ÉCLAIR

ÉCLAIR
Episode 87


__ADS_3

"Aku tidak pernah merasa kehadiran Rain menjadi beban bagi ku tapi mungkin Rain yang berpikir dia adalah beban."ucap Leonard menatap wajah Rain yang masih tertidur.


"Baru enam tahun umur Rain aku sudah meninggalkan dia dengan seorang pengasuh, memberikan harapan palsu pada anak kecil yang pada saat itu sangat membutuhkan seorang ibu. Aku pergi meninggalkan dia bukan semata untuk kesenangan ku saja tapi untuk masa depan Rain."


"Aku adalah pewaris sah keluarga Keylix dan karena ibuku meninggal karena di b\*nuh membuat kakekku malah menurunkan ke anaknya dan kamu tau sendiri kalau sudah berhubungan dengan harta maka tidak ada yang namanya keluarga."


"Pamanku selalu mencoba mencari cara untuk membunuhku agar tidak ada lagi keturunan sah keluarga Keylix, saat itu aku tau selain nyawaku pasti nyawa putriku juga akan menjadi incaran mereka, oleh karena itulah aku memilih menjauh dari Rain dan mulai mengambil kembali yang sejatinya memang milikku."


Arn tetap berdiri sambil mendengarkan cerita Leonard.



"Mungkin sebagian orang mengatakan aku kejam dan tidak memiliki perasaan tapi sungguh aku melakukan semua ini demi Rain, demi putriku."lanjut Leonard terus mengelus rambut Rain.



"Dan tentang balas dendam itu?"tanya Arn.

__ADS_1


Leonard bangkit dan berjalan kearah sofa yang berada sedikit jauh dari tempat tidur Rain diikuti oleh Arn.


"Soal dendam itu sebenarnya tidak hanya di mulai dari aku tapi juga dari Amberly yang merupakan pacar Arm. Sepuluh tahun yang lalu seorang wanita datang ke kantor, pada saat itu aku sudah berhasil mendapatkan warisan keluarga Keylix."


"Wanita itu berwajah datar dan juga dingin tapi dari matanya aku dapat melihat ada sebuah dendam yang membara disana."


"Aku menemuinya dan saat itulah dia mulai menceritakan bagaimana awal mula kematian kekasihnya."


"Arm adalah pewaris sah keluarga Altarik pada saat itu, tapi satu hal yang tidak diketahui oleh semua orang yaitu Arm sebenarnya tidaklah menyukai apa yang dia kerjakan. Amberly menceritakan bagaimana kematian Arm yang sebenarnya bukan saja karena kecelakaan tapi juga karena kopi yang diminum Arm sudah diberi racun."


"Pada saat itu aku terkejut karena mendengar hal itu dan mulai saat itu aku mulai berkerja sama dengan dia mencari kelemahan keluarga Altarik serta terus mencari celah agar bisa masuk kedalam sana."


Leonard tampak tersenyum mendengar hal itu.


"pernah mendengar kalimat, sekali dayung dua pulau terlampaui. itulah yang aku lakukan."


"Aku tidak sebaik itu bisa melupakan apa yang telah dilakukan oleh keluarga Aktarik pada orang tuaku dan aku juga tidak akan pernah melupakan kelicikan keluarga Altarik yang dengan teganya merubah kekasih ku menjadi boneka mereka."ucap Leonard dengan tangan mengelus pipi Arn.

__ADS_1


Arn mengelus tangan Leonard yang ada di pipinya lalu mencium telapak tangan itu.


"Maafkan aku karena terlambat menyadari semuanya dan membuat kamu harus berjuang keras sendiri."ucap Arn menatap kearah Leonard dengan lembut.


Manik mata Leonard tampak berkaca kaca menatap Arn, tak pernah terpikir olehnya ia akan berhasil melakukan semua ini.


"Aku mencintai mu dan akan selalu mencintaimu."


.


.


.


bersambung


jangan lupa untuk like and vote ya 🙂

__ADS_1


salam hangat dari author 💙


__ADS_2