
Sepatah kata dari Author...
Terima kasih para readers yang udah baca karya pertama saya, dengan segala kekurangan didalamnya.
Saya tidak berpengalaman dalam menulis novel, satu-satunya yang pernah saya tulis adalah skripsi sastra saya tahun 2010, selebihnya saya belajar otodidak dari hasil membaca novel karya orang lain.
Hal yang paling menyenangkan dalam menulis novel ini adalah ketika ada yang berkomentar, karena komen-komen tersebut mencerminkan kepedulian pembaca terhadap karya yang dibaca.
Terima kasih bagi para komentator, likers yang udah sumbangin jempol sama kata-katanya sebagai bentuk perhatian kalian.
__ADS_1
Kisah ini sengaja saya buat tampa adegan 21+, saya berharap remaja-remaja putri yang membaca ini bisa sedikit mengambil pengajaran dari kisah ini.
• Seberapapun kuatnya cinta dan sayang kita untuk seseorang tapi logika juga harus kita pakai.
• Memiliki prinsip yang kuat sehingga kita bisa menjaga diri, harkat dan martabat kita sebagai perempuan perlu kita jaga karena itu untuk kita juga.
• Jangan berlama-lama patah hati, nikmatilah hidup ini dengan indah, begitu luas langit terbentang, sungguh sempit pemikiranmu jika harus terpuruk pada satu cinta, sementara dibumi yang luas ini begitu banyak cinta yang Allah turunkan.
• Kamu berhak bahagia dengan siapapun seperti dia juga berbahagia dengan pasangannya, makanya jangan serahkan kesucianmu yang berharga wahai wanita, karena bisa jadi orang yang sudah mengambil kesucianmu malah orang yang akan meninggalkanmu setelah itu.
__ADS_1
Maaf mungkin saya terkesan nenek-nenek yang menceramahi cucunya, tapi saya tidak mau meninggalkan karya ini tampa ada sedikit pesan yang Insya Allah berguna bagi remaja putri tentunya mengingat pergaulan sekarang yang bikin orang tua geleng-geleng kepala.
Mungkin ada yang penasaran dengan kisah Rani dan Andi selanjutnya???
Saya berencana membuat sekuelnya, tapi belum tau kapan bisa terealisasi, atau mungkin saya tambah di ekstra part aja?
Saya tunggu saran dari teman-teman semuanya.
Assalamualaikum...
__ADS_1