
**Readers tercinta....
kalo udah baca budayakan
Like... komen....vote...
Happy Reading....
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰**
------‐----------------
Tidak ada kabar lagi dari Andi setelah malam kemaren dia menelpon. Keduanya seolah larut dalam kehidupan masing-masing. Rani kembali membuka buku-buku pelajarannya sesekali, Andi juga sibuk dengan tugasnya.
Tiga bulan kemudian.....
Disinilah Rani sekarang, sebuah universitas yang ditunjuk sebagai salah satu kampus yang menyelenggarakan PPG untuk guru kontra 3T. Surabaya, kota indah yang sekarang Rani datangi. Dia tidak sendiri, teman-temannya juga disana.
Mereka diberikan asrama oleh panitia selama 6 bulan disana. Hari-hari berlalu dengan kesibukan masing-masing yang cukup menyita waktu serta pikiran. Tidak jarang saat mereka pulang, semuanya tertidur karena kelelahan. Seperti sore ini, mereka yang baru merebahkan badannya dikejutkan dengan Hp milik Melati.
Tinggg.....
Mela_
"Hallo, assalamualaikum"
Bang Yogi_
"Walaikumsalam, ngapain sayang?"
Mela_
"Baru pulang bang, capek banget nih, abang apa kabar?"
Bang Yogi_
"Alhamdulillah baik, lagi turun kekota nih, makanya bisa telpon, ada sinyal, udah makan?"
Mela_
"Udah dikampus, abang sehat-sehat kan?"
Bang Yogi_
"Alhamdulillah sehat, doain abang terus ya, abang gak bisa lama nih telponnya, udah dulu ya, jaga diri baik-baik, assalamualaikum"
Mela_
"Walaikumsalam"
Tuttttt.....
"Bang Yogi ya?" Tanya Rani yang terjaga dari tidurnya.
"Iya, lagi turun kekota makanya bisa hubungin, bang Andi gimana?"
"Gak ada kabar" ucap Rani singkat.
"Sibuk mungkin, bang Yogi aja tadi cuman sebentar ngomong sama aku"
"Entahlah, males mikir yang gak pasti. Yang pasti itu sekarang perut minta diisi" seloroh Rani.
Seperti itulah hari-hari mereka, hari berganti minggu sampati tidak terasa waktu bergerak sangat cepat.
3 bulan lebih mereka di Surabaya. Mereka masih disibukkan dengan kegiatan pelatihan yang lumayan menguras otak. Dilain tempat, seorang prajurit tengah berbahagia karena mendapat kenaikan pangkat. Setelah 2 minggu kepulangan dari Papua, Pratu Yogi dan teman-temannya mendapat kenaikan pangkat. Jadi sekarang Pratu Yogi telah berubah menjadi Praka Yogi
Malam minggu selalu menjadi malam panjang bagi penghuni asrama, mereka bisa begadang sepuasnya karena besok bisa sedikit santai melapas penat. Kegiatan malam minggu bagi gadis-gadis disalah satu kamar ini berbeda-beda.
Saat ini, Rani tengah asik chattingan dengan teman-teman di Fbnya.
"Eh,,, ini siapa?" Tanya Mela saat melihat salah satu akun yang sedang online.
"Enggak tau, dia ngirim permintaan, aku konfirm. Nih, lagi aku tanyain siapa"
"Hati-hati jaga hati, jangan sampe dari dunia maya dibawa kedunia nyata. Ingat bang Andi tuh"
"Ye elah, cuman kenalan aja kan gak papa"
"Semua berawal dari kenalan sampai akhirnya kepelaminan. Kan gak mungkin kepelaminan kalo gak saling kenal.
"Iya.. iya... yang mau nikah udah banyak kemajuan nih, Dewi masih telponan akhi?"
"Masih tuh diluar, mereka serius kayaknya"
"Baguslah, ngapain pacaran lama-lama, jagain jodoh orang, gak bermanfaat"
"Hehehehe...."
"Eh, dibalas nih chatnya"
"Namanya Mas"
"Orang jawa?"
"Bukan, katanya orang asli Aceh"
__ADS_1
"Dah liat orangnya gimana?"
"Belum, katanya kelahiran 79"
"Eh buset, dah tua dong buk, jangan-jangan suami orang tuh, atau duda, ihhhh"
"Bentar aku cek akun dia mau lihat photonya"
Rani dan Mela terkejut melihat sang pemilik akun yang tadi mereka bilang tua.
"Wahhh... ganteng buk, lebih ganteng dari bang Andi ya?" Ucap Mela setelah melihat photo sang pemilik akun.
"Iya ya, gak nampak seperti orang kelahiran 79"
"Lha terus, lo mau lanjutin gitu? Ingat jaga hati"
Rani yang dinasehatin hanya cengar-cengir. Saat sedang asik-asiknya, mereka dikejutkan suara dering Hp Mela.
Mela_
"Hallo, assalamualaikum abang"
Bang Yogi_
"Walaikumsalam sayang, apa kabar, kok belum tidur?"
