
Dear.... Redears
budayakan like, komen dan votenya ya...
biar aku makin semangat...
Thank quuuu...
---‐---------------------------
Setelah kepulangan Praka Yogi dari Papua, Mela terlihat sangat bahagia. Mereka sering telponan atau sekedar chattingan bahkan mengungkap isi hati di dinding Fb masing-masing.
Hal serupa tidak berlaku bagi Rani dan Andi. Keduanya seakan teguh dengan pikiran masing-masing. Rani tidak bisa membantah orang tuanya, sementara Andi enggan menemui orang tua Rani dengan berbagai alasan.
Minggu ini menjadi minggu terakhir mereka di Surabaya. Setelah melalui 6 bulan pendidikan akhirnya mereka akan benar-benar terpisah kali ini.
"Mohon perhatian semua penghuni kamar istimewa ini, ibu Mela yang sewangi Melati ini mau memberi pengumuman sebentar kepada paran penghuni supaya dapat menghadiri acara pernikahan ibu Mela tercinta yang cantik jelita ini 2 minggu lagi, dan untuk ibu Rani sama ibu Dewi yang terhormat, anda berdua akan ikut ke Bandung bersama saya dan tidak ada bantahan oke!" Ucap Mela penuh aksi.
"What??? Are you kidding me?" Tanya Rani.
"Eh Mel, aku ijin dulu kerumah, gak bisa main ikut-ikut aja." Ucap Dewi.
"Ih kalian tega, aku dah susun acara ini sesuai jadwal kita, Putra sama Adam aja ikut, masak kalian tega. Orang rumah juga gak bakal tau." Ucap Mela memelas.
"Jadi para cowo-cowo itu ikut juga?" Tanya Rani memastikan.
"Iya, orang tuaku juga menunggu kalian, bang Yogi juga mau kalian datang, ayolah kapan lagi kalian jalan-jalan kebandung?" Ucap Mela tersenyum.
"Kalo kalian sudah pulang, pasti susah untuk pergi jauh, lagian ini gratis gak pake bayar hotel buat nginap, coba kalian pergi sendiri pasti banyak habis duit." Ucap Mela kembali.
Rani dan Dewi saling pandang sebentar sampai akhirnya mereka tersenyum bersama.
__ADS_1
"Oke Bandung, I'm coming." Ucap Rani diangguki oleh Dewi.
"Nah gitu dong, bandel dikit gak papa, yang penting jangan aneh-aneh." Ucap Mela tersenyum.
---------------------------
Bandung....
"Welcome home." Ucap Melati saat sampai kerumahnya.
"Selamat datang anak-anak Bunda yang cantik dan ganteng." Ucap Bunda Mela menyambut kedatangan Mela dan teman-temannya.
"Makasih Bunda udah nerima kami." Ucap Adam.
"Ayo masuk, kalian mandi dulu terus kita makan siang, kalian pasti mau nyicipin masakan Bunda kan?" Ucap Bunda Mela.
"Oke Bun, makasih." Ucap mereka kompak.
Para geng pendukung juga ikut membantu acara siraman yang akan dilaksanakan besok. Setelahnya akan ada acara pengajian.
"Sorry ya sob, kalian belum bisa jalan-jalan, tapi tenang entar selesai acara, gue bawa kalian keliling komplek." Ucap Mela.
"Eh buk, kalo keliling komplek gak payah nunggu lo kawin, dari kemaren juga gue dah keliling komplek." Ucap Adam.
"Ngapain loe keliling komplek? Mau cari jodoh?" Tanya Mela.
"Merangkap, sambil nyelam minum air kan lumayan, cewe-cewe Bandung katanya cantik-cantik. Pulang pendidikan bawa bini." Seloroh Adam.
"Pulang pendidikan bawa ilmu ini malah bawa istri. Tapi emang iya cewe Bandung tuh cantik-cantik contohnya aja yang lagi ngomong sekarang." Ucap Mela percaya diri.
"Ya cantik dari belakang." Ledek Adam.
__ADS_1
Hari-hari yang dilewati oleh mereka sebagai pengantar Mela ke pelaminan. Mereka juga ditunjuk sebagai pagar ayu dan pagar bagus dihari pernikahan Mela.
"Gimana sama bang Andi?" Tanya Mela disela perbincangan mereka.
Teman-teman Rani yang lagi juga menatap kearah Rani dengan tatapan ingin mendapatkan jawaban.
"Santai, jangan mikirin aku, fokus aja keacara nikah besok, loe gak dag dig dug apa?" Jawab Rani diluar harapan teman-temannya.
"Yang ditanya malah tanya balik gimana sih?" Ucap Dewi.
"Iya nih, lama-lama nyebelin juga dia." Sahut Mela.
"Lagian kalian udah lihat sendiri gimana masih nanya, selama disini kalian lihat gak aku ngomong sama bang Andi? Gak kan?" Ucap Rani.
"Ya maksud kita tuh, elo sendiri sekarang gimana nentuin sikap? Sampe kapan loe nunggu dia kasih kepastian?" Ucap Mela.
"Aku gak berasa nunggu dia, kalo kedepan ada laki-laki lain yang berani datang kerumah aku mau-mau aja asal sesuai selera." Ucap Rani tersenyum sambil menaik-naikkan alisnya sebelah.
"Ah... kalian pasangan paling menyebalkan yang pernah kutemui." Ucap Mela kesal.
"Loe Wi gimana sama si Akhi?" Tanya Mela kembali.
"Alhamdulillah lancar, pulang dari sini mungkin akan ada acara keluarga." Jawab Dewi.
"Jadi si Akhi dah pulang dari Mesir?" Tanya Rani.
"Udah 2 bulan yang lalu." Jawab Dewi.
"Kalian para cewe udah pada ada calon, kita kapan Put?" Tanya Adam.
"Kita cowo, gampang tuh, yang penting dompet terisi." Ucap Putra.
__ADS_1
"Iya ya, kita biar udah matang tetap bisa dapat daun muda, kalo cewe udah matang susah ya." Seloroh Adam yang mendapat tatapan tajam dari para gadis.