The Possessive Berondong Is My Husband

The Possessive Berondong Is My Husband
Luki Cemburu


__ADS_3

Shela memasuki rumah nya dengan santai, karena tubuh nya benar benar lelah hari ini, di kuras habis dengan menyiksa Nella di tambah di siksa oleh kenikmatan


dari suaminya.


Ia beranjak menuju kamar nya dan ternyata sang suami sudah berada di kamar dengan duduk bersandar di sofa.


"Massss kamu marah sama aku? aku udah nurutin kamu loh pensiun dari dunia hitam ku"


Luki tak bergeming, ia menghiraukan semua ucapan istrinya, "Mass" panggil Shela lagi.


"Oke fine kalau kamu diemin aku kaya gini"


Shela langsung menyambar kembali tas nya dan beranjak meninggalkan kamar nya, dan langsung di cekal oleh Luki.


"Mau kemana?"


"Aku mau pergi aja, ngapain disini gak ada yang nganggap aku ada"


Luki langsung memeluk wanita itu dengan erat "Jangan pergi, jangan tinggalin aku"


"Kamu kenapa sih mas, ngomong dong jangan kaya gini penuh teka teki banget"


"Shel, aku kesel liat kamu meluk si Gara tadi"


"Whattt hahahha" Shela langsung tertawa dengan keras, ia menertawakan kecemburuan suaminya.


"Kamu cemburu sayang?"


"Tau ah, malah ketawa lagi"


Luki merajuk lalu berbalik memunggungi Shela, Shela hanya geleng geleng dengan kelakuan suaminya.


Shela tau ada saatnya suaminya seperti orang dewasa dan ada saat nya ia seperti anak kecil, apalagi umur nya yang lebih muda dari dirinya, dan itu harus Shela maklumi.


"Iya deh aku minta maaf ya, gak lagi lagi meluk cowok lain"


Luki tersenyum sendiri, namun ia masih enggan membalikan tubuhnya berhadapan dengan Shela, "Mass udah ya marah nya"


Shela merayu suaminya agar tidak marah lagi, namub Luki masih bergeming tak menunjukan kalau marah nya mereda.


"Ya udah kalau gak mau maafin aku, aku pergi aja deh"


Luki yang mendengar Shela akan pergi akhirnya berbalik dan langsung memeluk dari belakang.


"Iya aku gak marah lagi jangan pergi ya"

__ADS_1


Shela tersenyum dan langsung berbalik menatap suaminya dan mendaratkan kecupan sekilas di bibir suaminya.


"iya gak akan pergi"


"Tapi boleh aku minta sesuatu?"


"Apa"


"Ceritakan kisah hidup mu di dunia mafia"


Shela mengangguk dan memeluk suaminya dengan erat "Tapi janji jangan pernah berubah setelah aku ceritakan"


"iya im promise"


"Tapi aku mandi dulu ya, gerah"


"Ikutttt"


"Ayooo"


Akhirnya mereka mandi berdua namun hanya mandi saja tidak ada ritual yang lainnya.


Kurang lebih dua puluh menit mereka mandi dan sekarang mereka sudah memakai baju nya masing masing,


"Sayang aku masak dulu ya buat makan malam"


Shela menuju dapur sedangkan Luki menuju ruang kerjanya, Luki mulai membuka Laptop nya dan mengerjakan semua kerjaan yang sedari tadi ia tinggalkan.


Luki masih bingung apa yang sekarang harus ia lakukan agar kematian Nella tak ada yang mengetahuinya, ia takut istrinya akan berurusan dengan pihak berwajib.


Bahkan perkerjaan nya pun kini ia biarkan kembali, ia tidak fokus masih memikirkan masalah tadi.


Setelah lama dengan pikirannya suara ketukan pintu membuyarkan lamunan nya,


tok


tok


tok


"masuk" ucap Luki


"Mas, makanan udah siap ayo makan"


"Iya sayang sebentar,"

__ADS_1


Luki kemudian menutup Laptop nya dan mulai berjalan menghampiri sang istri yang menunggu di ambang pintu.


Luki mencium pipi kanan istrinya " Kamu cantik banget sih yang, sexy lagi" sambil mencubit gemas kedua gundukan kembar di hadapnnya yang sedikit terbuka.


"Jangan mulai deh, makan dulu"


"iya deh, tapi nanti lagi yah"


Shela memutar matanya jengah melihat sikap mesum suaminya, dulu saat menikah dengan Rendra bahkan dirinya yang terlewat mesum, tapi sekarang suami baru nya yang lebih mesum lagi.


Shela berjalan duluan menuju meja makan, ia tak menghiraukan ucapan Suaminya tadi, Luki yang mengekor di belakang nya kini duduk di meja makan, lalu Shela dengan cekatan melayani suaminya dengan mengambilkan nasi dan teman temannya ke piring Luki.


Makan malam pun berjalab dengab hening tak ada pembicaraan dari keduanya, mereka makan dengab tenang namun Shela melihat ada sedikit kegelisahan pada suaminya.


"Mass kamu kenapa lagi? kok seperti memikirkan sesuatu?"


"Gak apa apa kok yang"


"Bicaralah, komunikasi antara suami istri itu penting, jangan ada yang di tutup tutupi"


Luki menghembuskan nafas nya dengan panjang. "aku takut ada yang tau soal kematian Nella dan akan berimbas sama kamu"


Shela tersenyum pasti, "Tenang aja mas, percayakan semua nya padaku, gak akan terjadi apa apa sama aku"


Luki hanya mengangguk dan meneruskan makan malam nya hingga tandas tak tersisa.


"Ahhh masakan mu makin hari makin enak aja sih, kenapa gak buka resto aja"


"Gak ah, bisnis aku aja aku sering minta orang lain yang handle"


"Iya deh, kamu fokus aja urus suami kamu yang tampan nya maximal ini" Luki terkekeh geli setelah mengucapkan nya


"Iihhh dasar Kepedean, udah ah aku mau kekamar"


"Tunggu aku yang" Luki mengikuti istrinya yang sudah berjalan duluan ke kamar nya.


..."Udah ah segini dulu ya, othor lagi kurang fit badanya"...


..."Tapi jangan lupa ritual setelah membaca nya ya,"...


...Like...


...Komen...


...Vote...

__ADS_1


...Gift...


...Makasih all...


__ADS_2