Adakah Aku Dalam Hatimu

Adakah Aku Dalam Hatimu
Prewed Setelah Nikah


__ADS_3

" Mencintai dia adalah pilihan ku, Dan mendampingi nya itu merupakan impianku, Namun, takdir berkata lain ia lebih memilih dirimu untuk berada di sampingku.


Maka aku memilih untuk melepaskan nya, mengubur semua impianku bersamanya.


Dan berusaha menerima takdir yang telah Allah pilih kan untukku.


disaat engkau telah mengucap kan janji mu di hadapan sang pemilik hati, untuk mendampingi ku hingga batas terakhir kemampuan mu.


Maka disaat itu lah aku belajar menerima mu walau belum ada cinta dihatiku 💕 "


 


💞KHAIRA NAJWA SAFIRA💞


 


◾◾◾◾◾◾


Saat ini khaira dan alfi berada di dalam mobil mereka sedang menuju ke sebuah tempat wisata yang akan menjadi objek tempat mereka melakukan foto prewed. biasa nya prewed dilakukan sebelum pernikahan namun sekarang berbeda mereka lebih memilih melakukan nya setelah akad nikah selesai agar tak ada lagi penghalang bagi mereka.


Setelah menempuh waktu selama setengah jam dari tempat berlangsung nya akad nikah, akhir nya mereka sampai ditempat yang ingin dituju.


Sesampai nya di sana mereka lebih dulu memilih menuju warung terdekat untuk mengisi perut mereka yang mulai keroncongan.


Khaira lebih memilih berada di dalam mobil karna ia malas mengingat pakaian yang ia kenakan saat ini sangat merepotkan nya dan membuat dia susah saat bergerak. begitu pula dengan Alfi ia terpaksa menemani khaira di dalam mobil karna mamanya tak mengizinkan alfi meninggalkan khaira sendirian disana bahkan makanan pun dibawakan oleh mama khaira untuk mereka.


Alfi saat ini sudah mengenakan jas berwarna hitam.


Disini lah mereka sekarang berada, didalam mobil yang hanya bertemankan kesunyian. tak ada satu pun yang mulai berbicara mereka sibuk dengan pemikiran nya masing-masing dan fokus pada makanan yang ada di hadapan mereka. Ya saat ini mereka sedang menikmati makan siang nya setelah tadi di antar kan oleh mama Alfi untuk mereka.


Setelah selesai makan mereka langsung menuju ketempat pemotretan di ikuti seluruh keluarga yang mendampingi mereka.


Setelah melakukan beberapa pose akhirnya mereka selesai melakukan pemotretan. Akhir nya mereka memilih untuk beristirahat sebentar sebelum melanjutkan pemotretan di tempat yang lain. Hari sudah menunjukan jam 1 siang mereka memilih pergi kemasjid terlebih dahulu untuk melaksanakan shalat zuhur begitu pun dengan khaira dan Alfi.


khaira sudah menggantikan pakaiannya dengan pakaian yang lebih santai yang dibawanya sebelum menuju ke tempat berlangsungnya akad nikah tadi, gamis berwarna biru muda dan hijab yang senada dengan bajunya, menjadi pilihan khaira karna biru muda adalah warna kesukaan khaira.


setelah tiba di sebuah masjid mereka langsung melaksanakan shalat zuhur secara berjamaah. setelah selesai shalat mereka kembali melanjutkan perjalanan ketempat pemotretan selanjut nya.


Setengah jam berlalu akhirnya mereka pun sampai di tempat prewed Alfi dan khaira yang kedua. kemudian khaira dan Alfi langsung memasuki tempat tersebut untuk menggantikan pakaian mereka dengan pakaian yang akan mereka kenakan untuk pemotretan. khaira menggunakan gaun panjang berwarna putih dengan balutan hijab nya yang senada. sedangkan Alfi menggunakan seragam seorang pilot, tentunya itu bukan kemauan Alfi melainkan permintaan mama nya yang meminta ia untuk mengenakan pakaian tersebut. Alfi hanya pasrah saat mama nya meminta nya agar mengenakan pakaian tersebut, mungkin mama nya ingin melihat ia menggunakan pakaian profesi yang kini digeluti nya, fikir alfi.


