The Possessive Berondong Is My Husband

The Possessive Berondong Is My Husband
Jebakan


__ADS_3

Pagi ini Shela dan Luki sedang sarapan pagi,,di meja mekan begitu hening tanpa ada suara obrolan apapun,sesekali mereka hanya saling lirik.


Luki yang tidak tahan di diamkan oleh Shela mencoba membuat suasana lebih hangat,ia menyodorkan makanan ke dalam mulut Shela.


"Aaaaa"


Shela melirik ke arah Luki dan tersenyum sambil memasukann makanan ke mulut nya,


"enak gak??" tanya Luki


"emmm enak lah aku yang masak"


"maksudku enak gak kalo di suapin??"


Shela nyengir dan mengangguk,lalu membalas perlakuan Luki dan mereka pun makan dengan suap-suapan"


Setelah sarapan mereka duduk santai di ruang tamu, "Ki kamu gak ngantor"


"bentar lagi yank,kalo kamu?


" aku siangan mau ke pabrik ki,liat produksi katanya semakin banyak,terus langsung sidang ke paengadilan agama"


"sukur deh kalo produksi nya makin banyak,mau di temenin gak??"


"Boleh ki,,emng kamu gak sibuk??"


"buat kamu apa sih yang enggak"


"gombal" pipi shela merah bagai tomat yang udah mau busuk


Di sela-sela obrolan mereka ponsel Shela berdering ada panggilan masuk dengan nomor yang gak di kenal.


"Siapa Shel?"


"Gak tau ki,gak di kenal."


"Angkat aja siapa tau penting'


Shela mengangkat telpon nya,dan berbicara serius di telpon dengan wajah yang sumeringah.


Setelah memutus sambungan telpon nya Shela langsung memeluk Luki,pasalnya skincare miliknya akan ada yang memesan dalam partai besar untuk di kirim ke luar negeri.


"Ki aku seneng banget,ada yang mau order dan dikirim ke Luar Negeri,malam nanti aku mau ketemu sama orang nya"


"oh ya,,bagus donk kalau gitu,tapi aku gak bisa nemenin"


"kenapa??"


"ada janji"


"sama??"


"eeemmm seseorang"


"Sama si kunti???"


"iya hehe" Luki nyengir merasa tak enak


"oh" jawab singkat Shela karena di balik kata OH ada sesuatu yang membuatnya sedih.


"gak apa-apakan"


"gak silahkan"


"maksih ya"


......"Dasar cowok gak peka,udah tau jawaban gue jutek masih bilang gak papa kan"......


Siang ini di pengadilan agama Shela dan Rendra resmi bercerai,mereka tinggal menunggu surat-surat nya saja.


"Shel saya mau bicara berdua boleh?" tanya Rendra.


"mau apa lagi??"


"Saya cuma mau minta maaf,untuk semua kesalahan saya selama kita bersama"

__ADS_1


"ya sudahlah Mas gak usah di bahas lagi,kita masing-masing mempunya kesalahan yang sama,saling memaafkan dan menerima,semoga kedepannya kamu bahagia dengan pilihanmu".


Rendra terdiam ada rasa sesal karena harus kehilangan sosok wanita yang menemaninya sejak dia tidak punya apa-apa,tapi nasi sudah menjadi bubur.


" boleh saya peluk kamu untuk terakhir kalinya?? "


"Gak boleh"


Tiba-tiba suara itu terdengar dari balik punggung Rendra,siapa lagi kalau bukan Luki.


"hehh meluk istri gue aja gak boleh"


"Ralat Mantan istri" tegas Luki


Rendra menghela nafas nya kasar, "iya..iya.. mantan istri,dikit aja bro gak lama kok"


Luki mendelik kesal,,Rendra yang menatap Shela dengan kesedihan berhambur memeluk shela erat,Luki yang melihat nya hanya mendengus kesal sambil menggerutu dalam hati.


"Udahh gak usah lama-lama udah bukan muhrim" ejek Luki


Mereka melepaskan pelukannya,dan saling tersenyum namun tiba-tiba Rendra kembali mendekat dan mencium bibir Shela sekilas.


