
Om Frans melihat Luki dari atas ke bawah menilik- nilik siapa orang di hadapanya,karena seperti nya mereka pernah bertemu.
"Sebentar,sebentarr kamu orang yang sama waktu itu kan"
Mereka mengernyit bingung dengan penuturan om Frans tentang Luki,
Luki hanya nyengir dan memggaruk kepalanya yang tidak gatal sambil mengangguk,,
"Ohhh ternyata dunia ini sempit banget yah" celetuk om Frans sambil menjewer telinga kanan Luki
"Om...ampun om...iya maaf om aku kan gak sengaja waktu itu" teriak Luki lirih
"Om jangan om,kasian Luki om.. sebenarnya ada apa sih antara kalian" Shela menyela di antara jeweran Om frans pada kekasihnya itu.
"tanyain sama calon suami kamu tuh" ucap Om nya
Shela menatap tajam pada Luki dengan isyarat agar dia jujur pada nya.
"iya... iyaaa aku jujur tapi jangan pada ngetawain ya" ujar Luki, Luki kemudiam menceritakan semuanya.
Flashback
Sekitar 3 bulan yang lalu Luki pernah mengunjungi Bali karena sebuah pekerjaan, setelah selesai pekerjaan nya ia sedikit merilekan tubuh nya dengan berjalan- jalan ke pantai.
Sesampainya di pantai perut Luki mules,, Luki menahan rasa mules nya itu,namun di sekitarnya banyak orang yang berlalu lalang.
"Aduuuhhh gue udah gak tahan banget ini" Sambil memegang perut nya
"Mana toilet jauh lagi"
Luki berlari menuju pinggir pantai yang banyak semak belukar nya,kemudian
"Duuuuuuutttttttttttt"
Suara bom atom yang bisa menggemparkan seisi antero jagat raya,bukan hanya suara nya yang menggelegar tetapi bau nya yang menyengat menusuk indra penciuman yang membuat orang yang mencium nya bisa mati suri..
"Ahhhh Lega nya" ucap Luki setelah melepaskan gas beracun dari tubuh nya.
__ADS_1
Namun semak belukar itu bergerak,tanda ada makhluk yang sedang berada di bawahnya,sontak saja makhluk itu berdiri dan menggeram..
"Dasar anak muda gak tau sopan santun,sudah tau ada orang disini main buang gas seenak jidat"
Luki terperanjat lalu perlahan mundur sambil tersenyum, "Om maaf om gak sengaja suer om,udah gak tahan jadi gak liat ada orang,lagian om juga ngapain disitu"
"Kenapa jadi nyalahin saya,saya lagi nyari cincin istri saya yang jatuh di sini"
"sekali lagi maaf banget ya om"
Luki kabur dan berlari setelah meminta maaf pada om itu,sotoy tajam mata om itu membuat nya bergidik ngeri,setelah di rasa sudah jauh ia berlari kini Luki berhenti.
"Ahhh untung dia gak ngejar,selamaatttt" Ucap Luki sambil mengusap dada nya.
Flashback Of
Mereka yang mendengar cerita Luki tersebut seketika tertawa,sampai kulit perut mereka terasa sakit.
"Ihh kamu gak sopan banget kentut di muka om aku" ucap Shela
"lagian kak Luki ada- ada aja,bukan nya lari nyari toilet malah ke semak- semak sekalian aza Pup di sana" ledek Zifa
Luki tersenyum malu,sambil kemudian meminta maaf lagi kepada Om Frans,karena langsung kabur begitu aza.
Malam tiba, cahaya kerlip ribuan Bintang di langit dan sinar bulan yang terang menemani suasana syahdu malam mereka.
Malam ini malam paling indah untuk kedua insan yang sedang di mabuk asmara tersebut,karena malam ini adalah malam pernikahan mereka.
Shela yang sedang di rias oleh MUA selalu terseny karena bahagia,sedangkan Luki yang sedari tadi berada di ruang tamu milik Om frans begitu gelisah,ia terlihat begitu gugup malam ini.
"haii menantu kenapa dari tadi mondar mandir terus seperti setrikaan sih" tanya Om Frans
"Aku gugup om,ini yang pertama buat aku"
"Tenang lah semua akan baik- baik saja"
Tak lama pemuka agama di tempat tersebut tiba,memang sebelum nya Luki sudah merencanakan semua nya dengan matang,saat dulu mengajak Shela menikah sebenarnya Luki langsung gerak cepat mempersiapkan semua nya,Luki menyuruh kaki tangan nya yang melakukan semua persiapan.
__ADS_1
Namun apa di kata semua tertunda karena ada kesalah pahaman di antara mereka lalu Shela kecelakaan,dan juga pura- pura amnesia,maka saat Shela sudah sehat Luki tak menyia - nyiakan waktu nya untuk mempersunting wanita pujaan nya itu.
Mereka di persilahkan untuk duduk di tempat masing- masing,Luki yang terlihat gugup kini mulai menenangkan dirinya,
"Baik apa semua sudah siap? tanya seorang ustad di sana"
"Siap" jawab semua orang serempak di ruangan itu.
Akad di laksanakan dengan lancar,bahkan Luki mengucapkan ijab Kobul dengan lancar dan lantang hingga semua orang yang menyaksikan acara tersebut berucap SAH.
Akhirnya setelah Sah menjadi Istri dari Luki Ferdian Shela turun dari kamar,kemudian melangkahkan kaki nya menuju sang suami.
Luki yang melihat Kecantikan Shela yang seperti bidadari menganga,tubuh yang di balut dengan kebaya modern berwarna Silver itu membuat Luki tak mengedipkan matanya sedikitpun.
"Perpect" ucapnya pelan
Shela menghampiri Luki kemudian mencium punggung tangan suami berondong nya itu,tak lupa Luki juga mencium kening sang istri.
Acara pernikahan Siri itu sudah selesai kedua mempelai akhirnya bisa beristirahat di kamar yang sudah di sediakan.
Luki yang sedari tadi sudah menggebu ingin segera menerkam sang istri akhir nya langsung menerkam sang istri dengan menempelkan kedua bibir mereka bersamaan.
Semakin dalam dan semakin tenggelam dengan birahi di antara pasangan suami istri tersebut,di buka nya satu persatu kancing depan kebaya Shela dengan cepat,hingga ter ekspos dua gunung kembar yang begitu menggiurkan.
Shela yang sedari tadi tidak menggunakan Bra karena kebaya yang ia tadi gunakan sudah termasuk bra di dalam nya.
Luki langsung saja menyesap kedua gundukan kenyal itu bergantian,tangan yang sedari tadi sudah gatal menuju bawah sana membuka rok kebaya dan membuangnya sembarang.
hanya menyisakan segitiga bermuda di tubuh sexy milik istrinya tersebut,namun saat membuka bungkus hutan rimba itu terlihat sesuatu yang mengecewakan.
"Yank ini apa?"
Sontak Shela yang sedang terpejam menikmati setiap sentuhan sang suami membuka mata nya dan melihat ke arah yang di tunjuk Luki.
Shela menutup mulut nya dengan telapak tangan dan langsung berlari menuju kamar mandi,
"Maaf sayang aku datang bulan" berteriak dari dalam kamar mandi
__ADS_1