ÉCLAIR

ÉCLAIR
Episode 68


__ADS_3

Semua anggota keluarga yang sedang duduk pun langsung memutar kepala menatap ke arah pintu yang terbuka menampilkan seseorang yang sudah lama hilang dari pandangan mereka.


Orang yang menjadi tersangka percobaan pembunuhan pada Arm yang membuat hukuman mati sudah di tetapkan untuknya tapi ia tiba tiba menghilang dan tidak terlihat sedikitpun gerak geriknya.


Dan sekarang semua orang kembali melihat orang itu.


Magraf


Magraf duduk di kursi roda yang didorong oleh Brain dengan dua orang pengawal di belakangnya.



Tak ada pergerakan sedikitpun dari anggota keluarga Altarik dan tak ada juga suara yang keluar dari mulut mereka untuk mengobrol atau bahkan hanya menyapa Magraf.



Ya, memang seperti inilah anggota keluarga Altarik yang lainnya kepada Magraf.



Magraf seperti tidak ada di pandangan mereka karena kembali lagi ke cerita awal, Magraf hanyalah anak hasil hubungan tanpa ikatan atau bahasa kasarnya anak haram.



Brian yang memakai setelan jas berwarna abu abu pun masuk ke dalam ruangan itu dan ternyata di belakang Brain berdiri seorang gadis cantik memakai dress berwarna abu abu dengan rambut digerai berjalan sambil menunduk.



Mata semua orang beralih ke arah gadis itu berfikir apa hubungan gadis itu hingga ia bisa hadir di acara keluarga Aktarik yang memang hanya diisi oleh keluarga Aktarik saja.


__ADS_1


"Siapa dia?"sebuah pertanyaan keluar dari mulut Abizard sambil menunjuk gadis berambut cokelat itu.



Gadis itu pun terdiam begitu juga dengan Brain yang sudah menghentikan kursi roda ayahnya di dekat meja tempat anggota lainnya duduk.



Perlahan lahan kepala gadis itu pun terangkat dan semua orang pun sedikit terkejut melihat wajah gadis itu sebab mereka seperti mengenal bentuk wajah itu.



Dan keterkejutan merek tak sampai di situ mereka juga terkejut melihat manik Abu abu yang merupakan ciri khas keturunan keluarga Altarik.


"Dia kekasih ku kakek."ucap Brain menatap ke arah Abizard.


Abizard menatap sekilas pada Brain lalu ia kembali menatap ke arah gadis itu memerhatikan dengan seksama wajah gadis itu.




"Perkenalkan dirimu sayang."ucap Brain lembut menatap ke arah Rain.



Rain tersenyum lalu mengangguk.


Rain membungkukkan badannya tanda menghormati orang yang ada di dalam ruangan itu.


"Perkenalkan nama saya Rain, saya kekasih Brain."ucap Rain singkat.

__ADS_1


"Siapa nama keluarga mu?"kali ini tuan Adrian lah yang membuka suara bertanya, dia benar benar penasaran dengan gadis ini.


Rain tampak terdiam beberapa saat lalu ia menatap kearah Brain meminta pendapat tapi Brain hanya diam tanpa mengatakan atau memberi kode.


"Kau tak perlu takut, aku menanyakan hal ini agar kita bisa semakin dekat dengan keluarga mu dan bisa bergerak ke jenjang yang lebih serius."ucap Tuan Adrian yang mengerti kalau Rain yang ragu ragu menyebutkan nama keluarga.


'maafkan aku Bu, karena melanggar ucapan mu.'ucao Rain dalam hati sambil mengambil nafas dalam dalam.



"Namaku adalah Rain Keylix, nama keluarga ku adalah Keylix."ucap Rain dengan suara tegas.



Semua orang tanpa membulatkan mata dan lain hal dengan Tuan Adrian yang mengelus dagu sambil memikirkan sesuatu.



Siapa anggota keluarga Aktarik yang tidak mengenal keluarga Keylix.


karena keluarga itu adalah.....


.


.


.


bersambung


jangan lupa untuk like and vote ya 🙂

__ADS_1


salam hangat dari author 💙


__ADS_2