guman ku
"Asal kamu selalu ada" jawabnya sambil tersenyum licik memandangku.
"Sella"..
Deg
"Tuhan apa Mas Rendra mendengar semuanya"
Jantungku benar-benar sedang berolahraga di dalam sana,,pikiranku kacau kalut dan bahkan panik .
"Sayang apa kau mengenal nya"
"eeehh eng..engga mas" jawabku gugup
"Aku hanya mau keluar tapi aku melihat ada tamu ya sudah ku hampiri saja" Elak ku
"Ohh gitu,kenalin bro dia istri gue"
__ADS_1
"Hai...gue luki" mengulurkan tangan nya
"Marshella" panggil aja Shella"
Saat kami bersalaman tangan nakal nya malah menggelitik telapak tanganku,,aku langsung saja melepaskan nya..
"Istri lo cantik bro,,jagain ya biar gak ada yang ambil" celetuk Luki sambil tertawa.
"Lo,bisa aja,dia wanita terbaik yang lernah gue temuin"puji Mas rendra
Deg
Bahkan Mas Rendra mengatakan aku adalah wanita terbaik padahal kalau dia tau aku pernah mengkhianatinya,apakah masih bisa pujian itu keluar dark mulut nya..
"Mas Aku harus buru-buru Key sudah menunggu"
"Maaf ya aku gak bisa nganter"
"is oke,aku pamit ya" sambil mencium punggung tangan Mas Rendra
Luki melihatnya dengan tatapan membunuhnya,tangan nya mengepal seperti tidak suka melihat adegan romantis itu
"drama macam apa ini" bathin Luki
"Luki saya permisi"
Luki hanya tersenyum dan mengangguk,aku buru buru menuju mobil dan di dalam mobil aku menetralkan dulu kontroversi hati yang semakin sulit ku kendalikan.
Aku mengambil ponselku dan mengirim pesan pada Luki
"Please jangan bilang apa-apa" ( send)
Aku mengendarai mobilku dengan pikiran yang tak tenang takut Luki nekat membongkar semuanya,bahkan pesanku masih belum di balas,di baca juga enggak.
Namun tak berapa lama,notifikasi dari Hp ku bunyi,ternyata Luki membalas pesanku
__ADS_1
"kamu mililku,jangan pernah berniat pergi,atau tau akibat nya"
"Ohhh ****, gue terjebak dalam pemainan sendiri" aku mengumpat kesal dalam hatiku.,bahkan fokua ku dalam mengemudi mulai berkurang,untung saja aku sudah sampai di tempat tujuan.
#####
Malam beranjak,bulan menyinari langit malam dan di temani bintang yang kerlap kerlip di samping nya.
Aku sedang menikmati quality time bersama suamiku,
Aku bertanya tentang Luki,kenapa bisa menjadi sahabatnya
"Mas kok kamu punya temen masih muda kaya temenmu tadi"
Mas Rendra menceritaka tentang persahabatan mereka waktu kecil,Luki adalah sahabat kecilnya sewaktu di kampung,dulu mereka sangat dekat sering menginap di rumah keduanya,
Namun setelah Mas Rendra SMA iya pindah ke kota,makanya sudah lama tak berjumpa,hingga sosmed lah yang mempertemukan mereka kembali.
Malam semakin larut,mereka menuju kamar untuk istirahat,namun saat Mas rendra sedang di kamar Mandi ada pesan masuk di hp Sella.
"temui aku besok Jam 11 di apartemenku,kalau tidak..........?????? 😏😏😏
"oke" (send)
Aku membalas nya singkat dan langsng menghapus pesanku..
"Kenapa di hapus pesannya"
Deg
...***Ayo donk like nya mana,,...
aku udah nulis 3 bab loh,hari ini..
Biar otakku bisa bekerja kalau kalian lasih semangat***...
__ADS_1