(BENARKAH) JODOH YANG TERTUKAR?

(BENARKAH) JODOH YANG TERTUKAR?
JYT BAB 73 - Kisah Hidup Rihanna


__ADS_3

Rihanna menangis sedih di atas makam Emaknya yang ditumbuhi rumput ilalang tinggi melebihi mata kaki.


Tangisnya pecah, teringat kematian ibunda tercinta diusianya enam tahun.


Emak Rihanna meninggalkannya dengan seorang Bapak dan satu orang adik bayi yang masih begitu kecil dan belum bisa Rihanna urus dengan benar.


Emaknya menghembuskan nafas terakhir dan Abah berteriak-teriak minta minum.


Rihanna yang kesal pada tingkah laku Abahnya selama ini langsung bangkit dan menghampiri.


Kaki kecil yang biasanya ringkih tanpa sadar menendang tubuh kurus tinggal kulit dan tulang yang terbaring di atas dipan pendek.


Bug


"Aaa..."


Abah Rihanna teriak kesakitan. Rihanna juga menangis dan menjerit mengeluarkan rasa sesak dalam dada.


"Emak, Bah! Emak!!!" hardiknya dengan suara keras.


"Emakmu kenapa?"


"Emak, Baaaah! Emak mati, Bah!" jeritnya sambil menghentakkan bahu kurus kering dihadapannya.


"A_apa?!?"


Abah hanya bisa melamun kosong. Istrinya benar-benar pergi meninggalkan dirinya bersama dua anak yang masih kecil.


Istri yang selama ini selalu sabar dan setia dengan tingkah lakunya yang tak baik itu kini telah tiada, pergi tinggalkan dunia kejam yang telah Ia ciptakan.


"Lastri! Lastri!!!" pekiknya.


Tubuh ringkih itu berusaha turun dengan tenaga yang tersisa.


Gubrak


Abah Rihanna jatuh dan sang putri benar-benar hilang kendali.


Bug.


Dipukulnya punggung tipis itu dengan sekuat tenaga hingga bunyi suara tulangnya terdengar seperti balok kayu kering yang patah.


Abahnya meringis menahan sakit.

__ADS_1


Tapi niatnya menghampiri sang istri tidak putus di tengah jalan meskipun penuh perjuangan.


"Emak mati gara-gara Abah!!!" pekik Rihanna lagi dengan suara lantang dan fikiran yang makin kacau.


Tangis Rihanna semakin besar mengalahkan tangisan adik bayinya.


Dengan kekuatan yang tersisa, tangan mungilnya yang basah keringat terus menerus memukuli punggung sang Abah yang merangkak menuju jenazah Lastri istrinya.


"Lastriiii ..., Lastriiii bangun! Lastri bangun!" rintihnya dengan hati hancur.


Dia tak peduli pukulan sang anak yang kian kuat.


"Lastriiii...!!! Hik hik hiks..., Lastri bangun! Aku bilang bangun! Aku butuh dirimu sekarang!"


"Percuma! Emak sudah mati!!!" jerit Rihanna yang masih bernama Markonah saat itu.


Abah Rihanna yang bernama Toni itu meraung-raung seperti orang yang kesurupan.


Adik Rihanna yang bernama Marfuah itu seperti tersedak muntah kelamaan menangis.


Seketika Rihanna kembali panik.


Tubuh bayi berusia setahun itu kejang-kejang. Menggelepar bagaikan ikan yang kekeringan air dan...


Markonah alias Rihanna menangis histeris.


Dua nyawa melayang hanya dalam hitungan menit. Tuhan seperti membencinya, begitu perasaan hati Markonah alias Rihanna.


Malam yang semakin larut, menebarkan kesedihan yang pekat di kehidupan Markonah.


Emak dan adiknya meninggal dunia tepat dihadapannya. Dihadapan Rihanna yang kala itu masih teramat muda usianya.


Rihanna hanya terduduk dengan air mata tumpah ruah menangisi kepergian Emak dan adiknya.


Sementara Toni sang Abah, tanpa Rihanna sadari menggelosor mencari-cari sesuatu di lemari kayu yang sudah sangat rapuh.


Tanpa terlihat Rihanna yang menangis dengan wajah telungkup di lantai gubuk yang becek basah air mata, Toni menggantung lehernya sendiri di atas kusen kayu pintu kamar.


Dan...


"Hek hek heeeek..."


Pekikannya Toni tersendat karena jerat tali rafia yang mengikat kuat membuat Rihanna mendongakkan wajahnya.

__ADS_1


"Abah? Abah! Abaaah!!!"


Jeritan Rihanna di malam naas itu seketika jadi jerit terakhirnya di rumah duka.


Keesokan hari, kampung tempatnya tinggal gempar.


Seorang gadis cilik berusia enam tahun tak sadarkan diri dengan tubuh tergeletak lemas kurang cairan. Rihanna dehidrasi dan juga depresi.


Masyarakat sekitar berbondong-bondong ingin melihat gubuk mereka yang jadi saksi bisu tiga orang manusia miskin melarat mati sia-sia.


Tubuh Rihanna dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama berupa cairan infusan.


Matanya menatap kosong.


Harapan hidupnya pun sirna sudah seiring perginya Emak, Adik lalu Abahnya menghadap Yang Maha Kuasa.


Markonah kemudian diadopsi sepasang suami istri warga negara asing yang lama menetap di desa tempatnya tinggal.


Kemudian satu tahun kemudian, Markonah dibawa keluar desa. Pindah pulau dan tumbuh remaja dalam lingkungan baru yang membuat Ia mengubah identitasnya menjadi Rihanna.


Diusia 29 tahun Rihanna dinikahkan dengan putra kepala dusun yang tergila-gila padanya.


Rihanna yang perlahan berubah jalan hidup hingga karakter sifat aslinya kini menjadi seorang nyonya muda bangsawan yang hidup bergelimang harta.


Cantik, muda, kaya raya, membuat Rihanna mengubur dalam-dalam masa lalunya yang sangat suram.


Rihanna tidak ingin orang tahu bagaimana kisah hidupnya dikala melarat dulu.


Cukup dirinya saja dan Tuhan yang tahu.


Kini Ia menangisi tiga makam tak terurus di sebuah desa kecil tempatnya dulu dilahirkan.


Itulah sebabnya Rihanna begitu benci dengan kemiskinan.


Itu mengapa Ia sangat takut putri semata wayangnya menjalin hubungan dengan Gunawan yang saat itu hanyalah seorang anak melarat. Jangankan harta, orang tua pun Gunawan tak punya.


Begitu takutnya Rihanna pada kemiskinan hingga Ia tak ingin mengalaminya lagi seumur hidupnya.


Bahkan sumpahnya, tujuh turunannya jangan sampai kembali hidup dalam kemiskinan apalagi kemelaratan.


Hingga apapun itu, akan Rihanna lakukan demi uang dan kekayaan.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2