
Wanita malang itu kini terjaga dari tidur nya,ia melihat ke sekeliling nya dan betapa kaget nya saat ia menoleh ke sebelah nya ada seorang pria yang sedang tertidur pulas.
"Arrrrrgggghhhh"
wanita itu berteriak kencang hingga membuat Rendra terbangun dan sama sama kaget melihat mereka berdua terbaring di kasur yang sama.
Hingga kedua nya menyadari bahwa mereka masih sama sama polos tanpa sehelai benang pun.
"Dasar bajingann... beresngsek... laki laki bejad... aku benci sama kamu benci."
Wanita itu terus berteriak mengumpat Rendra yang masih setia memandang nya dengan tatapan bingung.
"Heii kenapa kau teriak teriak dan mengataiku seperti itu"
Namun wanita itu kembali histeris,dan malah memukul Rendra dengan membabi buta,hingga akhir nya tangan kekar Rendra mencekal tangan wanita itu.
"Sudah diam,apa yang kau lakukan?"
"Dasar laki laki berengsek,masih saja kau bertanya setelah melihat keadaan kita saat ini?"
Rendra tak mengerti apa yang Wanita itu katakan, "tolong tenang ceritakan apa yang terjadi antara kita"
Wanita itu dengan terisak menceritakan semua nya hingga tanpa sadar Renda memeluk erat wanita itu.
"Maaf aku minta maaf, aku pikir kau mantan istriku"
Rendra terus saja meminta maaf pada wanita di hadapannya,di lihat nya tubuh putih mulus itu sudah bercorak karena ulah nya sendiri
"apa maaf bisa mengembalikan keperawananku??"
Jedeeeeerrrrrr
Rendra seperti di sambar petir,ia telah memperkosa seorang gadis bahkan masih perawan.
"Aku takut hamil,hiks hiks hiks..." wanita itu kembali menangis,ia benar benar menyesal tidak bisa mempertahankan apa yang telah ia siapkan untuk calon suaminya, namun orang yang tidak di kenal malah sudah merenggutnya.
"Tenang lah, aku akan bertanggung jawab aku akan menikahimu kalau kau benar benar hamil"
"Dasar bajingan kau, kau hanya akan bertanggung jawab kalau aku hamil saja? kalau aku tidak hamil artinya kau bebas begitu? Wanita itu benar benar murka
__ADS_1
Plakk
Satu tamparan mendarat di pipi Rendra, Rendar sedikit meringis karena tamparan itu begitu terasa di pipinya.
Wanita itu kini bergegas memungut semya baju nya yang berserakan dimana mana, ingin rasanya dia membunuh laki laki di hadapannya itu.
wanita itu kini memakai pakaian nya yang sudah sobek karena di buka paksa oleh Rendar lalu membawa handuk dan melilitkan nya di antara sobekan bajunya itu.
Ia keluar sambil menangis sesegukan,untung nya di luar kamar tidak ada satu pun orang yang melihatnya,karena di jam segini Bar tutup dan hanya ada petugas yang bertugas membersihkan setiap kamar di Bar itu.
Rendra hanya melongo melihat wanita itu pergi meninggalkan dirinya di kamar sendirian,
Rendra kemudian memunguti dan memakai kembali pakaian nya,ia berjalan ke kamar mandi untuk bersih bersih.
Rendra keluar kamar mandi lalu melihat ada noda darah diatas sprai yang ia gunakan,
" Ya Tuhan wanita itu benar benar masih perawan, aku sudah menghancurkan kehidupannya" Rendra menyesali perbuatan nya dan langsung keluar mencari Wanita yang sudah ia tiduri itu.
Sementara wanita yang di ketahui bernama Amara itu kini pergi dari Bar menuju kosan nya,ia berniat akan pergi dari kota ini dan pulang ke kampung halaman nya.
Rendra terus bertanya pada teman teman Amara,dan dia kini mendapatkan alamat wanita itu dari sang pemilik Bar.
Rendra langsung menginjak pesal gas nya menuju Kosan Amara,namun sesampainya di sana ia tidak menemukan wanita itu, dia bertanya pada pemilik kosan dan ternyata baru saja Amara pulang kampung,mungkin menuju terminal Bis.
Sementara Shela sudah mendapatkan informasi tentang Nella, ia tak segan segan menghancurkan wanita itu apabila masih mengusik rumah tangga nya.
Shela mengerahkan anak buah nya untuk memata matai Nella, Seluruh ank buah nya yang ia suruh memata matai Nella adalah orang orang pilihan yang sudah terlatih dan tak pernah gagal.
Shela kini berada di sebuah cafe bersama Luki, ia sedang menemani suaminya meeting dengan seorang klient.
"Selamat siang Pak Luki,senang bertemu dengan anda" sapa seorang laki laki paruh baya
"Selamat siang juga pak,silahkan duduk" ajak Luki
"Siapa wanita cantik yang menemani anda" sambil mengedipkan sebelah mata nya ke arah Shela
Luki yang melihat gelagat dari tua bangka itu langsung merengkuh pinggang sang istri dan mendekatkan pada tubuh nya.
"Kenalkan ini istri saya pak"
__ADS_1
"pria itu langsung mengulurkan tangan nya yang di sambut baik oleh Shela"
"Shela Ferdian" ucapnya tegas
"Bambang susanto,pemilik PT Angkasa Jaya, Perusahaan no 2 terkaya di negara ini" dengan sombong dan angkuh
"Dia gak tau saja kalau suamiku Lebih dari dia" guman Shela dalam hati
"Senang berkenalan dengan anda pak Bambang" ucap Shela
"Kita mulai saja meeting nya pak, biar mempersingkat waktu kita"
"Baiklah"
Mereka mulai melakukan Meeting,dan hampir satu jam mereka melakukannya.
dan akhirnya sampai pada titik terakhir penandatanganan sebuah kesepakatan.
"Semoga kerja sama kita lancar pak Luki"
"iya pak semoga,baik saya harus pamit masih banyak perkerjaan menanti saya"
Mereka kemudian bersalaman, saat pak Bambang akan bersalaman dan mencium pipi Shela Luki langsung menggantikan posisi istrinya,
Cup
pak Bambang mencium pipi Luki, dia pun merasa Kikuk dan pamit undur diri, Shela hanya tersenyum melihat suaminya yang possesif.
"Enak saja mau nyium istriku"
"Kamu cemburu ya sayang, aku gak suka sama cowok botak itu apalagi udah punya suami perpact kaya gini" goda Shela
"Yank kapan beres nya,?"
"Udah beres kok,malam siap tempur"
"Ya udah ayo pulang"
Siap siap nanti malam,
__ADS_1
malam pertama setelah SAH ya...
yang jomblo skip aza deh...