![[TAMAT] 3 Masa 1 Rasa](https://asset.asean.biz.id/-tamat--3-masa-1-rasa.webp)
"Kak Maya," sapa gadis cantik dari jurusan Teknik Lingkungan. Tiara, gadis itu menemui Maya di kantin sambil membawa teman-temannya dari jurusan Ekonomi serta Teknik Mesin. Tentu saja mereka adalah pengurus BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Universitas Angkasa. Tiara masih saja berorganisasi, bahkan gadis itu semakin cemerlang di organisasi saat ini.
"Silakan duduk, Tiara, dan ...," Maya mempersilakan para tamunya duduk.
"Saya Hadi Wiratama dari Teknik Mesin," sapa mahasiswa pertama.
"Saya Kirana Anggita, Ekonomi," sapa mahasiswa kedua.
Maya kemudian menjelaskan idenya seperti yang ia sampaikan pada Herryl dua malam lalu.
"Kalau Kak May mau, kita bisa buat proyek ini atas nama Universitas. Nanti izinnya akan lebih mudah untuk dilaksanakan di daerah Kak May," usul Hadi.
"Oh, iya? Boleh," jawab Maya. Mereka kemudian merencanakan sesuai dengan bidang pendidikan masing-masing. Tiara yang akan membuatkan proposal pengajuan ke pihak rektorat. Mereka berpisah setelah urusan mereka selesai. Maya memilih pulang karena memang tidak ada lagi perkuliahan hari itu.
...***...
Dalam waktu sepekan, mereka berempat telah mendapat waktu untuk bertemu dengan pihak rektorat. Pagi ini Maya dan tim bersiap untuk mempresentasikan ide mereka. Saat pukul 09.00, sekretaris rektor mempersilakan keempat mahasiswa tersebut untuk masuk ke ruang rapat.
"Dengan adanya tempat pengelolaan sampah terpadu ini, kami harap warga semakin bersemangat menjaga kebersihan lingkungan dan tercipta lapangan kerja melalui pembuatan kerajinan dari bahan daur ulang," rinci Maya mengenai tujuan proyek mereka. Maya kemudian duduk dan menunggu jawaban jajaran rektorat.
__ADS_1
"Ide bagus. Kami akan mengabari kembali terkait pembiayaannya. Soal izin dari kampus, Mbak Nunik sedang membuatkan suratnya. Selamat Maya, idemu sangat bagus," ucap Rektor setelah mereka mendiskusikan proposal yang dipresentasikan oleh Maya.
"Terima kasih, Pak," ucap Maya dan teman-temannya. Terdengar tepuk tangan dari jajaran rektorat beserta dekan Fakultas Teknik dan Ekonomi yang ikut serta dalam rapat.
"Maya, saya bangga padamu," ujar Pak Bambang, Dekan Fakultas Teknik, sambil menyalami Maya. Maya menyambut tangan lelaki paruh baya itu kemudian mengangguk.
"Terima kasih, Pak. Ini juga berkat kerja sama teman-teman dan bimbingan Bapak," jawab Maya.
Setelah rapat selesai, keempat mahasiswa tersebut berkumpul di kantin membicarakan rencana mereka, tentu setelah Maya mengantongi surat izin yang dibuat oleh Mbak Nunik.
"Terima kasih, Kak Maya. Kami jadi bisa buat skripsi tahun depan dengan proyek ini sebagai bahannya," ujar Hadi lagi. Kirana dan Tiara mengiyakan.
Saat itu Randi melihat Maya di koridor.
"Rapi banget, lo," sapa Randi. Karena mereka sempat di Crown, Randi jadi semakin dekat dengan Maya. Ia tidak sungkan lagi untuk akrab dengan gadisnya Herryl itu karena Maya sudah menjamin ia tidak akan diganggu Herryl.
"Selesai ketemu Pak Rektor," jawab Maya.
"Wih, mainnya rektor. Ngapain?" tanya Randi lagi, takjub.
__ADS_1
"Bahas proyek buat skripsi," jawab Maya.
"Enak, ya, lo, May. Bisa gampang banget keluar idenya untuk skripsi. Gue sampai sekarang masih belum ngerti gue mau ngapain," keluh Randi. Mereka berdua duduk di salah satu sisi koridor. Maya dan Randi duduk di kursi panjang yang ada.
"Randi, kamu bisa, kok, kalau kamu lihat sekitar kamu. Kaitkan dengan disiplin ilmu yang kita pelajari. Pasti bisa. Kita ini, kan, ada di jurusan yang erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari," nasehat Maya.
"Apa iya?"
"Iya. Kamu bisa, kok, buat perencanaan struktur bangunan di sekitar rumah kamu. Kamu juga bisa lihat-lihat di daerah lain untuk dapat ide," jawab Maya lagi.
Randi terdiam sejenak lalu tersenyum.
"Iya juga, ya, May. Nggak salah lo jadi ceweknya Ketua OSIS. Pemikiran lo luas, suka nyemangatin temen-temen lagi," sahut Randi memuji. Randi tidak tahu bahwa pujiannya menyebabkan pipi Maya merona. Herryl.
"Apa, sih, Randi. Yuk, ke kelas," elak Maya menutupi gugupnya.
...-bersambung-...
hai halo hai. terima kasih, ya, temans, mau menyimak cerita ini.
__ADS_1
share yuk, fakta baru apa yang kalian dapat selama baca kisah Herryl dan Maya?