
Kuncoro kali ini harus menyelesaikan misi rahasia mengintai pengusaha yang melakukan kecurangan dalam penghitungan pajak negara. Tuduhan penggelapan juga dialamatkan kepada pengusaha yang memiliki banyak koneksi pejabat tinggi negara lainnya dari kalangan politikus.
Ini adalah tugas yang berat bagi Kuncoro.
Secara, ternyata dia mengenal pengusaha yang juga teman Papa angkatnya, Angkasawan.
Kuncoro sebenarnya sudah menolak tugas kali ini dengan alasan mengenal target secara personal.
Namun komandan justru sedang tidak bergeming bahkan memberi Kuncoro semangat karena lebih memahami medan dan juga target utama.
Bisa jadi poin yang didapat jika berhasil selesaikan misi akan menaikkan popularitas kesatuan juga jabatan Kuncoro di divisi rahasia khusus ini.
Tapi Kuncoro merasakan kekhawatiran yang lumayan besar dalam hati. Karena menyangkut orang-orang terdekat termasuk orang tua angkatnya yang seorang politikus handal terkenal.
Sementara itu Virly dan Rendy semakin mesra setelah mereka pergi berenang bersama-sama.
Hubungan yang sempat merenggang kini kembali harmonis diusia pernikahan mereka yang menginjak tiga setengah tahun.
Nikmatnya hidup sebagai pasangan suami istri perlahan mereka reguk seiring dengan naik turunnya emosi labil serta egois dari kedua belah pihak yang kadang muncul seiring perjalanan.
Tetapi tekad bulat keduanya yang ingin sama-sama mempertahankan rumah tangga yang dibangun dari rasa kesedihan hati Virly Rendy. Berharap hidup mereka semakin baik dalam segalanya.
Cinta yang manis tulus satu sama lain, ekonomi rumah tangga yang perlahan semakin menguat kondisi keuangannya, juga saling menjaga perasaan, kesetiaan serta keinginan memberikan kebahagiaan kepada pasangan, itulah konsep rumah tangga yang sedang Virly dan Rendy usung.
Hari demi hari, minggu berganti minggu, bahkan bulan pun berlalu, kehidupan mereka semakin baik lagi.
Rendy juga sudah mendapatkan tempat di divisi produksi sebagai karyawan tetap di bagian eksekusi iklan. Tugasnya adalah mengatur jadwal produksi iklan. Menetapkan waktu agar semua sinkron dan sejalan sesuai dengan yang diinginkan supplier dalam memesan produk mereka hingga menjadi sebuah informasi yang menarik dalam hal menjual produk pemesan.
..............
Kisah Maura masih berlanjut bersama Radit.
Sejak pergi healing ke kota hujan tempo hari, hubungan keduanya mulai intens walaupun kini Radit tidak lagi menjadi bodyguard Maura.
Namun adakalanya Maura yang seringkali kangen dengan nasehat bijak Radit berusaha mencoba mencari jalan agar bisa chattingan dengan pria dewasa yang usianya lima tahun lebih tua itu.
Kadang Maura mengajak Radit ketemuan, terapi lebih sering ditolak dengan alasan sibuk dengan kegiatan baru.
Maura selalu mencari cara agar Ia bisa kembali dekat dengan Radit. Namun Radit justru kebalikannya.
Radit bukan tak memiliki 'keinginan' apalagi 'rasa' untuk mendekati Maura.
Gadis itu cantik, manis dan membuat fikirannya selalu terbayang wajah Maura. Tetapi Ia khawatir jika Maura hanyalah sekedar menganggapnya pelarian saja.
__ADS_1
Radit sering memberi nasehat cinta. Dan Maura memang menimpalinya secara baik bahkan kadang seperti memberi harapan. Tapi Radit tahu, itu hanyalah candaan saja.
Radit takut disakiti Maura. Apalagi secara ekonomi dan penampilan, tak sulit bagi gadis itu untuk mendapatkan ganti seorang Xavier yang bajingan. Namun Maura adalah tipikal perempuan yang setia, hanya bisa memuja satu hati sampai mati.
Itu yang Radit takutkan. Dan Ia selalu memiliki memori buruk setiap kali mencintai.
Viona, Rosalina, Inka, semua gadis hanya datang dan pergi. Tak pernah datang kembali. Dan meskipun wajah Radit tampan, ternyata dia selalu diputuskan hubungan oleh para gadis itu setelah hatinya jatuh terpaut hingga menjadi budak cinta.
Tiga kali berpacaran, bahkan sempat ingin mengikat Inka tunangan. Akhirnya tetap saja Ia selalu disingkirkan secara halus oleh ketiga wanita yang pernah singgah di hatinya. Alasan klise. Sudah tidak bisa lagi dipertahankan.
Bahkan Viona cinta pertamanya, telah mendapatkan banyak sekali dari Radit karena mengetahui kalau Ia adalah anak konglomerat.
