The Possessive Berondong Is My Husband

The Possessive Berondong Is My Husband
kepergok


__ADS_3

Hari ini suamiku pulang,aku akan berdandan yang cantik untuk menyambutnya,aku ingin tahu apakah dia masih hangat seperti dulu atau akan berubah setelah memiliki WIL.. (wanita idaman Lain)


Luki ku suruh pulang dulu,,agar tak ketahuan suamiku,sebelum Luki pulang ia meminta jatah nya dahulu,dan seperti biasa kamipun melakukannya.


ting tong


ting tong


ting tong


Suara bel berbunyi,ku yakin itu suamiku buru-buru ku beranjak membuka pintu,dan benar saja Mas Rendra dengan senyum menawan nya berdiri di hadapanku,


Ku peluk erat dan saat akan ku cium bibir nya dia menghentikanku,ia menaruh jari telunjuk nya di bibirku dan mendorong peoan tubuhku.


"Malu ada Mira di belakang"


"What,malu sama Mira?? gak salah tuh,biasanya kan gak seperti itu" bathin ku ngedumel


"oh ada sekertarismu,,kenapa ikut ke sini?"


"udah malem kasian kalau harus pulang,rumah nya jauh"


aku hanya ber oh ria saja,,Mas Rendra menuju kamar dan ku persilahkan Mira untuk menempati kamar tamu di lantai bawah.


Aku menyusul Mas Rendra ke kamar,,sepertinya Mas Rendra sedang berada di kamar mandi membersihkan diri.


Aku sengaja malam ini menggunakan lingeri kesukaan Mas Rendra,aku berbaring di ranjang dengan menaikan sebelah kaki ku agar selangkanganku terbuka,,biarkan malam ini aku menggoda suamiku.


Saat terdengar pintu kamar mandi di buka,ku lihat mas Rendra sedang mengeringkan rambut nya yang basah,


"oh my God so sexy" perut nya yang seperti roti sobek itu membuatku berfantasi liar.

__ADS_1


Ku dekati Mas Rendra yang masih menggunakan handuk dipinggangnya,ku tarik handuk nya dan terpampang jelas tongkat baseball yang masih belum tegak sempurna,,


Tapi saat ingin ku sentuh,Mas Rendra menjauh sedikit dariku,ia menolak ku dengan lembut namun membuatku yakin kalau aku sudah tak menarik lagi du hadapnnya.


"jangan sekarang ya aku capek" Ia langsung menggunakan baju dan celana ala rumahan tanpa memperdulikan aku yang sedang kesal padanya


"kamu benar-benar membuatku kesal mas" ucapku dalam hati dengan mengepalkan tangan kananku .


Aku kembali ke ranjang dan meringkukan tubuhku di sana,,dengan selimut yang menutup tubuhku,aku pun mulai terisak menangis dengan penolakan Mas Rendra,,padahal sebelumnya ia tak pernah menolakku dalam keadaan apapun.


Tak lama mas Rendra kembali ke kamar dengan membawa secangkir kopi untuknya,,ia duduk di sofa dan mulai membuka laptop nya,ternyata ia sedang menonton blue film di laptop nya..


Aku mengintip dari balik selimut,,ia seperti sedang mengocok milik nya sendiri,ia pun menghampiriku,aku merasa ia akan menyerangku langsung,dan aku hanya pura-pura tidur saja,,


Aku ingin tau apa yang akan ia lakukan,,namun bukannya menjamahku ia hanya memastikan saja apakah aku sudah tidur atau belum,,dan saat ia rasa aku sudah tertidur ia malah keluar kamar dan menuju ke lantai bawah.


10 menit berlalu ia tak kembali juga ke kamar,aku pun beranjak ke luar kamar dan turun ke bawah,,ku lihat kamar ruang tamu terbuka sedikit dan ku intip dari luar apa yang terjadi du kamar itu.


Perasaanku benar,,Mas Rendra malah memilih bercinta dengan sekertarisnya itu,,padahal jelas-jelas lebih cantik aku,lebih semok dan sexy aku juga di banding sekertarisnya itu.


Aku tak habis pikir apa yang Mas Rendra cari dari sekertarisnya itu, kenapa harus berselingkuh dengan wanita yang jauh di bawahku.


Aku pun mulai eneg melihat adegan demi adegan yang di pertontonkan mereka,aku beranjak pergi namun saat berbalik aku malah menyenggol vas bunga yang ada di meja sebelah,


prankkk


Vas itu pecah dan mengagetkan ke dua makhluk yang sedang bercinta di kamar itu,aku buru-buru beranjak pergi namun sebelum pergi Mas Rendra sudah melihatku dan memanggilku.


"She..la" dengan terbata-bata ia memanggilku bahkan ia sendiri masih telanjang bulat dengan tongkat ajaib nya yang masih menggelantung bebas.


Aku pun menoleh padanya dan aku hanya tersenyum dengan mata yang sudah berkaca-kaca

__ADS_1


aku berlari ke kamar dan mengunci diriku di kamar,aku menangis meratapi semua yang terjadi,


Tak lama pintu di ketuk dari luar,Mas Rendra mulai memanggilku dan berbicara dari balik pintu.


"Shel...shella sayank buka pintunya,aku bisa jelaskan semua nya kok."


aku tak menggubris nya,,aku tetap menangis,,aku tak bisa meghakimi suamiku sendiri karena aku pun sama melakukan hal yang memang tidak pantas di lakukan.


Saat ini aku hanya ingin sendiri,,tak ingin di ganggu siapapun,,biarkan aku merenungi semua prahara yang terjadi dalam rumah tanggaku,


Mas Rendra terus menggedor pintu agar aku buka,namun tubuhku ini sangat menolak melihat dan berbicara dengan suamiku.


Aku menutup telingaku,,dan berteriak sekencang-kencang nya,,


"Arggggghhhhh"


"Apa yang harus aku lakukan Tuhan"


hiks hiks hiks hiks


Aku tak bisa menahan tangisanku,,aku terus saja mengeluarkan air mata ini,,aku kecewa dengan hidupku sendiri,tak bisa berdamai dengan hatiku.


Mas Rendra membuka pintu kamar dengan kunci cadangan yang ada di laci rak tv,,


Ia menghampiriku dan langsung memeluk ku,aku tidak menerima pelukan itu dan juga tidak menolaknya,,aku hanya menangis tersedu.


"sayang,maafin aku,ini gak seperti yang kamu lihat"


Aku tak menjawab nya,,saat ini aku hanya ingin menangis saja,,aku tidak menyalahkan Mas Rendra karena telah berselingkuh,mungkin aku juga ada andil nya.


"tolong mas biarkan aku sendiri dulu,jangan ganggu aku,temenin aja wanitamu di sana" ucapku sambil mendorongnya pergi dari hadapanku

__ADS_1


...***mungkin setelah ini akan ada banjir air mata di dalam rumah tangga mereka....


...yang udah mampir terimakasih,dan yang udah kasih like dan hadiahnya juga thank banget ya***.....


__ADS_2