ÉCLAIR

ÉCLAIR
Episode 93


__ADS_3

"Buk Rike ini anak baru yang mendaftar kemarin, kelasnya dimana ya buk."tanya bapak Joerse pada seorang guru perempuan.


"Oooo, kata Buk Hanna dia masuk ke kelas saya pak, kelas 12 A."ucap Buk Rike yang langsung berdiri dari kursi guru.


Sedangkan Rain hanya diam saja sedari tadi bahkan saat bertemu dengan guru guru baru di ruang guru pun ia belum mengeluarkan suara sedikitpun.


"Kalau begitu kamu masuknya sama dengan ibuk aja, kebetulan ibu juga masuk ke kelas 12 A."ucap Buk Rike sambil berjalan mendekati Rain.


Rain mengangguk lalu ia beralih menatap Bapak Joerse.


"Terima kasih pak."ucap Rain.


"iya, sama sama." Bapak Joerse tamak sedikit kagum dengan Rain yang walaupun pendiam ia masih tetap mengucapkan terima kasih.


"Ayo."Ajak Buk Rike lalu ia berjalan terlebih dahulu.



Kembali Rain berjalan mengikuti Buk Rike dengan hening.


.


.


.


"Selamat pagi semuanya."Ucap Buk Rike saat masuk ke sebuah kelas yang sangat ribut tadinya sebelum buk Rike masuk.


__ADS_1


laki laki adalah mayoritas yang ada di kelas itu sedangkan perempuan hanya sepertiga dari jumlah kelas dan sepertinya kelas ini termasuk kelas nakal.



Padahal ketika Buk Rike bilang kelas 12 A, Rain berpikir ia berada di kelas unggul tapi ternyata di sekolah baru ini memiliki sistem yang berbeda.



Beberapa orang yang tadinya duduk di meja pun langsung turun dan duduk di kursi masing masing.



"Wih ada anak baru nih."ucap salah seorang siswa yang duduk nomor dua dari depan, dengan nametag Ary.


"Huiiiiit siapa namanya dek?"ucap lelaki yang berada di belakang, dengan nametag Adelio.


"Tulah, baru liat yang bening aja udah mau keluar aja tuh mata."ucap Orang yang duduk di sebelah Relo, dengan nametag Clara.


"Udahlah kalian berisik aja, ada ibuk tuh di depan."ucap ketua kelas bernametag Royyan.


"SIAP....... UCAPKAN SALAM."


"SELAMAT PAGI BUK."ucap anak sekelas dengan begitu keras hingga telinga Rain rasanya berdengung.


"Kalian bisa nggak sekali kali jadi anak baik gitu, nih ngasih salam aja harus teriak teriak pengen meledak telinga ibuk dengerin kalian ngasih salam."omel Buk Rike.


Dan bukannya merasa bersalah mereka malah tertawa renyah membuat ibuk Rike hanya dapat menghela nafas panjang dengan tingkah anak didiknya itu.


"Baiklah semuanya, ini adalah anak baru pindahan dari Turki. Silahkan perkenalkan diri."ucap Buk Rike mempersilahkan Rain yang sedari tadi masih berdiri di belakang.

__ADS_1


Rain berjalan ke depan tepat di tengah tengah, lalu mata kelabu itu pun menatap sekeliling kelas yang membuat kelas itu seketika hening.



"Nama saya Rain, senang bertemu dengan kalian."ucap Rain singkat padat dan jelas.


Seisi kelas pun hanya menyerngit melihat perkenalan yang begitu singkat dan ditambah dengan nama yang unik dan begitu pendek.


"Ada tambahan lagi?"tanya buk Rike dan dibalas gelengan oleh Rain.


"Baiklah, ibuk harap kalian bisa bergaul dengan baik dengan Rain dan memberikan contoh yang baik bagi Rain."ucap Buk Rike.


"Iya buk."jawab sekelas.


"Baiklah Rain kamu boleh duduk di kursi paling belakang karena cuman itu yang tinggal."ucap Buk Rike menunjuk sebuah kursi yang berada paling belakang dan dipojok kanan, benar benar tempat strategis untuk tidur.


"baik buk."


.


.


.


bersambung


jangan lupa untuk like and vote ya 🙂


salam sukses buat semuanya

__ADS_1


__ADS_2