
Arnold Benvolio, seorang pria mandiri yang sejak dari umur sepuluh tahun tunggal sendirian karena kedua orang tuanya meninggal karena kecelakaan.
Arn tak pernah menyesali takdir yang diberikan Tuhan ia tetap menjalani hidup dengan baik baik saja.
Tapi sejak percakapan ia dan Amberly kemarin, ia baru merasakan kalau takdir tuhan memang tak seindah yang ia bayangkan.
Banyak hal yang ia kira sudah berjalan baik ternyata bisa terbalik seratus persen hanya karena satu kebenaran.
Mungkin jika ia tidak mengetahui kebenaran itu, ia akan terus menjadi boneka orang lain.
***Berkata jujurlah walau pahit***
Mungkin itu maksud dari kutipan yang pernah ia baca dulu.
Rasanya Arn ingin tertawa keras atas kebodohannya.
Dan yang menjadi permasalahan sekarang adalah bagaimana ia bisa lepas dari belenggu yang mengikatnya saat ini.
Menghilang tiba tiba bukanlah hal yang mudah apalagi ini ia berada dalam keluarga Altarik, keluarga yang cukup tersohor di Turki.
__ADS_1
Ceklek
Arm yang tadi duduk santai di kursi kerja pun langsung duduk tegak mendengar pintu terbuka.
Nampaklah Tuan Adrian yang sedang berjalan memasuki ruangan itu dengan jas hitam membuat pria yang berumur enam puluh tahun itu masih nampak gagah dengan rambut putihnya.
Wajah Arn terlihat santai tidak memperlihatkan raut kesal atau pun marah setelah mengetahui sebenarnya.
"Ada apa dad?"tanya Arn dengan senyuman tipis.
"aku cuman mau memastikan semuanya berjalan dengan lancar, sebab pertemuan keluarga saat ini sangatlah penting."ucap Tuan Adrian sambil mendudukkan dirinya di kursi depan Arn.
"Besok adalah pertemuan keluarga dan juga meresmikan kamu menjadi kepala keluarga Altarik tanpa bisa dilengserkan oleh siapapun dan setelah kamu menjadi kepala keluarga resmi maka kamu akan bisa mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan keluarga Altarik."ucap tuan Adrian panjang lebar.
tak tak tak
Bunyi kuku Arn yang di ketuk di meja.
"Emang siapa yang akan meresmikan Aku, Daddy yang mau meresmikan kedudukan aku kalau kakek mana mungkin dia aja sudah meninggal lima belas tahun yang lalu."ucap Arn.
__ADS_1
"Tangan kakek mu, dia adalah orang yang tau tentang semua keluarga kita dan dia juga seperti tetua di keluarga Aktarik."ucap Tuan Adrian menjelaskan.
"Ooooo seperti itu, aku baru tau kalau kakek memiliki tangan kanan."
"Tangan kanan kakek mu sangatlah unik, dia sangatlah patuh dan juga tidak pernah berhianat serta dia belum menikah sampai sekarang. Dia merupakan seorang anak yatim piatu yang dibesarkan oleh kakek buyutmu dan setelah itu dia mengabdi seumur hidup pada keluarga Altarik."
"Dia pernah tertembak di bagian dada hampir dekat ke hati karena menyelamatkan kakek mu, sejak itulah kakek buyut mu memberikan gelas Altarik di belakang namanya."
Arn mendengarkan dengan seksama sambil sesekali mengangguk.
Sungguh, Arn baru tau kalau keluarga Altarik masih memiliki tetua sebab ia pikir setelah kakek dan juga kakek buyut Altarik meninggal maka tidak ada lagi tetua keluarga Aktarik.
"Oleh sebab itulah, besok semua anggota keluarga Altarik akan datang kesini untuk mendengarkan beberapa warisan yang akan dibagikan yang dibacakan oleh tangan kanan kakekmu."
"Persiapan sudah siap sembilan puluh sembilan persen, semoga saja besok dapat berjalan dengan lancar."
.
.
.
Bersambung
jangan lupa untuk like and vote ya 🙂
__ADS_1
salam hangat dari author 💙