Mereka harus berganti baju selama dua kali, karna mereka memilih menggunakan baju yang berbeda - beda. tentu saja itu sangat melelahkan semua ini juga termasuk rencana mama Alfi dan juga kakak nya. ini mah namanya PENYIKSAAN niat nya mau senang - senang malah bikin melelahkan mana panas lagi.


Setelah selesai pemotretan mereka kembali beristirahat dan berbincang-bincang.


Khaira memilih duduk yang sedikit berjauhan dengan Alfi dan keluarganya, ia duduk sambil mengibaskan tangan nya didepan wajah karna kepanasan apalagi pakaian yang ia kenakan saat ini semakin membuat ia merasa panas.


Mama Alfi yang melihat khaira yang kepanasan menyenggol lengan Alfi dan menyodorkan sebotol minuman dingin. Alfi yang di senggol mama nya sontak langsung melihat ke arah nya.


" Ada apa ma? " tanya alfi, Alfi menaikkan sebelah alisnya saat melihat mamanya menyodorkan sebotol minuman dingin dihadapannya.


Mama Alfi menghembus nafasnya kasar mendengar pertanyaan Alfi. seperti nya dia memang tidak peka dengan keadaan khaira saat ini.

__ADS_1


" kamu ngak lihat istri kamu? " tanya mama Alfi balik sambil melirik kearah khaira menyuruh Alfi melihatnya. Alfi pun mengikuti arah pandang mama nya itu.ia mengernyitkan dahinya saat melihat apa yang dimaksud mamanya.


"Memangnya kenapa dengan khaira dia kelihatan baik-baik saja " ucap alfi sambil menatap kearah mamanya.


Mama Alfi mendengus kesal mendengar apa yang di ucapkan Alfi.


" Kamu ngak lihat dia udah kelelahan dan kepanasan kamu kasih lah minum untuknya tunjukin kalau kamu itu suami yang perhatian".ucap mama Alfi sambil menatap ke arah Alfi, Alfi memutar matanya malas saat mendengar apa yang di ucapkan mamanya.


Melihat Alfi yang masih terdiam mama Alfi kembali memanggil namanya.


" Alfiiiii " karna mendengar mamanya memanggil namanya Alfi kembali melihat ke arah mamanya.


" ini cepat kasih untuk khaira " ucap mama Alfi lagi ia kembali menyodorkan minuman dingin itu ke hadapan Alfi. Alfi mendengus kesal ia memutar matanya malas saat mama nya lagi-lagi meminta ia bersikap baik pada khaira.


Diambilnya minuman itu dari tangan mamanya lalu melangkah kan kakinya ke arah khaira untuk memberikan minuman itu untuknya.


" tolong sekalian kamu ajak khaira kesini ya karna ada beberapa hal yang ingin mama sampaikan pada kalian" ucap mama Alfi sambil melihat Alfi yang melangkah menjauhi nya. Alfi tidak mengatakan apapun saat mendengar ucapan mama nya ia terus melanjutkan langkahnya menuju ke tempat khaira berada.


Khaira yang lagi duduk dan mengibaskan tangan nya didepan wajah agar sedikit mengurangi rasa panas, menghentikan aktifitas nya saat melihat sebuah botol minuman dingin dihadapannya.


Khaira mengangkat wajah nya untuk melihat siapa yang memberikan minuman itu padanya, ia mengernyitkan dahinya saat melihat Alfi di samping nya sambil memegang botol minuman yang di arahkan di depannya.