Rosalina, tidak tahu jati dirinya. Radit sengaja menutupi perihal keluarganya. Terlebih soal Mamanya yang adalah seorang isteri ketiga dan pernah berprofesi sebagai seorang wanita panggilan.
Ternyata Papanya Rosalina adalah salah seorang pelanggan Mamanya di masa muda. Hingga akhirnya hubungan Radit harus kandas karena tidak ada restu orang tua.
Sementara Viona, gadis manis dan berhati baik. Hubungan Radit sudah sangat cocok dengan Inka yang tidak pernah menanyakan perihal jati dirinya. Hingga Radit sampai memendam keinginan untuk melamar Inka setelah setengah tahun berpacaran.
Namun ternyata Inka memiliki hubungan khusus dengan kakak tiri Radit yang adalah anak dari istri pertama Papanya. Padahal kakaknya itu sudah berkeluarga. Tetapi Inka justru memilih memutuskan Radit demi untuk menjadi selingkuhan Jacky karena Jacky adalah pengusaha muda milenial yang namanya tercatat dalam majalah Tempo sebagai pengusaha hebat paling muda terkenal nomor satu di Indonesia.
Lagi-lagi Radit harus tersungkur dan kandas kapal percintaannya.
Kini ada Maura. Kisah cinta Maura sedikit banyak hampir sama dengannya.
Makanya Radit mengerti sekali kalau Maura sampai beberapa kali nekat bunuh diri.
Untuk itu Radit sudah tutup buku tidak lagi ingin bermain cinta apalagi tergoda untuk menjadi pemujanya lagi.
Dia kini menganut sistem kebebasan. Pergi ke tempat prostitusi jika sangat inginkan itu.
Namun bukan berarti Radit suka sekali berhubungan intim dengan jajan sembarangan. Ia melakukan itu jika benar-benar kepepet. Dan tidak asal tidur dengan sembarang perempuan.
Selain dengan pengaman yang safety, Radit juga tidak ingin masa tuanya dilalui dengan menderita penyakit kel+min karena sering gonta-ganti pasangan. Tidak. Radit tidak mau seperti itu. Dan baru dengan tiga orang saja perempuan saja, Radit pernah bercinta. Salah satunya adalah Inka. Mantan pacarnya sendiri yang ternyata menikah siri dengan Kakak Tirinya.
Perbuatan yang biadab memang.
Radit sendiri merasa kalau dirinya telah berubah menjadi Bangs+t. Secara Inka sendiri yang menyodorkan tubuhnya untuk diicip-icip Radit karena Jacky yang sibuk dan jarang menyambanginya.
Radit akhirnya mau juga bercinta dengan Inka karena perempuan itu menaruh sesuatu di gelas minumannya.
Itu adalah perbuatan paling konyol yang Radit sesali seumur hidupnya.
Inka melayaninya diatas ranjang. Namun menolaknya naik ke pelaminan.
__ADS_1
Kejamnya perempuan yang dia puja dahulu itu. Semakin Radit tidak percaya pada cinta sejati.
"Bang! Bang Radit!"
Radit yang baru saja keluar dari kafe tempatnya nongkrong barusan tiba-tiba ada yang memanggil.
Maura!
Hampir sebulan mereka memang tidak lagi bertemu. Meskipun masih intens saling menjapri dan menanyakan kabar masing-masing.
"Sini Bang! Temenin Aku makan siang!"
Maura menariknya lagi masuk ke dalam kafetaria.
Radit tidak bisa mengelak. Maura yang cantik sekali dengan rambut dijepit ala-ala anak abege tujuh belasan itu menawarinya makan.
"Mau makan apa Bang? Aku mau bakso Malang. Abang?"
"Samain aja deh!"
"Mas, bakso Malang nya dua, es jeruknya dua, tempe krispinya juga dua ya? Terima kasih!"
"Mohon ditunggu ya Kak."
Gadis itu mengangguk.
"Bang, Bang, tengok lipstik baruku. Bagus ga?" tanya Maura seraya menunjuk ke arah bibir.
Terang saja Radit langsung terfokus ke arah bibir Maura yang merona.
Radit seketika merasa tubuhnya bergetar mengingat masa-masa ketika Ia memakaikan Maura baju ketika dirinya dalam keadaan setengah sadar.
"Haish! Dasar bikang!" gumam Radit seraya memalingkan wajahnya.
Maura tertawa. Ia senang bisa menggoda Radit yang memerah wajahnya.
"Sombong sekarang. Susah bener diajak ketemuan! Abang ada kerjaan lain kah?"
Radit tersenyum dan mengangguk.
Bukan ada kerjaan. Tapi Aku memang sengaja menghindar. Secara Aku takut semakin jatuh cinta padamu, Maura! Kakakmu adalah sahabatku. Kalau kau hanya ingin main-main,Kakakmu nanti bisa membunuhku. Aku lebih memilih pertemanan yang abadi ketimbang cinta gila yang sesaat saja. Maaf Maura!
__ADS_1
BERSAMBUNG