
Kecelakaan tunggal itu mengundang kerumunan para warga,pasalnya mobil Shela yang terbalik sulit untuk di evakuasi,mobil itu terjepit antara dua pohon yang menindihnya,saking keras nya tabrakan itu mengakibatkan 2 pohon di sekelilingnya tumbang dan menimpa mobil Shela.
Luki yang masih di cafe dan mendengar 3 orang yang baru datang dan sedang mengobrolkan tentang kecelakaan itu.
"kecelakaan nya parah bro,,mobilnya tertimpa pohon pula"
"Iya kasihan wanita yang di dalamnya,bahkan mobil mewah nya hancur seperti itu"
"mudah-mudahan korbannya selamat ya bro"
"Lo tau gak itu mobil mewah nya cuma ada 3 saja di dunia,,apalagi warna biru nya keren banget"
Deg!
Luki mencerna setiap perkataan dari dua orang di sebelahnya,lalu Luki menghampirinya.
"Maaf kecelakaan diman ya pak? tanya Luki
" itu Mas di pertigaan depan,korbanya katanya wanita Mas,pake mobil ferari biru"
Deg!
Luki langsung kaluar cafe tampa pamit pada Nella dan Anya,ia segera meluncur ketempat kejadian.
"pak Luki mau kemana ya?" tanya Nella pada Anya
"Saya juga gak tau bu"
"Ayo kita ikuti"
Shela dan Anya mengikuti Mobil Luki dari belakang,Luki yang mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi kini tak terlihat lagi oleh kedua wanita di belakang nya.
"Shitt kita kehilangan jejaknya," umpat Nella
"kamu turun di sini saja,meeting kita juga sudah selesai kan" sambung Nella lagi
Anya hanya melongo mencerna perkataan Nella tersebut,ia tak percaya akan di turunkan di tengah jalan seperti ini.
__ADS_1
"heiii kenapa bengong,cepat turun"
Anya yang sadar lalu turun dari mobil itu,dan mengumpat wanita itu kesana kemari dengan kata-kata kasar dan binatang aneh ia panggil.
"Dasar kadal budug,kecoa pesek,ulat nangka,tikus pengkor, udah cantik gini malah di turunin tengah jalan,pak Luki lagi ninggalin gue,hahh nasib..nasib,," ucap Anya sambil melangkahkan kaki nya berjalan mencari tempat yang lebih teduh.
Sementara Luki yang telah sampai di tempat kejadian tak percaya melihat sebuah mobil yang sedang di evakuasi oleh warga dan tim Sar.
Luki mencoba mendekat dan membantu para warga, ia melihat dengan jelas bagaimana kondisi kekasihnya saat ini yang telah berhasil di evakuasi dan akan di bawa kr rumah sakit.
"Shel,bangun Shel bangun ini aku Shel..."
Luki mengguncang tubuh Shela yang sudah tak sadarkan diri dengan darah yang terus mengucur deras dari kepalanya.
"maaf pak,kami harus membawa korban ke rumah sakit," ucap salah satu perawat yang membawa Shela ke ambulan.
Luki pun mengikuti ambulan itu sampai rumah sakit,ia benar-benar merasa bersalah atas kejadian yang menimpa Shela.
Shela yang sudah masuk ruang UGD langsung di tangani dokter,Luki menunggu di depan ruang UGD tersebut sambil terus berdoa agar Shela selamat.
"Maaf mas,apa mas keluarga korban?" tanya dokter yang ber nametag Indra itu
"iya dok,saya calon suaminya"
"Silahkan ikut ke ruangan saya"
Luki mengekor di belakang dokter indra itu,dan sampai di ruangan dokter.
"Jadi begini mas,pasien sekarang mengalami Koma akibat benturan yang cukup keras di kepalanya,kemungkinan apabila pasien sadar akan ada yang berbeda pada dirinya.
"Mohon tidak bertanya apapun padanya,apalagi yang bisa memberatkannya.
Deg!
Jantung Luki seakan berhenti, "apa dia akan maafin gue tanya Luki dalam hati nya
"Tapi mungkin ini lebih baik lagi" guman nya lagi
__ADS_1
"Baik dok terimakasih"
Luki kembali ke laur dan duduk di kursi depan UGD,Luki mengambil ponsel nya dan menghubungi Rendra.
"walau bagaimanapun dia harus tau"
Luki memulai panggilannya,dan tak lama panggilan itu terhubung Luki memberitahukan semua nya lewat telpon,Rendra pun langsung menuju ke rumah Sakit.
Luki yang kini terdiam dan menitikan air mata nya, "Maafin Aku Shel,mungkin kamu memang bukan jodohku aku akan pergi setelah Rendra datang,dan pergi jauh dari kehidupan kalian" lirih Luki
"Brooo gimana keadaan Shela" ucap Rendra yang baru datang
"Dia koma ren," ucap Luki pelan
"Tolong jaga Shela dengan baik,jangan pernah lo nyakitin dia lagi,gue tau Shela udah mau balik sama lo,jadi jangan lo sia-sia in kesempatan ini,gue pamit ya,salam buat Shela"
Bugh!!
Rendra memukul Luki dengan keras,hingga luki terhuyung ke dinding katena tidak siap menerima pukulan krras Rendra.
"Cowok apaan lo,ninggalin orang yang sayang sama lo di saat dia koma" ucap Rendra dengan lantang
"yang dia cintai itu lo,bukan gue lagi,dia malah menolak gue saat gue minta rujuk itu semua karena dia milih lo"
Jlebbbb
Luki yang masih bersandar pada dinding kini mematung mencerna setiap kata demi kata dari mulut Rendra.
"maksud lo apa?,waktu itu dia nerima lo lagi kan untuk rujuk,gue liat bagaimana wajah bahagianya"
"Lo salah begoo,makanya kalo liat dan dengar sesuatu itu harus sampe beres,dia jelas-jelas nolak gue mentah-mentah,"
Luki benar-benar syok mendengar penuturan Rendra,ia kini duduk di lantai dengan rasa bersalah yang begitu besar.
Follow ig othor ya ( @anny.anisa15 )
makasih all
__ADS_1