Adakah Aku Dalam Hatimu

Adakah Aku Dalam Hatimu
Perjuangan Seorang Ibu


__ADS_3

*** *Perjuangan seorang ibu tak kan pernah bisa kita mengukur nya.


Kasih sayang nya tak kan pernah tergantikan•••


Karna itu kasihi dan hormati lah ibu mu yang telah berjuang demi hidup mu !!! •••


Jangan Pernah katakan jika kamu ingin membalas jasa nya


Karna Hingga sampai akhir nafas mu pun, kau takkan bisa membalas nya **


❤ I LOVE YOU MOM ❤


••• Khaira Najwa Safira •••


-


Tak terasa waktu berlalu dengan begitu cepat sekarang usia kandungan khaira sudah sembilan bulan dan sebentar lagi ia akan berjuang untuk melahirkan seorang malaikat kecil.


Saat ini khaira sedang berada di kampung halaman nya, satu bulan yang lalu alfi mengantarkan khaira ke kampung nya karna khaira meminta kepada alfi agar ia melahirkan disana.


Alfi menghentikan kendaraan nya di halaman rumah khaira, ia baru saja tiba di kampung khaira beberap hari lalu ia kembali ke kota besar karna harus bekerja.


" Assalamualaikum..... " Ucap alfi begitu ia sampai di depan pintu.


" Waalaikumsalam...... " Khaira menjawab salam alfi sembari mendekati suami nya dan menyalami tangan nya.


" Ayo masuk !!! Abang pasti capekan? " Ucap khaira sambil tersenyum dan mempersilahkan alfi masuk.


Kemudian khaira membuatkan minuman untuk alfi. Tak berapa lama ia pun kembali dengan secangkir kopi di tangan nya.

__ADS_1


Khaira meletakkan kopi tersebut di depan alfi dan mempersilahkan alfi untuk meminum nya.kemudian ia pun duduk bersebelahan dengan alfi.


" Gimana keadaan kamu ? " Tanya alfi seraya mengambil kopi yang tadi diletakkan khaira di depan nya.


" Sudah ada tanda-tanda kontraksi nya sih, tapi sepertinya ini baru kontraksi biasa " Alfi mengangguk-angguk kepalanya mendengar penjelasan alfi.


" Kamu harus jaga kesehatan dan harus banyak melakukan aktifitas biar persalinan nya nanti lancar " Ucap alfi sambil menyeruput kopi tersebut.


" Iya aku pasti akan selalu menjaga kesehatan ku " Ucap khaira sambil tersenyum.


Setelah itu mereka kembali berbincang-bincang seputar calon bayi mereka yang akan segera lahir.


******


Keesokan pagi nya seperti biasa khaira melakukan aktivitas nya sabagai seorang istri, ia memasak dan menyiapkan berbagai kebutuhan suami nya. Saat ia sedang menata makanan di atas meja tiba-tiba ia merasakan perut nya kontraksi kali ini rasa sakit yang ia rasakan sangat berbeda dengan kontraksi yang sebelum nya.


" A B A N G T O L O N G...... " Khaira memanggil alfi dengan berusaha menahan rasa sakit yang ia rasakan.


Alfi yang sedang berada di dalam kamar segera berlari keluar saat mendengar teriakan khaira.


" Kamu kenapa yank.... " Alfi begitu panik saat melihat khaira yang terlihat kesakitan.


Tak lama mama khaira pun menghampiri mereka saat mendengar keributan di ruang makan.


" Kenapa? ada apa ini? " Tanya mama khaira tak kalah panik seperti alfi.


" Seperti nya kita harus bawa khaira kerumah sakit ma " Ucap alfi pada mama khaira.


" Ya sudah kamu persiapkan segala kebutuhan khaira mama akan bawa dia ke mobil " Alfi mengangguk kan kepala nya saat mendengar ucapan mama khaira.

__ADS_1


Ia segera bergegas masuk kedalam kamar menyiapkan segala keperluan khaira dan juga calon bayi nya. Sedangkan khaira di bantu oleh mama nya masuk kedalam mobil.


Begitu alfi selesai mempersiapkan segala nya, alfi langsung membawa satu tas besar kedalam mobil lalu menjalan kan mobil meninggalkan perkarangan rumah khaira menuju kerumah sakit.


Sesampainya disana alfi memanggil beberapa suster untuk membantu khaira dan setelah itu khaira dibawa ke ruang persalinan.


Alfi segera menyusul khaira keruang persalinan begitu urusan nya selesai mendaftarkan khaira dirumah sakit tersebut.


Disana hanya ada mama khaira sedangkan abang dan kakax ipar khaira sedang diperjalanan menuju kerumah sakit begitu pun dengan kedua orang tua alfi. Kedua orang tua alfi membutuhkan waktu 3 jam lebih untuk bisa sampai disana.


Saat alfi sampai diruang persalinan ia melihat khaira yang berusaha menahan rasa sakit nya ia pun berjalan mendekati khaira dan memberikan semangat pada istrinya itu.


Alfi mengenggam tangan khaira dan menatap lekat pada nya. Ada rasa haru sekaligus sedih menyeliputi ruang hatinya saat melihat perjuangan khaira yang begitu besar untuk melahirkan buah hatinya.


" Sakiit..... " Ucap khaira sembari megenggam erat tangan alfi.


" Kamu yang sabar ya sayang... Kamu harus kuat demi anak kita " Ucap alfi menyemangati khaira, khaira hanya menganggukkan kepala nya dengan menorehkan senyum yang di paksakan.


Tak lama seorang dokter wanita masuk dan memeriksa keadaan khaira. Terdengar helaan nafas gusar setelah ia memeriksa khaira.


" Kenapa dok ? " Tanya alfi dengan sedikit khawatir saat melihat ekspresi dokter wanita tersebut. tertulis nama Raisa pada name tag yang terdapat di baju kedokteran dokter tersebut.


" Apa kita bisa bicara diluar pak ? " Sejenak alfi terdiam dan menatap ke arah khaira yang masih merasakan kontraksi, Namun kemudian alfi menganggukkan kepala nya.


Kemudian alfi pun mengikuti dokter keluar dari ruangan.


☀ ☀ ☀ ☀ ☀


Happy Reading.....

__ADS_1


__ADS_2