
Hari ini sebelum aku pulang dan menjemput Key di rumah mertuaku,aku sempatkan berkunjung ke rumah sahabatkau Monica.
Dia salah satu sahabatku yang selalu bisa memberikan solusi di setiap masalah yang ku punya.
Kini ku berada di halaman rumah nya,aku biasa langsung masuk ke rumah nya tanpa mengetuk pintu karena rumah nya sudah memiliki sensor khusus,saat orangnya sudah terdeteksi maka pintu itu akan terbuka sendiri,ya biasalah horang kayah mah bebas..
Saat masuk sudah ada yang menyambut,
"Ahhhh monic,gue kangen" sambil berhambur memeluk sang sahabat
"sama gue juga kangen banget,lo kemana aza sih gak pernah nongol lagi ke rumah gue"
"Lahh ini gue nongol" hihi sambil tertawa
"Lo pasti lagi punya masalah ya,jdi nyamperin gue ke sini.
"ihhh lo mah gitu,tau aza isi hati gue"
Kita tertawa bersama,mengobrol saling memcurahkan isi hati masing-masing,dan tak lupa aku juga menceritakan masalahku padanya.
"Lo sebenernya masih bisa jalanin rumah tangga lo dengan baik,asal kalian bisa jujur satu sama lain dan berhenti dari perselingkuhan kalian" saran monic
"gue gak tau nic,harus mulai darimana,saat gue tau suami gue selingkuh,malah gue semakin yakin buat mertahanin perselingkuhan gue juga"
"Intinya lo harus bisa lebih banyak waktu berdua bareng suami lo,kali kalilo liburan berdua kek"
"iya deh nanti gue pikirin lagi"
Kami pun melanjutkan pembicaran yang lain,sampai waktunya aku harus menjemput key,akupun pamit pulang pada monic.
"Nic gue pamit ya,,kapan-kapan gue maen lagi deh kesini"
"oke see you again ya beibs" cipika cipiki
Aku melanjutkan perjalanan ke rumah mertua menjemput Key,
Di perjalanan papa mertuaku menelpon dan memberitahukan kalau Key ikut jalan-jalan ke Lombok bersama keluarga,aku pun di ajaknya.
Namun aku menolaknya,karena mood ku lagi kurang baik saat ini,
👧"Iya hallo pah,aku lagi di jalan mau ke ruma papah"
👴Key akan papa ajak liburan ke lombok 3 hari,kamu mau ikut?
👧kapan pah?
👴Sore ini kita berangkat
__ADS_1
👧Maaf pah kayanya aku ga ikut deh,masih banyak pekrjaan yang belum selesai pah
👴oh ya sudah,kamu hati-hati di rumah sendirian ya
👧iya pah makasih,titip key ya pah dan maaf aku bikin repot
👴sudah gak usah di pikirin,papa tutup ya
Panggilan pun berhenti,Sella langsung belok arah,ia menuju rumah nya.
Saat sampai di rumah,aku teringat akan adegan panas suamiku dan juga Mira,
Aku urungkan niat ku untuk masuk ke kamarku,aku duduk di sofa ruang tamu,
Saat aku sedang bersandar sambil melamun di sofa ada suara bel yang mengagetkanku
ting tong
ting tong
ting tong
"Astaga,bikin jatung gue mau copot aza,siapa sih siang-siang gini ada tamu" geruru ku sambil membuka pintu
ceklek
"Haiii baru pulang ya"
"Iya,kok kamu ke sini??
"Aku kangen kamu tau" ucapnya manja sambil mendorong ku masuk ke rumah dan menutup serta mengunci pintu rumah
"Iissshhhh diem jangan macam-macam kamu di sini,ada Art ku di dapur"
"ya udah ke kamar yuk" ajaknya
Aku celingak celinguk mengamati keadaan,aku dan Luki masuk ke kamar tamu yang ada di lantai atas,aku gak mau memasukan Luki ke kamarku,karena itu bekas suami dan simpanan nya.
"Kamu kok nekat ke sini sih,gimana kalau ada yang lihat"
"Biarin aza,gak da yang lihat ini kan"
"Ihhh kamu mah kalo di bilangin ya,
Cup
Luki mencium bibirku dengan lembut,bahkan pipiku sudah merona duluan,dicium Luki padahal kan bukan yang pertama,
__ADS_1
"Kamu masih aja malu ya sama aku"
"ihh siapa yang malu sih"elak ku
"itu pipi udah kaya udang rebus tau"
"Ahhh udah ah gak usah d bahas lagi"
Aku pun mulai mendekatkan wajahku dan menyosor bibir Luki dengan lembut,perlahan tapi pasti,namun lama kelamaan ciuman itu mulai berubah mejadi ******* dan pagutan,
Kami saling memagut da membelit,tidak lupa tangan luki mulai menjelajah di area bukit kembar milikku,di remasnya pelan,hingga menimbulkan sensasi deg deg ser pada tubuhku.
tanganku pun tak tinggal diam,ku arahkan pada resleting celana Luki,ku buka dan ku sentuh dengan lembut tongkat panjang yang sudah berdiri tegak menantang ingin di mainkan dengan jari jemari ku,
Ku usap perlahan dan ku pegang memaju mundurkan tangan ku seraya mengocok nya pelan.
Ciuman kami terlepas karena sudah tak mendapatkan oksigen,namun aktifitas tangan kami tak berhenti.
Luki menyusuri leher jenjang mulusku dengan lidah nya bahkan menjilati belakang telingaku yang membuat ku menggelinjang hebat,,di bukannya kemeja yang ku gunakan saat itu,
hingga menampakan dua buah pepaya gantung yang siap di nikmati,di lahap nya buah itu tanpa ampun,dan tangan kirinya menyusup ke bawah,ia membuang pembungkus di seluruh badanku hingga benar-benar polos,
Di mainkan nya area bawahku yang sudah basah oleh gairah,,membuatku menaikan bokong ku,karena geli bercampur nikmat.
erangan dan ******* terus keluar dari mulutku,bahkan racauan kenikmatan kian memenuhi ruangan kamar itu..
"Sayang tolong lakukan sekarang"
Aku meminta Luki untuk menyatukan tubuh kami,dan ia pun mengarahkan Burung nya kedalam sarang..
"Bleeesssss"
Masuk sempurna,,membuat tubuh ku meremang dan menggelinjang,,
besar dan panjang,rasanya sempit sekali,ia memompa,memaju mundurkan penyatuan kami.
Hingga terdengar bunyi
Plok
plok
plok
Kami benar-benar menikmantinya,tubuh kami basah di penuhi peluh,
3 jam kami melakukan penyatuan hingga membuat tubuh kami ambruk dan lelah.
__ADS_1
Kami tertidur dengan berpelukan dan masih dalam keadaan Naked...