The Possessive Berondong Is My Husband

The Possessive Berondong Is My Husband
Kedatangan sang Mantan


__ADS_3

"Shela..." Suara seorang wanita memanggil Shela dari kejauhan Shela pun menoleh ke arah suara tersebut di lihatnya mantan mertua yang sangat ia sayangi, shela kemudian berjalan menghampiri nya, mereka berpelukan dengan sangat erat saling melepas rindu.


"Mama apa kabar"


"Mama baik sayang, kamu sendiri gimana?"


"Aku baik ma, oia kenalin ini suami aku ma"


Mama Hana melihat Luki dari atas ke bawah hingga ia tersenyum "Luki"


"Iya tante, apa kabar"


"Kamu anak kecil udah dewasa sekarang"


"Iya dong anak kecil tante udah bisa bikin anak loh" Luki menunjuk perut rata Shela


Mama Hana pun langsung melihat ke arah perut Shela dan langsung mengusap perut wanita itu, "Kamu mau ngasih mama cucu lagi"


Shela mengangguk dan tersenyum, "Jaga baik baik adik nya Key ya Shel," hingga mama Hana menitikan air mata nya.


"Mama kok nangis sih,"


"Mama kangen Key sayang"


Shela kembali memeluk mama Hana, ia menenangkan mantan mertua nya itu, dan tak lama mereka kembali tenang dan sesikit mengobrol, dari kejauhan seorang wanita tengah memperhatikan ibu mertuanya ia bahkan sangat ingin menangis melihat Shela yang sangat di sayangi mertuanya itu.


"Kamu kenapa Ra, kok nangis sih"


"gak apa apa mas, aku cuma terharu aja gak nyangka kita beneran nikah," ucap nya bohong


Rendra kembali berdiri karena masih banyak tamu yang datang.


"Anak kecil, jagain istri kamu ya dan juga anak di perut nya" ucap Mama Hana pada Luki sebelum mereka berpamitan.


"Iya tante, tanpa tante suruh pun aku pasti melakukannya"

__ADS_1


"Ya udah mama kita pamit ya, Asalamualaikum" pamit Shela dan di bareng dengan pelukan dan cipika cipiki.


Kemudian Shela menghampiri Rendra dan Amara, "Mas sekali lagi selamat ya, jagain istrinya jangan kamu sakitin, aku sekarang harus pulang"


"Loh kok cepet amat Shel?"


"Dia gak boleh cape, soalnya ada yang harus dia jaga di perutnya." ucap Luki sinis


"wahh Shela hamil bro, selamat ya"


Shela dan Luki meninggalkan acara pesta tersebut, mereka kemudian menuju ke rumah nya, cukup lama perjalanan menuju rumah, Shela yang sudah cape tertidur di samping suaminya yang sedang menyetir.


"Kamu cantik banget yang, kalau lagi tidur gini, tapi kalau di ranjang kamu sangar kaya singa" Luki tertawa terkekeh mendengar ucapannya sendiri.


******


ting tong


ting tong


Suara bel berbunyi, Luki yang sedang memangku laptop nya di ruang tamu kini ia berjalan untuk membuka pintu nya.


"Haiii ki apa kabar,aku tau kamu pasti sangat merindukanku bukan."


Ucap seorang wanita di hadapannya, dengan sangat Pd nya,, kini tangan nya akan menyentuh tangan Luki namun secepat kilat ia menepisnya.


"Mau apa kau kemari?"


"Aku kangen kamu sayang"


"hubungan kita sudah berakhir, saat kau pergi dua tahun yang lalu"


"maaf untuk itu semua"


"Pergilah, jangan pernah menggangguku" ucap Luki dengan tegas.

__ADS_1


"Masssss" panggil Shela dari kamar, Luki panik ia tak mau melihat istrinya salah paham kembali dan tentu akan mengembalikan sisi buruk nya, apalagi kini Shela sedang mengandung anak nya.


Luki menarik wanita di hadapannya keluar, "pergi sekarang Nin, aku gak mau istriku salah paham"


Ya wanita itu adalah Nindi sang mantan yang sudah Luki hilangkan dari hatinya, dan ia sangat membenci wanita di hadapannya tersebut.


Nindi tidak menyangka kalau Luki sudah menikah, bahkan ia tidak terima dan menghentakan kakinya pergi dari rumah Luki.


"Lihat aku akan merebutmu kembali, karena kamu hanya mililku" ucap Nindi dalam hatinya.


Luki kembali kedalam rumah dan melihat Shela sudah ada di ruang tamu dengan wajah yang di tekuk.


"Kamu dari mana sih, aku panggil panggil gak ada nyahut"


"Maaf sayang aku udah di luar"


"Ngapain di luar malam malam gini?" pertanyaan shela penuh dengan selidil


"Ambil ini buat kamu" Luki memberikan setangkai bunga mawar merah yang baru saja ia petik dari halaman rumah nya, agar Shela tidak mencurugai nya.


"Ahhh so sweet banget sih suami berondong aku ini"


Shela mengambil bunga itu dan mencium kedua pipu suaminya dengan gemas, "ini belum yang" tunjuk luki pada bibirnya.


Shela langsung saja menyosor bibir manis suaminy, bahkan kini Luki menarik tengkuk istrinya dan memperdalam ciuman mereka , hingga keduanya kehabisan oksigen baru melepsakan satu sama lainnya.


"Makasih sayang, I Love you"


" I Love you tu my wife"


Luki mencium hangat kening Shela dan mengajak nya kembali ke kamar untuk menengok Luki Junior di sana..


...*Maaf ya othor cuma bisa nulis dua bab perhari, itu juga gak bisa teratur jam nya, sebisa dan sesempet othor aja ya, sekarang lagi punya kegiatan tambahan jadi gak bisa fokus di satu titik, apalagi kalau udah cape banget dan ketiduran, jadi suka lupa buat Up"...


..."Sehat sehat semua ya, di cuaca yang suka gak menentu sekarang*...

__ADS_1


...*Tapi minta dukung terus novel othor biar bisa masuk peringkat ya, like, komen and vote nya di tunggu*...


...*Makasih all, I love u *...


__ADS_2