[TAMAT] 3 Masa 1 Rasa

[TAMAT] 3 Masa 1 Rasa
Metafora Semangat dan Kesuraman


__ADS_3

Maya mempresentasikan denah dan teori yang ia gunakan.


"Jadi, Anda akan membangun Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu di daerah Anda?" tanya Pak Iksan, dosen pembimbing sekaligus penguji Maya dalam seminar kali ini.


"Iya, Pak. Saya melihat ada permasalahan terkait kesadaran membuang sampah di lingkungan saya. Kemudian saya mendiskusikan bersama teman-teman dari jurusan lain mengenai solusi terbaik mengatasi masalah di lingkungan saya sehingga terciptalah rencana Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu yang saya buat perencanaan strukturnya." Maya menjawab pertanyaan tersebut sesuai dengan proposal seminar yang ia buat.


Kemudian Pak Iksan menanyakan kembali terkait denah yang Maya rancang. Hasil dari seminar hari ini adalah Maya lulus dengan revisi denahnya.


"Maya, silakan Anda diskusikan dengan tim Anda terkait detil maketnya. Saya tunggu hasilnya di sidang akhir," ujar Pak Iksan setelah selesai.


"Sidang akhir, Pak?" tanya Maya seolah tidak percaya. Bagaimana dengan Seminar kedua?


"Kamu sudah lulus seminar, tinggal sidang akhir, bukan?" jawab Pak Iksan meyakinkan kembali.


"Terima kasih, Pak," ujar Maya. Jadi, May bisa memangkas satu semester?


Sebuah keistimewaan diberikan pada mahasiswa tertentu yang dinilai membuat gebrakan dalam tugas mereka. Keistimewaan tersebut bisa berupa pemangkasan tugas seperti yang Maya alami.


Gadis itu kemudian pamit kepada dosennya, bersegera menyelesaikan urusan terkait proyeknya dan tugas akhir. Maya sudah menyelesaikan semua mata kuliah sehingga ia bisa fokus pada tugas akhirnya.


Maya segera menghubungi timnya untuk membahas maket. Selain untuk keperluan tugas akhir, Metal Energi juga meminta maket buatan Maya sebagai taksiran bangunan yang akan tercipta.

__ADS_1


"Kak Maya langsung sidang akhir? Selamat, ya, Kak. Oh, iya. Saya sudah menghubungi pihak kelurahan, besok kita diundang untuk mempresentasikan proyek kita. Kakak bisa?" tanya Tiara.


Maya dan timnya sedang duduk di gazebo membahas kelanjutan proyek mereka.


"Iya. Besok kita ke kelurahan, ya," ajak Maya.


"Setelah dari kelurahan, kita rancang maketnya," usul Hadi. Maya menggeleng.


"Maket biar May saja yang buat, itu tugas akhir May. Nanti Hadi tolong kirim gambar mesinnya sama Tiara tolong cek hasil jadinya, ya," tolak Maya.


"Iya, deh. Tapi kalau butuh bantuan, Kak Maya bilang, ya," ujar Tiara. Hadi dan Kirana mengiyakan ucapan Tiara. Maya mengangguk.


Pagi ini Maya sudah menunggu Tiara dan yang lainnya di halte depan kantor kelurahan Anyelir. Akhir-akhir ini jas almamater biru muda miliknya sering ia pakai. Gadis itu tersenyum memandangi jas biru muda di tangannya. Mirip jas OSIS milik Herryl dahulu, batinnya. Maya tidak dapat melupakan lelaki yang menjadikannya pusat dunia itu. Lelaki yang menawarkan mawar lavender padanya. Lelaki yang sama yang membuatnya menutup akses komunikasi dengan tidak mengindahkan panggilan maupun pesannya.


Herryl sudah lama tidak menghubungi. Apakah dia sudah lelah? Sudahlah, nggak apa-apa kalau kami berpisah. Terlalu banyak rintangan yang tidak dapat kami lewati. Biarlah jalan sendiri saat ini. Tapi ...


Monolog hati gadis itu mendesak butiran bening di matanya untuk keluar. Jatuh menetesi jas biru muda miliknya. Tetesan itu semakin menderas. Syukurlah ia duduk di sisi halte yang membelakangi jalan sehingga tidak menjadi tontonan orang lewat.


"Ryl ...." gumam Maya.


"Ya?" jawab seseorang yang membuat Maya menoleh. Sesosok lelaki tinggi berdiri di sampingnya. Maya perlahan mendongakkan kepalanya, ingin mengetahui wajah lelaki itu.

__ADS_1


"Mbak panggil saya?" tanya lelaki itu. Maya segera mengusap air matanya. Bukan Herryl rupanya.


"Oh, nggak. Maaf, Mas," Maya mengelak. Lelaki itu kemudian kembali berjalan menjauh dari Maya.


"May, kamu manggil aku?" sebuah suara membuat Maya berbalik. Jantungnya berdegup kencang. Herryl?


^^^I've been trying to reach you^^^


^^^'Cause I've got something to say^^^


^^^But you're talking about^^^


^^^Just nothing at all^^^


^^^And you're slipping away*)^^^


...-bersambung-...


hai halo hai. terima kasih, ya, selalu mengikuti cerita ini.


*) you make me feel by westlife

__ADS_1


__ADS_2