
Khaira mengikuti permintaan mertua nya lantas ia pun bangkit dari duduk nya dan masuk kedalam kamar bersama mama Alfi.
" Sayang nanti malam kamu siap-siap ya mama mau ngajak kamu kesuatu acara " ucap mama Alfi sambil menatap ke arah khaira yang sudah mendudukkan dirinya di atas ranjang.
" acara apa ma... " tanya khaira dengan menatap bingung ke arah mertua nya.
" heum... acara syukuran, nanti kamu dandan yang cantik ya... !! " ucap mama Alfi sambil tersenyum.
" buat apa ma kita kan hanya menghadiri acara syukuran bukan pesta pernikahan jadi buat apa aku berdandan lagi pula bukan kah haram seorang wanita yang berdandan berlebihan selain di depan suami nya...? "
Khaira menatap bingung ke arah mama Alfi yang meminta nya untuk berdandan.
" iya mama tau jika haram seorang wanita yang berdandan selain di hadapan suami nya, tapi kali ini niatkan jika kamu merias Diri kamu untuk suami mu Alfi tentu hal itu takkan menimbulkan dosa bagimu" ucap mama Alfi masih menatap ke arah khaira.
Khaira menaikkan sebelah alis nya mendengar ucapan mama Alfi.
" ngak mungkin lah ma, mana mungkin aku berniat seperti itu sementara disana tidak ada bang Alfi, aku ngak mau ma jika nanti kepergian ku kesana hanya akan menimbulkan dosa, lagi pula aku mau tetap disini menunggu bang Alfi pulang.... "
ucap khaira dengan menundukkan kepala nya, hati nya kembali resah kala mengingat suami nya yang tak kunjung pulang.
mama Alfi menghembus nafas nya kasar ia berjalan ke arah khaira dengan nampan yang masih berada di tangan nya. kemudian ia mendudukkan dirinya di samping khaira.
" sayang..... kamu percayakan sama mama...? " khaira mendongakkan kepala nya menatap ke arah mama Alfi.
" mama ngak mungkin membawa kamu ke jalan yang salah, kamu harus percaya jika apa yang mama lakukan itu tidak salah.... " ucap mama Alfi sambil menatap lekat ke arah khaira.
" tap..... "
" khaira.... ikuti saja apa yang mama katakan dandan yang cantik nanti kamu akan tahu apa maksud mama menyuruh kamu berdandan saat kita tiba di tempat acara nya .... "
ucap mama Alfi lalu ia bangkit dari duduk nya dan keluar dari kamar khaira.
setelah pintu kamar di tutup khaira menghembus nafas nya kasar, mengingat mama Alfi yang meminta nya agar berdanda selain di depan suami nya.
" bagaimana dikatakan benar sudah jelas-jelas ini salah, bagaimana aku bisa pergi tanpa izin dari suami ku apa lagi berdandan selain di depan nya.. " gumam khaira dalam hati.
Khaira tersadar dari lamunan nya saat mendengar suara adzan yang berkumandang menandakan jika sudah datang nya waktu shalat magrib.
khaira bangkit dari duduk nya untuk mengambil wudhu dan melaksanakan shalat magrib sendirian tanpa suami nya sebagai imam seperti yang sudah di jalani nya beberapa hari ini.
setelah selesai melaksanakan shalat magrib khaira meraih handphone nya lalu membuka sebuah aplikasi dan mengetikkan sesuatu disana.
" Assalamualaikum sayang..... ">>> {β β }
" Aku mau minta izin mau pergi kesuatu acara sama mama, apa kamu kasih aku izin..? " >>> { β β }
dua garis abu-abu sudah tercentang disana menandakan pesan yang dikirim khaira sudah masuk.
tak lama dua tanda centang tersebut berubah menjadi biru. dan terdapat kata ' mengetik.....' di atas nya.
>>> MY HUSBAND <<<
" Waalaikum salam sayang...... "
" tentu saja boleh tapi jaga diri kamu baik-baik dan dandan yang cantik.... ππ... "
°°°°°
khaira begitu senang saat mendapat balasan pesan dari Alfi sudah berulang kali ia mengirim pesan dan menghubungi Alfi namun tak pernah ia membalas atau pun menjawab telpon nya.
Khaira tersenyum geli saat membaca pesan terakhir Alfi. kemudian ia kembali membalas pesan yang dikirimkan Alfi.
" buat apa aku dandan yang cantik di sana kan ngak ada kamu..? " >>> { β β }
tanda centang tersebut kembali berubah menjadi biru setelah khaira mengirimnya.
>>> MY HUSBAND <<<
" walau pun disana ngak ada aku, tapi kamu membawa nama ku sebagai istri seorang Alfianda Rahman yang berprofesi sebagai Co-pilot dan memiliki segudang prestasi di bagian Pervoly-an "
°°°°°°
__ADS_1
khaira memutar mata nya malas saat membaca pesan yang dikirimkan Alfi. baru saja ia ingin membalas pesan Alfi tapi kembali terdengar notifikasi pesan masuk yang dikirimkan Alfi.
>>> MY HUSBAND <<<
" Dan yang terpenting suami kamu yang tampan ini di gilai oleh banyak wanita πππ "
°°°°°°°
khaira melebarkan matanya membaca pesan Alfi sambil menggelengkan kepala nya. bisa-bisa nya suami nya itu memuji dirinya sendiri dengan mengatakan dirinya di gilai oleh banyak wanita karna ketampanan nya, meski pun apa yang dikatakan suami nya itu memang ada benar nya.
tapi tak harus begitukan selalu merasa bangga dengan ketampanan nya.
