(BENARKAH) JODOH YANG TERTUKAR?

(BENARKAH) JODOH YANG TERTUKAR?
JYT BAB 95 - Kabar Baru


__ADS_3

Gunawan bergegas berusaha menahan pria tua yang membawa surat dari Kuncoro dengan niatan mengajaknya berbincang di ruang tengah.


"Mas Sentanu?"


Ternyata Gunawan mengenali pria yang usianya lima-enam tahun lebih tua darinya itu.


Sentanu. Sama-sama berasal dari panti asuhan yang sama dengan Gunawan. Di yayasan yang dibangun oleh almarhumah Diana.


"Kamu? Kamu yang menyembunyikan Putraku Coco, Mas?"


"Dengar dulu. Ini adalah suatu keadaan yang rumit. Coco sengaja melakukan ini karena Ia khawatir jika harus dirinya yang membuka aib serta perselingkuhan Angkasawan serta perbuatan buruknya dengan beberapa orang lain dimasa lalu termasuk istrinya sendiri!"


"Ada apa ini, Mas?"


"Ternyata... Berliana adalah putri kandung Angkasawan dari pernikahan sirinya dengan putri mantan Bupati di masa orde baru!"


"Hahh? Pak Angkasawan?"


"Iya. Itu sebabnya Kuncoro mencoba melarikan diri untuk mengalihkan situasi! Dia melakukan ini agar pihak satiltelkam mengganti dirinya dengan orang lain karena tidak mau membuka kasus Angkasawan sebagai balas budi.


Gunawan termenung. Fikirannya kacau balau. Hingga berkali-kali Ia menghela nafas panjang.


Pak Angkasawan...! Bagaimana bisa seorang yang baik itu memiliki masa lalu yang suram?


"Beliau dulu dikendalikan oleh sahabatnya yang bernama Abdul Latief senior di partai tempatnya bernaung. Ini adalah skandal besar, Gun."

__ADS_1


"Itu sebabnya putraku menghilangkan jejak dari radar pemantauan kesatuan, ternyata... Dia sedang sangat tertekan!'


"Itulah. Jika sampai hal ini tersebar luas diendus media, ada banyak kasus masa lalu yang akan terungkap dan bisa menimbulkan kegaduhan massal. Kuncoro memilih untuk menutup diri!"


"Dari mana Kuncoro tahu kalau Berliana adalah putri Pak Angkasawan?"


"Kuncoro bersembunyi di tempat Hilda dan Sapto mengadopsi Berliana. Sebenarnya Kuncoro menetap di tempat masa kecil Berliana!"


"Bukankah Berliana itu anak yang dibuang oleh orangtuanya di pinggir jalan? Lalu ditemukan oleh seseorang dan dititipkan di panti asuhan?"


"Ternyata cerita aslinya tidak seperti itu, Gun!"


"Justru Angkasawan sendiri yang menitipkan Berliana kepada tukang kebun pemilik yayasan! Dia diam-diam memantau terus pergerakan putrinya."


"Jadi dia tahu kalau Berliana adalah putrinya!"


"Ibunya Berliana kemana?"


"Ibunya meninggal dunia setelah tiga hari melahirkan Berliana. Pendarahan. Dan itu sebabnya Angkasawan memilih menaruh Berliana di panti asuhan. Agar ada yang mengurusnya sampai besar."


"Pak Angkasawan tidak memiliki anak dengan istri pertama. Mengapa tidak mengurus Berliana sendiri, malah memilih mengadopsi Putraku, Coco?"


"Itu hanya untuk pengalihan issue disaat namanya mulai naik sebagai seorang kaki tangan pendiri partai."


"Hhh... Ini gila!"

__ADS_1


"Bayangkan saja, bagaimana Kuncoro mengatasi ketakutan yang dialami saat mengetahui konspirasi ini. Makanya, Saya coba untuk membantunya. Dan mencoba menghilangkan jejak Kuncoro! Pak Gunawan, bisakah Saya minta bantuan Bapak untuk menenangkan istrinya Coco? Tolong jangan sebarkan kalau Coco masih hidup. Dan anakmu sedang membuat identitas baru. Tapi butuh waktu lama sampai empat bulan kedepan hingga semuanya clear!"


"Oke, baik. Saya akan memberikan pengertian kepada seluruh anggota keluarga!"


"Saya tidak bisa berlama-lama di sini! Tolong, jangan ada kesan ada orang datang di rumah ini. Dan jangan katakan apapun jika ada yang menanyakan kedatangan saya di rumah ini!"


"Baik, terima kasih. Saya akan berusaha menjaga amanahmu, Mas!"


Sentanu kembali pergi.


Kepergian Coco sudah hampir dua bulan, tetapi kadang masih ada beberapa orang yang menjaga rumah Gunawan dan memperhatikan jikalau Kuncoro pulang kembali ke kediaman orangtuanya.


Masalah yang dihadapi Kuncoro adalah masalah politik negara. Dia tidak ingin membukanya karena menyangkut kepentingan negara dan juga nama baik Papa angkatnya yang menyayangi Coco sedari kecil.


Coco tidak ingin menjadi anak yang tidak tahu balas budi. Coco tidak mau menjebloskan Angkasawan ke penjara. Dan tidak ingin juga membongkar persekongkolan besar yang terjadi di tubuh partai politik tempat sang Papa bernaung dan memiliki nama besar di sana.


Coco lebih memilih bungkam dan menghilang dari dunia.


Berharap keadaan perlahan kembali seperti biasa. Dan dia sedang menunggu identitas barunya datang. Baru bisa kembali hidup tenang menemui Berliana lagi.


Di dunia ini, ada sebagian Rahasia yang tidak boleh sampai terbuka karena akan fatal akibatnya.


Bahkan kemungkinan kiamat bagi seluruh penduduk negeri. Dan ada banyak intel-intel yang tertekan seperti Kuncoro saat ini hingga harus mengubah jati diri serta identitas awal. Untuk hidup yang baru tanpa tekanan.


Ini adalah tugas Gunawan menceritakan hal penting kepada keluarganya.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2