
...Hai hai haiii judul dan cover novel ini resmi di ganti ya, doakan biar lulus kontrak, so terus dukung othor receh ini biar semangat up nya....
Pagi ini Luki sudah siap akan pergi ke kantor, tapi ada yang berbeda asisten pribadi Luki Ardi Nugraha kinu sudah berada di rumah Luki untuk menjemput sang bos.
"Ardi ayo ikut sarapan dulu" ajak Shela
"iya bu" jawab nya namun saat melihat ke arah bos nya Ardi langsung mengurungkan niat ikut makan nya karena Luki sudah menatap nya dengan tajam.
..."Hadeuuhh dasar bos gak ada akhlak, udah tau dari pagi udah standby di sini belum sarapan, bini nya ngajak sarapan malah melotot, nasib.. nasib.." bathin Ardi...
"Ardi cepat duduk dan sarapan dulu, jangan hiraukan bos mu ini" ucap Shela yang tau Ardi mendapatkan tatapan tajam dari suaminya.
"gak apa apa bu, saya bisa sarapan di kantor"
"Massss"
Shela memanggil sang suami dan melihat nya dengan sedikit tatapan membunuh, "Iya sini kamu ikut makan".
Akhirnya Ardi pun ikut sarapan di rumah Luki, dengan masakan yang di buat Shela Ardi sedikit kagum dengan istri bos nya itu.
" Gila enak banget ini masakan, si bis beruntung banget, udah cantik pinter masak pula, komplit deh" guman Ardi dalam hatiny
Setelah mereka sarapan Ardi dan Luki pergi meninggalkan rumah nya, "Sayang jangan cape cape yah" pesan Luki pada istrinya dan di akhiri dengan ciuman lembut di bibirnya.
"hadeuuuhhh Tuhan kau berikan cobaan apa lagi untuk hambamu yang Jomblo ini" guman Ardi dan masih sedikit terdengar oleh Shela dan Luki
"Makanya cari pacar sana" ketus Luki
"Gimana mau cari pacar, bos ngasih tugas selalu gak kira kira apalagi kalau gak masuk kantor" dengus Ardi
"Apa kamu bilang" tanya Luki
"ehhh gak apa apa bos, aku ngomong sendiri" sambil cengengesan
"Udah Mas gak usah di godain terus kasian dia" ujar Shela
"Haiii semuaa...". Tiba tiba suara bariton seorang wanita terdengar dari halaman rumah
" Wahhh siapa ni cewe cantik juga, tapi kok mirip siapa ya?" tanya Ardi dalam hati sambil terus menatap orang itu..
"Ahhhh Zi apa kabar kamu? kok gak bilang bilang sih mau kesini" tanya Shela sambil memeluk adiknya itu.
"Aku libur dari pada BT ya udah kesini aza"
"Haii kak Luki.. hai kak.... siapa ya?
" Ardi" ucap nya sambil menyodorkan tangan nya untuk berkenalan.
__ADS_1
"Aku Zifa adiknya kak Shela"
"Ohh pantes mirip ya" sambung Ardi.
"Udah ayoo berangkat telat kita pagi ini kan ada meeting penting" ajak Luki
"Aku berangkat ya yang, oia Zi jagain kakak kamu ya"
Zia hanya membentuk tangan nya menjadi seperti huruf O, Luki dan Ardi meninggalkan kediaman nya, sementata Shela dan Zifa kembali ke dalam rumah.
Di perjalanan Ardi terus saja membayangkan wajah Zifa yang sedang tersenyum padanya, Ardi senyum senyum sendiri, Luki yang melihat nya dari belakang bingung.
"Kenapa kamu senyum senyum sendiri sih?" tanya Luki
"Ehh gak papa pak Bos, lagi seneng aja"
"Awas lo bayangin istri saya"
"Ehhh gak kok pak, cuma adiknya aja" ceplos Ardi yang tidak sadar dengan perkataannya barusan.
"Ohhh jadi kamu naksir sama Zifa, hahahha gak cocok sama kamu." Goda Luki
"Bantuin napa pak bos,"
"Udahh cepetan jalannya kita hampir telat"
Sementara di rumah Shela sedang berbincang bincang dengan Zifa, "Kak ponakan aku udah berapa minggu nih" tanya Zifa
"delapan mingguan Zi, kakak gak sabar pengen cepet ketemu dia, oh iya kamu mau tinggal di sini gak?"
"Ahh males kak rumah segini gedenya, aku takut"
"Takut kenapa?"
"Takut hantuuu"
"Isshh dasar, mana ada hantu disini, kakak kesepian kalau Mas Luki kerja"
"entar lah kakak pikir pikir dulu, ehh kak yang tadi sama kak Luki itu siapa?
Shela meneliti adik nya dengan terus memandang wajah nya yang mulai merah merona.
" Apaan sih kak kok gitu banget lihat nya?"
"Kamu suka sama si Ardi?"
Zifa hanya cengengesan tanpa memberi jawaban, Shela pun tersenyum yakin kalau adiknya sedang menyukai seorang Ardi, asisten pribadi suaminya."
__ADS_1
"Kalau kamu suka dia, makanya tinggal disini ya, temenin aku" Shela mengedipkan matanya untuk menggoda Zifa sekaligus merayu nya agar mau tinggal disini.
"Aku pikir pikir dulu deh,"
Ting tong
Ting tong
Ting tong
"Siapa tuh kak yang datang? biar aku yang buka deh."
"Ehhh jangan, intip dulu siapa tau yang datang orang gila yang kemaren pup di depan rumah" ujar Shela
Shela dan Zifa mengintip di jendela untuk memastikan siapa yang datang, "Kak masa orang gila ganteng terus pakaian nya juga bagus" ujar Zifa
Kemudia Shela yang penasaran pun langsung ikut mengintip, "Hahh Robby, ngapain dia kesini".
" Robby siapa kak?"
"Teman SMA kakak dulu Zi, kamu bukain pintu nya bilang kakak keluar sama mas Luki ya"
Shela langsung menuju kamar nya untuk bersembunyi, lalu Zifa bergegas membuka pintu setelah kakak nya benar benar sudah hilang daru ruang tamu.
ceklek
"Haii Shel.. Ehhh kamu siapa aku kira Shela, Shela nya ada." tanya Robby
"aku adiknya kak Luki,,Kak Shela keluar sama kak Luki, kamu siapa dan ada perlu apa nanti saya sampaikan"
"Aku Robby, pacar nya Shela? kak Luki itu siapa ya? tanya Robby yang sedang berpura pura.
" Hahhh pacar nya?"
Robby hanya mengangguk dan tersenyum, ia yakin kalau orang di hadapannya akan terpengaruh dan memberitahukan kepada Luki, dan membuat rumah tangga mereka berantakan.
"Ya sudah saya pamit, nanti saya kesini lagi, bilang sama Shela saya kangen gitu ya"
Zifa menutup kembali pintu rumah dan masuk, lalu menuju kamar kakak nya.
Jangan Lupa ritual setelah membaca,
LIKE
KOMEN
VOTE
__ADS_1
makasihh....