ÉCLAIR

ÉCLAIR
Episode 69


__ADS_3


tempat duduk anggota keluarga Aktarik.


.


.


Karena keluarga Keylix adalah salah satu keluarga yang sangat dekat dengan keluarga Aktarik.



Setiap mengadakan acara apapun semua anggota keluarga Keylix pastilah diundang oleh keluarga Aktarik.



Sebab orang yang membantu Andra membangun kerajaan bisnisnya tak lain dan tak bukan adalah kakek dari Rain, Aryabhata Keylix.



Tapi entah kenapa tiba tiba keluarga itu mengalami musibah saat pulang dari Rusia, pesawat yang mereka tumpangi jatuh dan membuat semuanya meninggal kecuali anak perempuannya yaitu Ayse.



Karena Ayse waktu itu tidak pergi karena sedang ujian sekolah menengah pertama.



Saat itu keluarga Keylix begitu terpuruk sebab kehilangan pemimpin mereka dan membuat kekuasaan menjadi goyah.



Orang orang yang berkerja sama pun membatalkan kontrak mereka karena hak itu.



Pada saat itu yang menangani itu semua adalah sekretaris Arba, orang kepercayaan keluarga Keylix.


__ADS_1


Dan orang ketiga pun masuk yaitu adik dari Arya, ia mengatakan kalau kekuasaan harus berpindah ke tangannya karena tidak ada yang bisa menjadi pewaris tahta keluarga Keylix membuat dia yang harus menjadi kepala keluarga sekaligus pimpinan perusahaan.


Karena tidak adanya pihak kuat di pihak Ayse membuat ia harus memilih untuk mengalah.


Sejak saat itu segala sesuatu di keluarga Aktarik di pimpin oleh Agra, dan hak tersebut membuat Ayse lama kelamaan terlupakan hingga pada akhirnya Ayse tiba tiba dipaksa menikah dengan Adrian Altarik dengan alasan ingin memperkuat hubungan pertemanan.



Ayse yang pada saat itu berumur 20 tahun dan sudah memiliki pacar pun tidak mau ia memberontak dan memilih lari dengan pacarnya.



Hal itu seperti sebuah kotoran yang di lemparkan ke wajah Adrian membuat ia sangat marah dan juga sangat malu.



Hingga hubungan keluarga Aktarik dan Keylix pun renggang saat itu.


.


.


Tuan Adrian kemudian terdiam tapi tampak jelas kalau wajah pria paruh baya itu mulai mengeras.



"Patutlah aku merasa tak asing ternyata dari keluarga Keylix ternyata, bukankah dia sedikit mirip dengan Ayse, Adrian?"tanya Abizard sambil tersenyum tipis pada Adrian.


Tuan Adrian menatap lekat Rain yang berdiri tegap sambil menatap ke arah Tuan Adrian tanpa takut membuat Adrian dapat melihat diri Ayse dalam diri Rain.


"Silahkan duduk Rain."ucap tuan Adrian menghiraukan pertanyaan Abizard.



Abizard hanya terkekeh melihat Adrian yang berpura pura mendengar pertanyaannya.



Rain pun duduk di samping Brain dan disamping Brain ada Magraf.

__ADS_1



Lalu disamping Rain ada Alex lalu Alexa, sedangkan disamping Magraf ada Anka lalu Adrian.



Dihadapan mereka ada Alen dan Narf, sepertinya Kery dan Azren tidak datang.



"Apakah orang itu tidak memiliki jam, hingga ia tidak lihat kalau sudah jam sembilan lewat."ucap Alex yang mulai kesal karena sudah menunggu lebih dari setengah jam.



"Sabarlah Lex, kakak Arm saja belum datang apalagi Pengacaranya."ucap Alen dengan nada menyindir.



Tuan Adrian mendengar hal itu tapi ia tidak bereaksi sama sekali ia masih tetap diam dan menatap ke arah Rain.



Rain hanya menundukkan kepala saat tuan Adrian menatap ia lama seperti ingin memakan dia saja.



Brain yang melihat itu pun mengambil tangan Rain lalu mengelusnya.


.


.


.


bersambung


jangan lupa untuk like and vote ya 🙂


salam hangat dari author 💙

__ADS_1


__ADS_2