Cup


"Aku pasti akan merindukan bibir ini" ucap Rendra lirih


"sosor terus, anggap aja gak ada gue"


Shela hanya tersenyum melihat Luki cemburu begitu,lalu Shela mendekati Luki dan menggandeng tangan Luki sambil mengajak nya pergi.


"yuk pulang"


Rendra yang melihat nya benar-benar merasa sesak,masih ada rasa di hati nya untuk mantan istrinya itu.


"Mas kami duluan"


Rendra hanya mengangguk dan tersenyum melihat Shela dan Luki meninggalkan nya.


Sementara Shela dan Luki menuju cafe untuk makan siang,karena perut mereka mulai berteriak meminta di isi.


"kenapa nanya gitu sih?


" Wajahmu terlihat bersedih "


"Ki ,aku tidak bersedih karena berpisah dengan nya,tapi kenangan nya yang membuat aku bersedih, dulu dia adalah laki-laki penyayang yang gak pernah sekali pun menyakitiku,dia benar-benar menyayangiku dan Key tapi hanya karena wanita iblis itu kami harus berpisah"


"Bahkan sekarang aku malah senang karena terbebas dari nya,dan menemukan cinta baru yang semoga saja tidak akan menyakitiku lagi seperti dia" sambung Shela lagi


"Aku akan berusaha menepati janjiku agar bisa membahagiakanmu dan juga menjaga hati dan melindungimu semampu ku" ucap Luki.


Shela memeluk Luki erat,lalu berbisik di telinga Luki. "Makasih ya untuk semua nya"


Seketika tubuh Luki meremang si japra yang sedang tidur kembali bereaksi,hanya karena bisikan Shela di telinga nya.


"Oh ****,dasar tak tau tempat" gerutu Luki


"Kenapa Ki?? tanya Shela yang melihat ada yang aneh pada Luki


" Kau membangunkan nya sayang"


Shela mengernyit tak mengerti,Luki menunjuk pada Si Japra sontak Shela tertawa keras.


"kenapa ketawa sih,kalau bukan disini udah aku terkam kamu"


Shela menggelengkan kepalanya karena kelakuan berondong nya itu,,Pesanan mereka telah datang dan Mereka menyantap nya dengan tenang.


Malam telah tiba,bulan dan bintang tengah bersinar terang di tambah suasana hati Shela sedang bahagia atas perpisahannya dengan Rendra,Shela bersiap akan bertemu seseorang yang tadi menghubunginya.


"Ki aku pergi dulu ya,"


"Kamu hati-hati ya,kalau ada apa-apa langsung hubungi aku"


"iya sayang iya,,,awas kamu berani macem-macem sama si kunti aku congkel matamu.


Luki hanya bergidik ngeri,mendengar penuturan wanita yang sekarang sudah benar-benar ada di hatinya,yang dulu dia hanya main-main saja sekarang sudah bucin akut.

__ADS_1


Shela yang sudah tau rencana Luki untuk bertemu dengan Mira malam ini untuk menjebak Mira akhirnya Shela menyetujuinya juga.


Sebelum mereka berpisah Mereka melakukan ritual ciuman dulu untuk memberi semangat pada pasangan nya.


Luki menemui Mira di sebuah Club malam,karena Mira ingin bertemu di sana,ada rencana yang ingin dia lakukan di tempat terkutuk itu.


Sementara Shela yang menemui klien nya sekarang berada di sebuah apartemen mewah,ia mulai mencari unit apartemen orang tersebut.


Setelah beberapa saat berhasil sampai,shela memencet Bel dan seorang wanita cantik yang membuka pintu itu tersenyum dan mempersilahkan Shela masuk.


" Maaf ini mbak Shela??"


Shela mengangguk dan tersenyum kepada wanita itu,dan Setelah di persilahkan masuk Shela langsung masuk dan duduk di sofa.


