ÉCLAIR

ÉCLAIR
Episode 31


__ADS_3

17 tahun yang lalu.


"*Aku sudah sampai, sekarang aku lagi di bandara ingin pergi ke mansion dulu."ucap Arm yang waktu itu baru berumur 20 tahun*.


"....."


"*Iya iya, aku tidak lupa oleh oleh yang kamu titipkan sayang, semuanya ada."Ucap Arm sambil terkekeh ringan*.



*Satu hal yang dapat merubah seseorang dari sifat aslinya yaitu ketika ia bertemu dengan orang yang ia cintai*.


Lihatlah Arm, pria yang dulunya kaku, datar dan juga dingin tapi lihatlah sekarang, dia malah menjadi budak cinta yang terus mengikuti kemauan kekasihnya.


"....."


"*Aku juga merindukanmu."Arm masuk ke dalam mobilnya setelah di bukakan pintu oleh sang bodyguard*.


"...."


"*Sabar sayang. setelah dari mansion aku akan langsung ke apartemen kamu."ucap Arm sambil mengkode sang supir agar mulai menjalankan mobil*.


"...."


"*Kamu dari kemarin loh bilang cemas terus, kan udah aku bilang semuanya baik baik aja dan mungkin itu cuman ketakutan kamu, takut aku tinggal." Arm terkekeh*.


"....."


"*Iya, kalau begitu aku tutup ya, aku akan menemui kamu secepatnya."ucap Arm lalu mematikan sambungan telepon itu*.



*Arm kemudian menatap bodyguard yang sedang menyetir mobilnya, ia merasa belum pernah melihat bodyguard ini, mungkin bodyguard baru pikir Arm*.


"Kamu bodyguard baru ya?"tanya Arm.

__ADS_1


"Iya tuan saya baru berkerja setengah tahun."ucap Bodyguard itu.


"*Nama kamu siapa?"tanya Arm karena setiap Bodyguard tidak di kasih name tag di dada mereka*.



"*Nama saya Arnold Benvolio tuan."ucap Arnold sambil tersenyum*.



"*Benvolio? bukankah itu merupakan keluarga yang cukup terkenal dulu tapi tiba tiba perusahaannya menjadi bangkrut dan sampai sekarang masih tidak tau penyebabnya."ucap Arm* .



*Arnold terlihat tersenyum tanpa merasa tersinggung dengan ucapan Arm yang memang betul*.



*Arm terdiam, wajahnya berubah serius memperhatikan kaca spion mobil, mata kelabu itu menatap tajam kearah spion mobil*.




*Arnold mengerutkan keningnya mendengar pertanyaan dari Arm, mana ad orang yang tidak lancar bawa mobil mencoba menjadi Bodyguard Altarik*.


"Iya tuan." pada akhirnya Arnold tetap mengiyakan walau dalam hati masih menggerutu.


"*Ada yang mengikuti kita, tepat berada di belakang truk itu."ucap Arm menunjuk ke spion*.


Arnold memperhatikan dengan seksama dan memang benar kalau mobil putih itu sedang mengikuti mereka.


*Tepat di simpang empat itu kamu putar arah dan melaju cepat menuju ke sebelah kanan."ucap Arm mengintruksikan*.


__ADS_1


*Arnold menambah kecepatan mobilnya begitu pula dengan mobil putih yang mengikuti mereka pun melaju cepat di belakang*.



*Saat mobil putih itu ingin menghadang mereka Arnold langsung memutar stir hingga berputar arah, lalu Arnold melajukan mobil cepat*.


Sedangkan mobil yang tadi mengejar mereka pun memutar kemudi walaupun sedikit membuang waktu.


"penuh dengan jurang."ucap Arnold dengan suara kecil hampir berbisik.


"*ini memang macam ini, dan hanya sedikit mobil yang melewati jalan ini, sebab jalan ini cuman bisa satu mobil yang lewat dan juga banyak terjadi kecelakaan di tebing ini."ucap Arm bukan bermaksud menakuti tapi memang itu kenyataannya*.


Dor


ban belangkang pecah membuat mobil langsung oleng.


dor dor


Dua kali tembakan yang membuat ban mobil pecah dan jalan mobil mulai susah dikendalikan.


"Coba berhenti dulu."


*Arnold mengikuti perintah Arm tanpa membantah, tapi saat hampir berhenti tiba tiba. sebuah truk dari arah belakang mereka melaju cepat*.


Brakkk


.


.


.


bersambung.


jangan lupa like dan vote ya

__ADS_1


salam hangat dari author 💙*


__ADS_2