" Ambil " ucap Alfi pada khaira ia menyuruh khaira mengambil minuman di tangan nya dengan melirik kan matanya ke arah tangan nya.


Khaira mengikuti arah pandang Alfi dan ternyata Alfi memintanya untuk mengambil minuman yang ada ditangannya. khaira langsung mengalihkan pandangannya kearah lain tanpa mengambil minuman yang ada di tangan Alfi.


" A-M-BIL " ucap Alfi kali ini ia sedikit meninggikan suara nya dan menekankan kata tersebut. khaira yang mendengar suara Alfi yang sedikit meninggi langsung menoleh kearah nya.


Apa kata keluarga nya jika melihat Alfi memaki-maki dirinya bahkan dihari pertama pernikahan mereka, mereka pasti akan jadi 'trending topik ' seperti selebriti yang mengalami konflik dalam rumah tangga nya. "BARU SELESAI AKAD NIKAH SUAMI SUDAH MEMAKI-MAKI ISTRINYA DENGAN KATA-KATA KASAR, Sangat tidak lucu kan jika hal itu benar-benar terjadi ' gumam khaira dalam hati.


Alfi ikut duduk di samping khaira ia melirik sekilas kearah khaira yang baru saja selesai meminum minumannya.


" itu mama yang meminta gue agar memberikan nya untuk loe, jadi loe jangan kegeeran, hari ini gue akan bersikap baik pada loe, tapi kedepannya loe liat aja apa yang akan gue lakuin sama loe" ucap Alfi ia tersenyum miring melihat ke arah khaira. Khaira hanya diam mendengar ucapan Alfi, ia tidak menjawab apapun yang dikatakan Alfi karna ia takut nantinya malah akan menimbulkan perdebatan di antara mereka, Saat ini ia enggan untuk menanggapi semua ocehan yang di berikan Alfi padanya. khaira malas untuk berbicara pada Alfi bahkan sejak tadi pagi belum sepatah kata pun yang ia ucapkan pada Alfi.


Khaira melihat kearah mama Alfi yang berdiri jauh dari tempat mereka duduk. mama Alfi tersenyum saat melihat Alfi dan khaira begitu romantis padahal sebalik nya mereka sedang sama-sama berusaha menahan emosi yang ada dalam diri mereka agar tidak menimbulkan keributan.


Alfi bangun dari duduk nya kemudian ia melangkahkan kaki nya ingin meninggalkan khaira. Namun langkah nya terhenti saat ia mengingat apa yang di ucapkan mama nya sebelum ia melangkah kesini.


" loe disuruh mama untuk berkumpul sama keluarga lainnya kata nya ada yang ingin dibicarakan " ucap alfi tanpa membalikkan badan nya menghadap ke arah khaira, setelah itu ia kembali melangkah kan kakinya meninggalkan khaira menuju ke tempat keluarganya berkumpul.


Khaira terdiam matanya menatap punggung Alfi yang semakin jauh meninggalkan nya. Khaira menundukkan wajah nya memikirkan bagaimana selanjutnya hubungan mereka,


Khaira ingin hubungan nya dengan Alfi terlihat baik-baik saja dihadapan keluarganya walau pun sebenar nya jauh berbalik dari apa yang mereka lihat.


" Mungkin memang benar apa yang dikatakan Alfi ia harus mempersiapkan hati dan juga mental nya untuk menghadapi sifat Alfi nanti nya, entahlah ia juga tidak tahu apakah ia bisa mempertahankan pernikahan ini atau ia akan menyerah begitu saja" gumam khaira dalam hati.


â—¾F L A S H B AC K O F F


" cuih... kamu dengar ini baik-baik ya (sambil menunjukkan jari telunjuk nya ke arah khaira) persiapkan diri dan juga mental mu karna sebentar lagi kamu akan merasakan hidup dalam neraka kehidupan, Aku akan membuat mu pergi dari hidupku tanpa aku harus meminta nya".ucap Alfi sambil menyunggingkan senyum jahat nya, ia melepaskan lengan khaira yang di cengkram oleh nya.