"Sebentar mbak saya ambil minuman dulu," ucap wanita itu


Wanita itu pergi ke dapur dan membuat minuman,tapi ia masukkan sesuatu pada minuman Shela.


Wanita itu kemudian membawa minuman ke ruang tamu dimana Shela berada,dan menyodorkan nya pada Shela.


"Silahkan mbak"


"iya makasih,tanpa curiga Shela kemudian meneguk minuman itu hingga habis setengah karena ia merasa haus.


" Mbak sebentar saya tinggal dulu,saya akan memanggil bos saya dulu" ucapnya


Shela mengangguk,namun mata Shela mulai berat,ia benar-benar mengantuk, namun Shela tetap berusaha agar ia tidak tertidur.


Tak lama seseorang datang dari lantai atas,Shela melirik nya kemudian melihat orang itu berjalan mendekatinya,,


"Kau" tunjuk Shela dan shela tertidur tanpa sadar.


Ternyata Shela di beri obat tidur oleh wanita itu,hingga sekarang Shela tertidur karena dosis nya cukup banyak.


"Bawa wanita itu ke kamar" ucap Laki-laki yang tadi di lihat Shela.


"Baik tuan Richard"


Ternyata laki-laki itu adalah Richard, ayah dari anak yang di kandung Mira,Richard dan Mira benar-benar Sudah merencanakan ini semua dengan sempurna.


Di sebuah Bar Luki dan Mira tengah berbincang,Luki bercerita hanya ingin mempermainkan Shela saja untuk mengeruk harta kekayaan Shela pada Mira,Luki juga mengutarakan semua rencana jahatnya untuk Shela pada Mira.


Kemudian Mira yang sedari tadi memperhatikan Luki berbicara dengan penuh kebencian pada Shela kini mulai bercerita juga tentang awal mula berselingkuh dengan Rendra,hubungan nya dengan Richard,dan siapa ayah dari anak dalam kandungan dan semua ia ceritakan sedetailnya,ia juga bercerita tentang tabrak lari yang ia lakukan pada Key.


Luki yang tidak menyangka semua karena Mira,mengepalkan tangan nya,Luki lupa kalau sekarang Mira sedang hamil.


..."Tuhan tolong jaga kehamilannya,jangan sampe kenapa-kenapa karena minum alkohol" doa Luki dalam hatinya...


"Kamu tau Luki,aku lah yang dulu menabrak Key hingga dia tewas,aku juga yang membuat Rendra meninggalkan rumah sakit saat Key sekarat"


Mira bercerita karena pengaruh minuman alkohol yang telah banyak ia tenggak,hingga ia bisa berbicara jujur tanpa takut.


"Oia kamu juga gak bakalan nyangka kan kalau ,sekarang kekasihku Richard pasti sedang menggerayangi Shela"


"Maksudmu???"


Luki jelas merasa ada yang terjadi sekarang dengan Shela.


Mira menjelaskan kalau dia akan menjebak Shela bersama Richard di sebuah apartemen miliknya yang ia beli dari uang hasil mencuri di kantor Rendra.


Seketika Luki naik pitam,ia hampir saja memukul Mira,namun ia masih sadar kalau mira bisa membantu untuk menolong Mira.


"Apa kamu mau bermain denganku malam ini?


Mira tersenyum dan mengangguk,


" Tapi kita melakukannya bersama dengan Kekasihmu dan Shela di sana,kita main ber empat"


"Mira mengangguk tanpa menjawabnya,Mira susah benar-benar mabuk"


"ayo aku bantu"


Luki membantu mira berjalan ke mobil,Mira terus saja bergelayut manja pada lengan Luki dan sesekali mencium pipi Luki penuh *****,namun Luki yang tak mau di sentuh Mira berkali-kali menepisnya.


"Bersabarlah kita lakukan di sana,agar lebih nikmat"

__ADS_1


Mira mengangguk patuh,mereka akhirnya menuju apartemen Mira,Luki mengendarai mobil seperti orang kesetanan ia tak mau terlambat menolong Shela.


__ADS_2