TRAP OF LOVE

TRAP OF LOVE
#54


__ADS_3

Brakkk .....


"Apa maksudmu mengatakan itu?"


Lexy berlutut di hadapan Tuan Brandon, menundukkan kepalanya.


"Coba kamu katakan sekali lagi."


"Aku mencintai Gift dan aku ingin menikahinya."


Brakkkk .....


Sekali lagi Tuan Brandon menggebrak meja kerjanya.


"Aku menyayangimu seperti anakku sendiri, dan sekarang kamu datang kepadaku memintaku untuk merestuimu menikah dengan cucuku."


"Ya, aku bersungguh-sungguh dan aku berjanji akan melindunginya,” kata Lexy.


"Aku sudah mendengar dari Clara bahwa kamu yang melindungi Gia sehingga ia tidak tertembak. Aku, Brandon Ginea, sangat berterima kasih padamu. Tapi untuk menyerahkan cucuku padamu, kurasa aku tidak bisa."


"Tapi Tuan ...."


"Pergilah."


Lexy tahu ia tak mungkin terus memaksa Tuan Brandon untuk mengabulkan permintaannya. Ia pun bangkit dan pamit, kemudian meninggalkan ruang kerja Tuan Brandon.


Berselang 30 menit, masuklah Nyonya Kezia.


"Mengapa kamu melamun seperti itu? apa sedang ada masalah? Apa Lexy mengabarkan hal yang buruk?" tanya Kezia


"Ya, dia membawa berita yang tidak dapat kuterima,” ujar Brandon.


Nyonya Kezia duduk di sebelah Tuan Brandon dan memegang kedua tangannya, sambil sedikit menepuk-nepuk.


"Ada apa, ceritakan padaku. Jangan menyimpan semua sendiri, tidak baik bagi kesehatan jantungmu."


Brandon menghela nafas.


"Lexy .... ingin menikahi Gia."

__ADS_1


"Benarkah?" tanya Nyonya Kezia yang tiba-tiba saja menampilkan wajah yang sangat senang.


"Apa yang membuatmu bahagia seperti itu?" tanya Brandon keheranan.


"Tentu saja aku bahagia. Apa kamu tahu, menjadi seperti Gia adalah cita-citaku saat muda dulu. Mempunyai suami yang umurnya jauh lebih tua dariku, pasti sangat dewasa dan ahhh .... aku jadi ingin bertemu Gia dan mendengar cerita cinta mereka,” Kezia pun bangkit meninggalkan Brandon yang terpaku melihat ke arahnya.


"Apa maksudnya dia tidak suka menikah denganku?" gumam Brandon.


**


Anna menemani Dad Joe di rumah sakit. Ia tidak ingin Dad Joe kesepian dan sendirian. Ia takut orang-orang jahat itu akan datang dan membawa Dad Joe lagi.


Ia menitipkan Nathan dan Nixon lagi pada Gia dan Aunty Clara. Ia sungguh sangat berterima kasih pada mereka karena telah banyak membantunya.


"Dad, apakah Daddy sudah lebih baik?"


"Sudah, sayang,” Joe mengelus kepala Anna.


"Aku takut Daddy kenapa-napa."


"Tenanglah. Kapan kamu melahirkan?"


"Lebih kurang sebulan yang lalu, Dad."


"Nathan dan Nixon,” jawab Anna.


"Daddy ingin sekali melihat mereka,” kata Dad Joe.


"Tenang saja, Dad. Nanti kalau Daddy sudah boleh keluar dari rumah sakit, kita akan tinggal bersama lagi. Aku akan bertanya pada pemilik rumah kontrakan kita yang lama, apa mereka masih menyewakan rumah itu."


"Baiklah. Tapi, bagaimana dengan keluarga Neutron?"


"Aku berhutang budi pada mereka. Uncle Chris dan Aunty Clara sangat baik padaku. Mereka pasti akan mengerti, Dad,” kata Anna sambil membaringkan kepalanya di pangkuan Dad Joe.


"Anna, ingat. Kamu harus bahagia."


"Aku bahagia jika aku bersama Daddy dan anak-anak."


"Apa kamu yakin? Coba tatap mata Daddy dan katakan kamu bahagia."

__ADS_1


Anna mengangkat kepalanya, tapi ia tidak memandang mata Dad Joe.


"Aku bahagia Dad."


"Kamu harus mencari seseorang yang akan membuatmu lebih bahagia daripada Daddy, sayang. Seseorang yang akan menemanimu, karena Daddy tak akan selalu ada di sampingmu."


"Daddy jangan bicara seperti itu. Aku bahagia, lihat aku, aku bahagia,” Anna menatap ke arah mata Dad Joe


"Ada sesuatu yang harus Daddy lakukan. Seharusnya Daddy melakukannya sejak dulu, hanya saja Daddy belum memiliki keberanian. Tapi jika Daddy sudah sembuh, Daddy harus melakukan itu."


"Apa maksud Daddy?"


"Daddy akan mengatakannya nanti, An. Daddy pasti akan menceritakan semua kebenaran padamu."


"Daddy ...."


**


"Apa maksudmu kamu akan pindah dari sini, An?" tanya Gia.


"Iya jangan, Mommy mau kamu tetap di sini,” ujar Mom Clara.


"Daddy sebentar lagi akan keluar dari rumah sakit dan aku akan tinggal kembali bersama Daddy."


"Kenapa kamu nggak ajak Uncle Joe tinggal di sini saja, An? Bukankah akan lebih baik, jadi ada kami yang akan membantumu menjaga Nathan dan Nixon, sementara kamu menjaga Uncle."


Anna tersenyum, "Terima kasih. Aku tahu kalian semua sayang padaku, juga pada Nathan dan Nixon. Tapi aku tidak bisa terus-menerus merepotkan kamu dan Mommy."


"Mommy tidak merasa kerepotan, lagipula Nathan dan Nixon adalah cucu Mommy. Mommy akan dengan senang hati menjaga mereka. Aku akan sangat sedih jika berpisah dengan mereka,” kata Mom Clara.


"Aku pasti akan sering mengunjungi kalian, aku berjanji. Daddy pasti juga tidak akan mau jika harus tinggal di sini,” kata Anna.


"Baiklah, tapi aku yang akan mencarikan rumah untuk kalian tempati,” ujar Gia.


"Kamu benar sayang, kita harus mencari rumah untuk Anna tempati. Jadi Anna, kamu tenang saja, Mommy yang akan mencarikan rumah itu. Nanti saat Daddymu pulang dari rumah sakit, kamu bisa langsung pulang ke rumah barumu,” kata Mom Clara.


"Tapi aku ...."


"Tidak ada penolakan!" ujar Gia, "Kalau kamu menolak, aku akan meminta Daddy memaksamu tetap tinggal di sini."

__ADS_1


"Baiklah Gi, kamu menang,” kata Anna, yang membuat Gia tersenyum lebar.


🌹🌹🌹


__ADS_2