Abang Tentara, Tembak Aku!!!

Abang Tentara, Tembak Aku!!!
Pertemuan...


__ADS_3

Setelah menempuh beberapa jam mereka sampai dikota disebuah desa, panitia yang mendampingi memberi instruksi untuk mereka beristirahat karena besok ada acara penyambutan dari kepala suku, kepala desa dan TNI yang menjaga keamanan disini.


Rani mendapat satu kamar bertiga dengan kawannya yang perempuan, sedangkan yang laki-laki hanya 2 orang.


Setelah melepas lelah sebentar mereka mencari kamar mandi dan kamar mandi disini tidak seperti biasanya. tidak ada seorangpun yang mandi karena tempatnya benar-benar tidak layak. mereka sepakat nanti akan coba ditanyakan pada perangkat desa.


Beberapa orang desa sudah datang, mereka membawa makanan dan minuman untuk mereka, semuanya hasil alam disini, ikan air tawar dan juga sayur-sayuran. Panitia dan perangkat desa datang dan mengajak mereka makan bersama.


Selesai makan malam mereka masih duduk bersama kepala desa, beliau mengatakan bahwa didesa ini ada rumah yang dibangun untuk tenaga guru sama seperti bidan desa yang juga mendapatkan rumah dinas didekat pos TNI penjaga perbatasan. Desa ini memang berada didekat perbatasan Indonesia - Malaysia. Bahkan warga disini ada yang bekerja ke Malaysia tiap hari. Hanya beberapa menit jalan kaki mereka sudah menyebrang kenegri jiran. Besok setelah acara penyambutan mereka akan pindah kerumah dinas tersebut.


Udara dingin dengan hawa sejuk dari hutan serta suara ayam berkokok membuat mereka tersadar dari tidur yang tidak nyenyak, dari tadi malam nyamuk yang datang berkunjung tak pernah sedikit membuat mereka semua ingin menjerit ditengah malam. Dan sekarang mereka semua sudah bangun karena mendengar ketukan pintu dari luar.


Tok tok tok...

__ADS_1


"Iya sebentar..." jawab Rani. Mereka baru selesai shalat subuh kesiangan.


"Kalian semua bersiap ya, sebentar lagi acara dimulai, kita percepat acaranya karena setelah serah terima kalian, kami akan kembali ke kota." arahan panitia.


"Iya pak, ini kami lagi siap-siap." jawab Rani


"Oya bagaimana tidur kalian?" senyuman meledek itu nampak dari yang bertanya


"Sangat nyaman pak, kami dijamu sama banyak nyamuk, sepertinya mereka bahagia menyambut kami." jawab Rani.


"Iya pak, makasih." jawab Rani kembali.


Mereka berjalan kaki menuju balai desa dimana sudah dipenuhi orang ramai. Acara serah terimapun dimulai dan berjalan dengan lancar diawali dengan sambutan dari kepala desa, kepala suku, TNI dan Polisi. Tiba pada acara puncak pengenalan diri dari kelima guru 3T yang baru datang. Mereka yang duduk didepan menghadap masyarakat yang datang satu persatu berdiri memperkenalkan diri.

__ADS_1


"Assalamualaikum, nama saya Putra dari Aceh, saya guru mata pelajaran geografi."


"Assalamualaikum, nama saya Adam dari Padang Sumatra Barat. Saya guru Olahraga."


"Assalamualaikum, nama saya Rani dari Aceh, saya guru Bahasa Inggris."


"Assalamualaikum, nama saya Dewi dari Jambi, saya guru Matematika."


"Assalamualaikum, nama saya Melati dari Bandung, saya guru bahasa Indonesia."


Setelah mereka memperkenalkan diri, suara riuh tepuk tangan langsung menggema diruang tersebut. Tampa disadari ada sepasang mata yang terus melihat kearah mereka. Rani yang dari tadi matanya terus berusaha mencari laki-laki yang dilihat diFb tapi belum juga dapat sosok Andi. Semua tentara yang berbaju loreng diliatin berharap dapat melihat wajah Andi, sampai akhirnya matanya tertuju pada seorang tentara yang baru datang...


Ya... itu adalah dia... Andi

__ADS_1


sang masa lalu, sosok yang ditunggu-tunggu...


__ADS_2