ÉCLAIR

ÉCLAIR
episode 21


__ADS_3

Mendengar jawaban Arm raut wajah Amberly langsung berubah, yang tadinya tersenyum manis langsung jadi cemberut.


'jawabannya masih tetap sama.'



"Kamu terlihat cantik kok Amberly, kamu terlihat berbeda dari biasanya."ucap Gio yang sedari tadi berdiri di samping pintu kemudi.



Mendengar ucapan Gio, senyuman Amberly kembali terlihat dan tampak ada semu merah di pipinya.



Melihat itu Arm merasa ada menjanggal di hatinya, rasanya ia mau marah tapi untuk apa dia marah?



Arm mulai merasa ada perbedaan dalam dirinya akhir akhir ini, dia merasa perasaan yang aneh dan unik.



"Masuk." Ucap Arm datar tanpa berbicara lagi Arm langsung masuk ke dalam mobil mewah itu.



Tanpa membantah Amberly pun ikut masuk dan duduk di samping Arm begitu juga dengan Gio yang duduk di kursi kemudi.



Gio langsung mengemudikan mobilnya keluar dari Mansion diikuti oleh tiga mobil di belakang mereka yang diisi oleh bodyguard yang menjaga mereka nanti.


.


.


.


Mobil mewah itu berhenti tepat di depan sebuah gedung yang di sulap menjadi sebuah tempat pesta yang mewah.



Pintu mobil terbuka otomatis sehingga membuat Arm dan Amberly melihat bagaimana mewahnya acara itu.


__ADS_1


Saat kaki Arm turun langsung menyentuh karpet merah, Arm memutar badannya dan memberikan satu tangannya pada Amberly membantu Amberly turun dari mobil.



Tamu undangan yang berada di dalam gedung itu mengalihkan pandangannya melihat Kepala keluarga Altarik yang tampaknya membawa seorang wanita dewasa.



Mata mereka melebar ketika melihat betapa romantisnya seorang tuan Altarik pada pasangannya.



Amberly turun dari mobil dengan dibantu oleh Arm.



"Terima kasih sayang." Ucap Amberly sambil tersenyum manis seperti seseorang kekasih.



Arm terkejut mendengar hal itu, bulu kuduknya terasa berdiri sekarang.



" Hmm." Arm hanya berdehem menghilangkan kegugupannya.




Orang orang tampak terpukau dengan pasangan yang baru masuk itu, bagaimana tidak lelaki yang gagah dan tegap memakai kemeja hitam dipadukan dengan jas merah tanpa memakai dasi dengan dua kancing baju yang terbuka melihatkan sedikit dadanya.



Dan disandingkan dengan wanita cantik dan seksi yang memakai gaun merah dengan belahan dada rendah juga belahan pada bawahannya membuat kaki jenjang itu terlihat saat wanita itu melangkah.


Sungguh pasangan yang sempurna.


Arm langsung berjalan mendekati seseorang lelaki yang menjadi tokoh utama dari pesta ini.



" Selamat ulang tahun Brain dan selamat atas peluncuran perusahaan mu."ucap Arm pada orang yang di panggil Brain tadi.


__ADS_1


Brain tersenyum lebar saat melihat Arm apalagi wanita cantik yang di samping Arm.



"Terima kasih bro." Ucap Brain menepuk bahu Arm pelan.



"Bagaimana perusahaan sekarang?" Tanya Brain basa basi sambil mengambil dua minuman dari pelayan yang kebetulan lewat.



" Berjalan dengan baik." Ucap Arm sambil menerima minuman berwarna merah yang di sodorkan oleh Brain.


"Ini untuk mu nona cantik." Brain memberikan gelas yang satu lagi ada Amberly dengan mengedipkan matanya.


Amberly hanya tersenyum dan mengambil minuman tersebut.



"Terima kasih." Ucap Amberly lembut.



" Ohh suaramu langsung menyentuh hatiku nona." Ucap Brain memegang dada sebelah kirinya dengan wajah dramatis.



Arm hanya memutar bola mata malas melihat hal itu, ia merasa aneh mungkin ia sedikit....


Cemburu??


.



Kepala keluarga Altarik, Arm altarik.


.


.


Bersambung


Jangan lupa untuk like dan vote ya 🙂.

__ADS_1


Salam hangat dari author


__ADS_2