" sok tampan banget sih jadi orang π " ucap khaira pada Alfi " >>> { β β }
>>> MY HUSBAND <<<
" heum.... memang aku tampan kan...? π "
" abang kapan pulang....? kenapa aku hubungi ngak pernah di angkat di SMS pun ngak pernah abang balas.....? " >>> { β β }
khaira berusaha mengalihkan pembicaraan nya dengan Alfi.
>>> MY HUSBAND <<<
" heum....maaf ya aku sibuk banget sehingga ngak bisa hubungi kamu atau membalas pesan kamu
" apa sesibuk itu hanya sekedar bertanya kabar pun kamu ngak bisa...? " >>> { β β }
>>> MY HUSBAND <<<
" beneran yank.... aku sangat sibuk..... "
" Maaf juga karna aku belum tau kapan aku akan pulang .... "
°°°°°°°
seketika raut wajah khaira berubah setelah membaca pesan yang dikirimkan Alfi pada nya.
>>> MY HUSBAND <<<
" iya maaf.... yank tiba-tiba ada masalah disini sehingga penerbangan nya di tunda π "
" memang nya ada masalah apa....? " >>> { β β }
>>> MY HUSBAND <<<
" bukan masalah besar kamu ngak perlu khawatir.... "
>>> MY HUSBAND <<<
" udah dulu ya... sana kamu siap-siap kata nya mau pergi sama mama... jangan lupa dandan yang cantik ππ "
" memang nya abang ngak takut kalau nanti ada yang melirik aku kalau aku dandan yang cantik... " >>> { β β }
>>> MY HUSBAND <<<
"ngak lah aku ngak takut karna aku yakin kamu ngak akan berpaling dari Suami mu yang tampan ini.... "
°°°°°°
khaira tertawa lepas mendengar pesan yang di kirimkan Alfi. dengan berusaha menahan tawa nya ia mencoba mengusili Alfi.
" Aku ngak bisa janji ya tetap setia kalau ada laki-laki tampan yang melirik aku di sana " >>> { β β }
Khaira menutup mulut nya agar tawa nya tak lepas setelah mengirimkan pesan itu pada Alfi.
>>> MY HUSBAND <<<
"awas aja kalau kamu berani dekati laki-laki lain di sana π π π "
°°°°
__ADS_1
khaira tak dapat menahan tawa nya lagi setelah membaca pesan yang Di kirimkan Alfi.
" heum....... gimana ya...π€π€π€ ??? aku ngak janji ππ.... " >>> { β β }
°°°°°°
Alfi hanya membaca pesan yang dikirimkan khaira tanpa membalas nya, sepertinya ia sedang mencoba menahan kekesalan nya pada khaira.
membayangkan wajah Alfi yang sedang merah karna menahan kesal membuat khaira tak bisa menghentikan tawa nya.
" Sayang kenapa diam....??? " >>> { β β }
Lagi-lagi tak ada balasan dari Alfi yang membuat khaira mendengus kasar.
" ya udah deh kalau kamu ngak mau balas pesan ku lagi aku mau siap-siap dulu ya... Assalamualaikum sayangkuπ..... " >>> { β β }
" Waalaikum salam...." Alfi hanya membalas pesan khaira dengan menjawab salam tanpa menuliskan ucapan sayang seperti yang biasa ia lakukan pada khaira.
Khaira hanya menggelengkan kepala nya setelah membaca pesan Alfi, ia tak lagi mempermasalahkan pesan Alfi yang singkat, padat dan jelas, karna menurut nya itu adalah hal biasa yang dilakukan Alfi jika ia sedang kesal pada khaira.
Khaira kemudian segera bersiap-siap untuk pergi ke acara yang di maksud oleh mama Alfi.
" Tok... tok... tok...... "
khaira yang sedang memakai hijab menolehkan pandangan nya ke arah pintu yang di ketuk.
" Khaira kamu udah siap belum...?? "
terdengar suara mama Alfi di balik pintu yang masih tertutup.
" udah ma tunggu sebentar khaira lagi pakai hijab.... " ucap khaira dari dalam kamar.
" ya udah kalau gitu mama tunggu kamu diruang tamu ya.... "
" iya ma.... "
setelah uty tak lagi terdengar suara mama Alfi mungkin ia sudah turun ke lantai bawah.
setelah memakai hijab nya khaira meraih tas selempang nya lalu berjalan ke luar kamar.
mama Alfi tersenyum saat melihat menantu nya yang terlihat begitu cantik dan elegan.
Menggunakan baju berwarna abu-abu muda dengan hijab yang disematkan bros berukuran sedang yang menambah kecantikan nya.
" Ayo ma aku udah siap.... "ucap khaira pada mama Alfi saat ia tiba di ruang tamu. disana juga ada papa Alfi dan zuhdi yang ikut menghadiri pesta tersebut.
" Heum..... mantu mama cantik banget, kalau kamu secantik ini mama yakin Alfi ngak akan berani berpaling dari kamu " ucap mama Alfi saat ia menatap khaira yang terlihat begitu cantik.
" mama bisa aja.... " ucap khaira sambil tersenyum malu-malu.
" ya udah kalau gitu sekarang kita segera berangkat "
ucal papa Alfi yang dari tadi hanya diam dan tersenyum melihat istri dan menantu nya.
" iya pa Sabar dong... dari dulu ngak pernah berubah kalau mau pergi selalu buru-buru " ucap mama Alfi sambil menatap ke arah papa Alfi.
" Ayo sayang kita pergi.... " khaira hanya menganggukkan kepala nya saat mama Alfi mengajak nya pergi.
Mereka pun pergi tempat tujuan dengan mobil yang dikendarai oleh Zuhdi.
π π π π π
Happy Reading.....
Nantikan kelanjutan episode nya.... jangan lupa like dan komentar nya juga vote author.
Terima Kasihππ
Salam Author
-
__ADS_1
Ety Salmila