The Possessive Berondong Is My Husband

The Possessive Berondong Is My Husband
Suara aneh di kantor Shela


__ADS_3

Rendra yang sudah berada di jakarta kini pulang ke rumah orang tuanya meminta restu untuk melamar Amara.


"Mahh pahh aku mau bicara serius sama kalian"


"Ngomong aja" ucap papa Arya


"ada apa nak?" tanya mama Hana


"Aku mau melamar seseorang"


Kedua orang tuanya saling menatap, mereka seakan tak percaya kalau anak nya telah benar benar move on dari Shela dan menemukan wanita baru di hidupnya.


"are you serious?" tanya pak Arya


"iya pah aku serius, emang ada tampang becanda gitu"


Mereka tersenyum bahagia, "ya sudah wanita mana yang akan kamu nikahi, tapi maaf kalau kamu memilih Mira papah takan pernah merestui kalian sekalipun dia sudah mengandung anakmu."


"Bukan pah, dia gadis baik baik dia dari desa, Lusa kita akan ke sana"


"Baiklah mamah akan menyiapkan semuanya nanti"


"Makasih mah, " Rendra memeluk erat ibu yang selalu menyayangi nya itu.


"Tapi papah harap pernikahan ini adalah pernikahan kamu yang terakhir"


"Mudah mudahan ya pah," jawab Rendra dengan tersenyum.


Akhirnya mereka berbincang bincang tentang rencaba lamaran ke rumag Amara, Rendra begitu bersemangat begitu juga dengan mama Hana.


Kehilangan cucu satu satu nya membuat hidup nya kesepian, dan menginginkan cucu lagi daru Rendra.


******


Sementara di kantor Luki seorang laki laki paruh baya sedang berdebat hebat dengan Luki ia mencari anaknya yang sudah dua hari hilang tanpa kabar dan terakhir yang ia tahu anaknya telah bertemu dengan Luki.


"Di mana keberadaan anak saya pak Luki, terakhir dia hilang setelah menemui anda disini" dengab sedikit membentak


"Maaf pak Budi yang terhormat, bahkan saat saya bertemu dengan nya saya tinggalkan dia di ruangan ini, karena saya harus mengejar istri saya yang salah paham"


"kalau anda tidak percaya silahkan lihat rekaman cctv di ruangan saya" sambyng Luki lagi.


Pak Budi terlihat sangat kacau karena kehilangan anak semata wayang nya, "Dia menyukai mu pak Luki, kenapa bapak menghiraukan nya" tanya pak Budi


"Maaf saya sudah mempunyai istri, dan tak mungkin saya menghianatinya, dan maaf pak kalau sudah selesai pintu keluar ada di sebelah sana" usirnya secara halus


Pak Budi langsung pergi meninggalkan ruangan Luki namun bary 4 langkah ia menoleh lagi ke arah Luki "Ingat saya akan mencari tahu yang sebenarnya, kalau sampai anda terlibat lihat saja apa yang akan saya lakukan pada istri anda" Ia langsung kembali melangkahkan kaki nya pergi.


Dengan hati yang tak karuan Luki segera pergi meninggalkan kantor nya dan menuju kantor istrinya, Ia sangat takut terjadi seauatu yang buruk terhadap istru tercintanya.


"Arrrrgggg kenapa harus seperti ini" Luki memukul kemudi nya dengan kasar, bahkan ia menepikan mobil sebentar di pinggir jalan agar kekesalan nya bisa mereda.


Luki mengambil ponsel nya, lalu menghubungi seseorang.


"Nanti malam temui saya di tempat biasa"


Setelah memutus sambungan telpon nya Luki melemparkan ponsel nya ke jok belakang dengan kasar lalu melajukan kembali mobil nya.


empat puluh enam menit perjalanan yang Luki tempuh untuk sampai di kantor sang istri, kemudian turun dari mobil nya dan sedikit bersandar di mobilnya memperhatikan gedung dihadapannya.

__ADS_1


"Cukup Baik" sambil melepas kaca mata hitam nya dan menggantungkan nya di kancing kemeja nya.


Tatapan karyawan wanita yang begitu histeris melihat kedatangan pria tampan bak dewa yunani, bertanya tanya tentang siapa dirinya.


"Ehhh ehh lihat ganteng gilaaa"


"cogan dari mana tuh"


"Fix ini pasti jodoh gue"


"OMG cowok ganteng nya pake banget"


"Siapa laki laki tampan itu"


begitulah desas desus para karyawan wanita yang sedang terpana melihat ketampanan Luki.


Bahkan Luki tersenyum kepada semua karyawan yang ada di sana hingga menghentikan langkah nya di meja resepsionis.


"Permisi ruangan Bu Shela sebelah mana ya?"


Sang Resepsionis bahkan hanya menatap nya terpukau tanpa menjawab pertanyaan Luki, Luki yang sedikit kesal karena di acuhkan akhirnya berdehem.


"Ekhemmm"


Resepsionis itu gelagapan " Iya saya mau jadi istri bapak" jawab nya asal.


Luki mengernyit heran namun langsung tersenyum dan menggeleng, ia sudah biasa di hadapkan dengan wanita wanita seperti itu sebelum nya.


"ehhh maaf pak, aoa sudah buat janji?