â—¾F L A S H B A C K O N

__ADS_1


Perkataan Alfi sebulan lalu saat tanggal pernikahan mereka baru saja ditetapkan masih saja terngiang di kepalanya.


khaira menghembuskan nafasnya kasar berusaha menghilangkan semua beban yang kini memenuhi kepalanya .lalu ia bangkit dari duduk nya dan melangkah menuju ketempat keluarganya berkumpul.


Sesampainya disana mama Alfi menyambut khaira dengan senyumannya dan mempersilahkan khaira untuk duduk.


"Khaira ayo duduk nak ada yang ingin mama bicarakan sama kalian berdua " ucap mama Alfi. khaira menganggukkan kepalanya kemudian duduk di samping Alfi.


" Apa yang ingin mama bicarakan sama Alfi dan khaira?"tanya Alfi pada mama nya.


" Alfi, khaira " ucap mama Alfi sambil menatap Alfi dan khaira secara bergantian. mereka sama-sama melihat kearah mama Alfi. Mama Alfi tersenyum melihat kearah Alfi dan khaira perasaan nya bercampur aduk. ia bahagia karna akhirnya khaira sudah manjadi menantu nya namun ia juga sedih karna harus berpisah dengan putra nya itu.


"Ma...mama kenapa? " suarabAlfi memecahkan lamunan mama nya.


" eh iya nak, mama tidak apa-apa " ucap mama Alfi tersenyum kepada Alfi dan khaira.


" mama mau ngomong apa tadi sama Alfi dan khaira? " tanya Alfi lagi.


" oe ya mama cuma mau bilang, walau pun kalian sudah menikah tapi untuk malam ini kalian belum boleh serumah karna besok kan masih ada resepsi " ucap mama Alfi


" iya terus? " tanya Alfi lagi, ia menaikkan sebelah alis nya karna tidak paham kemana arah pembicaraan mereka.


" jadi malam pertamanya harus ditunda dulu, kalian ngak apa-apa kan? " ucap mama Alfi sambil tersenyum karna melihat reaksi yang berbeda-beda dari kedua orang yang ada dihadapannya.


Alfi yang wajah nya memerah karna menahan amarah nya atas ucapan mamanya tadi malah mama Alfi tersenyum karna berfikir Alfi marah karna ia belum bisa serumah dengan khaira.


Khaira yang wajahnya tampak murung juga membuat mama Alfi salah menaksir kan nya, khaira murung karna ia tidak tahu apa yang akan terjadi bila Alfi dan khaira berada dalam satu ruangan bisa saja ia menyakiti nya. gumam khaira dalam hati.


" Alfi khaira kalian ngak papa kan lagian ini hanya untuk satu malam besok malam Alfi bisa nginap di rumah khaira tapi untuk malam ini Alfi harus tidur dihotel dulu. " ucap mama Alfi bibir nya masih menampakkan senyuman.


"Baik lah ma, Alfi dan khaira tidak masalah dengan semua ini" ucap Alfi berusaha memaksakan senyum nya.


" Baik lah kalau gitu lebih baik kita pulang sekarang, kalian pasti capek dan butuh istirahat apalagi besok pasti akan menjadi hari yang paling membahagiakan sekaligus juga melelahkan "ucap mama Alfi lalu ia bangkit dari duduk nya dan mengusap bahu alfi sebelum ia pergi meninggal kan pengantin baru itu.


Akhir nya Alfi ikut pulang bersama mama dan keluarga besarnya begitu pula dengan khaira ia juga pulang bersama keluarga nya.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


anggap saja ini mereka ya! hehehe🤣🤣


***{ foto prewedding Alfi & Khaira }***


💞 Prewedding di tempat 1 💞




💞 foto prewedding di tempat ke 2💞


__ADS_1



__ADS_2