
Saat itu khaira sedang membaca Buku Novel kesukaannya tiba-tiba HP nya berbunyi. Khaira mengambil HP nya dan menatap layar benda pipih tersebut untuk melihat siapa yang menelpon nya. tertera Nama Silvia disana, khaira tersenyum saat sahabatnya menelpon nya lalu ia menekan tombol hijau untuk menyambungkan telepon nya dengan Silvia
" Assalamualaikum silvia " sapa khaira pada orang di sebrang sana setelah ia menekan tombol hijau
" Waalaikumsalam " jawab Silvia
" Ada gerangan apakah tuan putri Silvia menelpon saya " tanya khaira ala- ala pelayan kepada tuan putrinya yang di akhiri dengan tawa
" Aish... apasih kamu lebay tau ngak " jawab Silvia dengan nada malasnya
" hahaha.. iya iya kamu mau ngomong apa tumben kamu telpon aku" tanya khaira kepada Silvia
" eumm.. kamu nanti malam ada acara ngak " tanya Silvia
" eumm ada aku nanti malam pergi ngaji emangnya nanti malam ngak pergi ngaji? " tanya khaira lagi
" iya pergilah " jawab Silvia singkat
" ya kalau kamu juga pergi ngapain kamu tanya aku pergi atau tidak "tanya Silvia ia bingung mengapa silvia menanyakan kegiatannya nanti malam harus nya ia taukan kalau dia akan pergi ngaji
" ia aku juga tau kalau nanti malam kita pergi ngaji maksud aku setelah pulang ngaji kamu ada kegiatan ngak!? " tanya Silvia jengah
" oe ngak ada sih palingan aku langsung tidur " jawab khaira
" kalau gitu mau ngak nanti malam ikut aku kelapangan volly kita nonton volly habis pulang ngaji lagi pula kan kita pulang ngaji nya lebih awal jadi kita bisa nonton volly? " tanya Silvia
" eum ya udah deh boleh " jawab khaira
" ya udah nanti aku jemput kamu dirumah ya habis pulang ngaji" kata Silvia
" iya... udah dulu ya aku mau lanjut baca novel ni lagi seru - serunya kamu malah nelpon nganggu aja" canda khaira
" ya elah baca novel palingan juga msalah percintaan " kata Selvia
" hehehe kamu tau aja apa yang ku baca " ucap khaira sambil cengengesan
" Aish... kamu baca novel masalah percintaan tapi kamu sampai sekarang masih jomblo haduh benar-benar menyedihkan " ejek Silvia seraya terdengar suara tawa di sebrang sana
__ADS_1
" kamu ya suka banget ngejek orang asal kamu tau ya jomblo tu enak kemana-mana ngak ada yang larang, mentang-mentang kamu udah ada yang punya dan bentar lagi mau nikah seenaknya aja ngejek orang" ucap khaira ia merasa kesal dengan ejekan sahabat nya itu ya walaupun apa yang di katakan silvia benar tapi jangan ngomong gitu juga kali kesannya ia ngak laku banget....hehehe.
"hehehe ia maaf deh tapi bagaimana kalau nanti malam kamu cari calon pacar di sana siapa tau kamu bisa dapat, disana kan banyak cogan... hehehe " goda Silvia
khaira memutar bola matanya jengah mendengar apa yang dikatakan sahabatnya itu
" Aish.. apaan sih kamu udah dibilang gak mau pacaran juga masih aja ngomong gitu, kalau tujuan kamu kesana mau cari pacar aku ngak jadi pergi deh apaan yang ada kita dosa pergi kesana dengan niat yang ngak baik" ucap khaira merasa kesal dengan omongan silvia
" iya iya aku pasrah deh kalau udah dengar ceramah kamu"ucap Silvia
" udah dulu ya jangan lupa nanti malam aku jemput kamu habis pulang ngaji" ucap nya lagi
" iya ngak lupa kok emang kamu pikir aku ini nenek apa yang udah pikun " kata khaira merasa jengah mendengar ucapan Silvia
" hehehe iya maaf aku tutup telponnya ya Assalamualaikum " ucap Silvia mengakhiri telponnya
" iya waalaikum salam " jawab khaira seraya menutup telponnya.
Malam pun tiba sesuai yang telah di janjikan Silvia langsung menjemput khaira setelah pulang dari tempat pengajian mereka
" Waalaikumsalam " jawab mama khaira dari dalam lalu ia membuka pintu
" eh Silvia ayo masuk, khaira nya ada didalam " mama khaira mengucap Silvia masuk
" iya makasih tante " ucap Silvia sopan
lalu dia bergegas memasuki rumah khaira
Sesampainya didalam rumah Silvia khaira tidak melihat keberadaan khaira, Silvia yang tak melihat keberadaan khaira lantas bertanya kepada mamanya khaira
" Khaira nya mana tante " tanya Silvia pada mama khaira
" ada dalam kamarnya kamu masuk aja " jawab mama khaira,
Silvia lalu melangkah menuju ke kamar khaira sesampainya di depan pintu kamar khaira Silvia mengetuk pintu kamar khaira
__ADS_1
" Tokk... Tokk... Tookkk.. " Suara ketukan pintu
" Masuk " terdengar suara dari dalam kamar khaira,
Silvia yang mendengar suara khaira dari dalam langsung membuka pintu dan masuk kedalam kamar khaira
Khaira yang sedang memakai jilbab nya melihat dari pantulan cermin wajah Silvia di belakangnya
" kamu cepat banget datangnya ngak pulang kerumah? " tanya khaira pasalnya mereka baru beberapa menit yang lalu pulang dari tempat pengajian
" aku udah pulang tadi kerumah udah pamit malahan sama mama setelah menaruh tas di kamar aku langsung bergegas kesini " jawab Silvia
" Kamu udah salat 'isya? " tanya khaira lagi
Silvia hanya cengengesan mendengar pertanyaan Silvia sambil menggelengkan kepalanya.
Khaira yang melihat Silvia yang menggelengkan kepalanya dari arah cermin menghembus nafas nya kasar
" udah salat dulu sana habis itu baru kita pergi ke lapangan voli " ucap khaira
" eum nanti aja deh habis pulang dari lapangan "ucap Silvia
" No...No...No kamu ngak boleh Nunda -Nunda waktu salat kalau setelah pulang dari lapangan pasti udah kemaleman terus kamu pasti udah ngantuk dan langsung tidur ngak salai deh jadinya " ucap khaira panjang lebar sambil menatap pantulan wajah khaira dari cermin
" iya deh iya aku salat tapi aku pinjam perlengkapan salat kamu ya " ucap Silvia
" iya kamu salat aja di musala yang ada di dekat ruang tengah disana ada perlengkapan salat " ucap khaira lagi
Silvia langsung bergegas mengambil wudhu dan pergi ke musala yang ada di dalam rumah khaira. Setelah Silvia selesai salat dan meminta izin kepada orang tua khaira mereka baru pergi menuju ke lapangan tempat pertandingan voli suara MC yang terdengar dari microphone yang ada dilapangan voli mulai terdengar dari rumah khaira menandakan pertandingan akan segera dimulai. karna jarak rumah khaira dan lapangan tidak terlalu jauh sehingga pantulan MC dari rumah khaira masih bisa terdengar.
*************
__ADS_1