" Sudah" bohongnya.


tringggg


Bunyi Lift terbuka dan memperlihatkan pria tamapan yang keluar dari lift, ia kemudian melihat ke sekeliling nya ternyata hanya karyawan perempuan yang bekerja di sana tidak terlihat satu pun karyawan laki laki.


kemudian ia tersenyum saat melihat ruangan betuliskan CEO, ia yakin itu adalah ruangan istrinya, ia pun berjalan mendekati ruangan tersebut.


"Maaf pak mau ketemu bu bos?"


ucap wanita yang duduk di sebrang pintu ruangan CEO, Luki mengangguk namun di suruh menunggu karena akan di beritahukan dulu kepada bos nya.


"Sebentar ya pak saya telpon dulu,"


"Gak usah, saya akan memberinya kejutan"


Wanita itu yang tak lain adalah sekertarisnya mengernyit, "What kejutan? sebenarnya siapa dia??" guman nya dalam hati namun ia hanya mengangguk saja.


Kemudian Luki mengetuk pintu ruangan Shela.


tok


tok


tok


"Masuk" Suara merdu istrinya terdengar dari balik sana


Luki langsung masuk namun Shela masih sibuk dengan berkas berkas di tangan nya, bahkan ia belum menoleh ke arah seseorang yang mendekatinya.

__ADS_1


Luki langsung mencium pipi Shela hingga Shela langsung mendongakan kepalanya melihat siapa yang berani berani nya mencium nya.


Namun Shela langsung tersenyum saat ia melihat suaminya yang tampan berdiri di hadapannya.


"Mas kamu di sini?"


"Kamu sibuk ya?"


"Gak kok mas, ini bentar lagi selesai, duduk dulu ya dikit lagi"


Luki mengangguk, namun ia tak langsung duduk malah mengelilingi ruangan istrinya yang tertata sangat rapi, ia melihat banyak foto istrinya yang di pasang di dinding bahakan foto anak nya Key juga banyak di sana.


Luki melihat sebuah pintu di belakang Shela ia langsung masuk ke sana, ternyata ada sebuah kamar di sana, Luki kemudian merebahkan dirinya di kasur kamar itu, hingga tak terasa ia langsung tertidur.


Shela yang sudah selesai mengedarkan pandangan nya ke semua penjuru namun tak melihat suami tampannya sama sekali, hingga ia melihat ke belakang nya pintu ruangan itu terbuka pasti Luki ada di sana pikirnya.


Dan benar saja saat Shela memasuki ruangan itu terlihat Luki tertidur dengan damainya, ia terlihat sangat lelah, kemudian Shela langsung ikut merebahkan tubuhnya di samping Luki.


Shela mengecup bibir suaminya yang sedang tertidur, namun tak di sangka tangan kekar Luki malah menekan tengkuknya hingga terjadilah ciuman hot hot pop yang mereka lakukan di dalam sana.


Namun bukan hanya ciuman saja bahkan kini tangan nakal mereka mulai bergerilnya di tubuh pasangan nya hingga baju yang mereka pakai pun sudah entah ada di mana, mereka sama sama polos tanpa sehelai benangpun.


Suara suara ******* mulai terdengar ke seisi ruangan, bahkan pintu menuju ruangan kerja shela belum tertutup sempurna hingga suara suara laknat itu kini terdengar ke ruangan lain, bahkan saking kerasnya para karyawan wanita di luar ruangan Shela menutup kuping mereka.


"Siang siang gini udah denger yang kaya gitu, lahhh gue jadu horney"


"Gila bu bos suaranya sexy banget tuh"


"Ahh sial, mana suami gue lagi keluar kota lagi"


"Bu bos bener bener bikin kerjaan gue berantakan,"


"Gilaaaa gue sampe gak fokus gini"


Itu Suara Suara karyawan yang sedang membicarakan Bos Laknat nya, yang memberikan suara suara aneh dan mengerikan bagi sebagian orang di sana.


Hampir dua jam Shela dan Luki bertempur di medan perang nya, dan akhirnya para karyawan bernafas lega setelah suara suara horor itu sudah tidak terdengar lagi.


"Kamu makin buas sayang" ucap Luki yang membelai istrinya, masih di kasur dan belum memakai pakaian nya.


"kamu suka kan?"


"Suka banget, sore ini kita jalan jalan ke Mall yuk, " ajak Luki


"Ayoo, aku juga mau beli sesuatu"


"Apa??"


"Ada dehhh"


"Ohh main rahasia rahasiaan lagi ya," Tangan Luki menggelitik seluruh tubuh Shela bahkan Shela melakukan yang sama padanya.


"Ohhh sayang kamu membangunkan nya lagi" ucap Luki menunjuk benda pusakanya kembalu tegak menantang.


Shela hanya tertawa, namyn Luki dengan sigap membungkam kembali bibir sexy istrinya dengan benda pusaka nya.


Dan artinya perang segera di mulai, dan suara suara itu akan kembali di perdengarkan hingga semua orang kembali menganga di buat nya.


..."Maaf ya othor baru bisa up, badan othor drop banget lemes pula"...

__ADS_1


..."Ayo jangan Lupa Like komen vote and gift nya biar novel othor bisa masuk peringkat favorit"...


__ADS_2