Mela_
"Kan malam minggu, abang apa kabar?"
Bang Yogi_
"Abang lagi gak baik nih"
Mela_
"Hah... kok bisa? Abang sakit? Udah diperiksa dokter?"
Bang Yogi_
"Sakit abang gak bisa disembuhin sama dokter"
Mela_
"Kok gitu? Emang abang kena santet ya?"
Bang Yogi_
"Iya,,, disantet rindu sama kamu"
Mela_
Bang Yogi_
"Dek, abang udah di Balikpapan nih, pengajuan nikah kita udah beres, karna kamu masih PPG berarti kita tunda 3 bulan kedepan ya nikahnya?"
Mela_
"Hehehe... iya. Berarti Mela gak harus kesana lagi kan?"
Bang Yogi_
"Kalo kamu mau kesini dengan senang hati abang menerima, abang pulang kesana sekalian cuti pernikahan aja ya?"
Mela_
"Yeee... iya pulangnya nanti aja, abang pulang sekarang pun kita gak bisa ketemu, Mela kan di Surabaya"
Bang Yogi_
"Satu lagi, pangkat abang dah naik jadi Praka"
Mela_
"Hore....selamat ya calon imamku"
Bang Yogi_
"Terima kasih calon istriku"
Mela_
"Udah lama abang pulang? Kok baru telpon?"
Bang Yogi_
"Udah 2 minggu, tapi begitu pulang gak bisa langsung santai ada beberapa yang harus diselesaikan"
Mela_
"Oh gitu....terus kok bang Andi gak hubungin Rani?, dia satu kamar sama Mela disini"
Bang Yogi_
"Oh ya... salam buat dia, kalo soal Danru abang kurang tau"
__ADS_1
Mela_
"Semoga mereka menemuka jalan yang terbaik"
Bang Yogi_
"Kok kata-katanya aneh? Kenapa dengan Rani?"
Mela_
"Entahlah bang, Mela aja bingung lihatnya, udah punya tunangan masih mau diajak kenalan sama cowo lain di Fb"
Bang Yogi_
"Sekarang Raninya mana?"
Mela_
"Ada nih didepan Mela lagi chattingan"
Bang Yogi_
"Abang ngomong sama Rani bentar boleh?"
Mela_
"Bentar, Mela kasih Hpnya dulu"
"Nih buk, calon imam gue mau ngasih wejangan kayaknya buat loe" ucap Mela sambil menyodorkan Hpnya kearah Rani.
"Elo tuh, klo mau menggosip jangan didepan orangnya, untung hati gue selebar langit diangkasa" ucap Rani kemudian menyahut panggilan dari Bang Yogi.
Rani_
"Hallo abang terganteng, terbaik sepanjang masa, ada apa tumben minta ngomong sama Rani, gak takut calon istri cemburu?"
Bang Yogi_
"Hehehehe... kamu ini ada-ada aja. Apa kabar?"
Rani_
"Alhamdulillah baik, abang sehat juga kan? Pastilah, orang baru naik pangkat ya pasti sehat dan bahagia, semoga cepat kepelaminan"
Bang Yogi_
"Amin,,, kamu juga ya? Gimana sama Danru?"
Rani_
"Ya gitu deh, gak jelas"
Bang Yogi_
"Gak jelas gimana? Kalian juga belum ngajuin nikah kantor kan?"
Rani_
"Belum bang, orangnya aja gak ada kabar, terus orang tua Rani tunggu dia ke Aceh buat melamar secara resmi, tunangan kemaren gak dianggap sama ayah Rani"
Bang Yogi_
"Terus bang Andi kapan mau ke Aceh?"
Rani_
"Gak tau, dia gak bilang apa-apa"
Bang Yogi_
"Rumit ya hubungan kalian? Abang gak bisa bilang apa-apa"
Rani_
"Ya seperti itulah, makanya Rani juga gak bisa bilang apa-apa, tapi satu hal yang pasti Rani gak bisa kesana kalo dia gak jemput, ayah gak akan kasih restu"
Bang Yogi_
"Abang kalo udah menyangkut restu orang tua abang gak bisa bilang apa-apa. Karena setiap restu orang tua ada doa yang mengiring dalam kebaikan kita"
Rani_
"Maka dari itu, Rani gak mau maksa bang Andi untuk datang, dan Rani gak menutup diri dari orang lain, karna kita gak tau siapa jodoh yang Allah berikan kekita, bisa jadi orang yang kita cinta malah bukan jodoh kita kan?"
Bang Yogi_
"Iya, abang setuju, ya udah abang doakan yang terbaik untuk kamu selalu, udah dulu ya, abang mau ngomong sama calon istri lagi, tolong kasih Hpnya buat Mela!"
Rani_
"Oke,,,makasih ya bang"
"Nih... calon calon istri, calon misua masih mau melepas rindu" ucap Rani menyerahkan Hp ke Mela.
"Oke...." ucap Mela.
__ADS_1