Adakah Aku Dalam Hatimu

Adakah Aku Dalam Hatimu
Refresing Di Tempat Wisata Aceh


__ADS_3

*** Bersyukurlah Saat Engkau Melihat Indah Nya Ciptaan Allah, Ingat Lah Bahwa Setiap yang Indah Atau Sesuatu Yang Bisa Di Katakan Musibah Semua Itu Tak Terlepas Dari Kekuasaan Dan Kehendak - Nya Allah ***


••• Khaira Najwa Safira •••


🏝 🏝 🏝 🏝 🏝


Setelah selesai memakan mangga muda Alfi dan khaira bergegas mandi kemudian melaksanakan shalat ashar, sesuai yang telah di rencanakan Alfi membawa khaira ke suatu tempat yang dapat menyejukkan mata.


Apalagi jika bukan pantai, tempat yang paling di sukai khaira jika ia ingin berlibur, Namun sayang nya ia begitu jarang mengunjungi tempat-tempat wisata seperti itu.


Kali ini Alfi mengajak khaira ke pantai yang berada di kota tempat mereka tinggal. pantai ini cukup terkenal akan keindahan nya di mata masyarakat baik di dalam maupun luar daerah yaitu pantai lampu'uk yang terdapat di kota Banda Aceh.



Keindahan Alam yang di tampilkan benar-benar menyejukkan mata. Meski ' Pantai Lampu'uk ' pernah hancur akibat Gelombang Raksasa yang menyapu Hampir seluruh kota yang ada di Aceh, pada saat terjadi nya tragedi Tsunami yang melanda wilayah Aceh pada tahun 2004 silam.


Masih terkenang jelas di mata masyarakat Aceh yang menyaksikan dasyat nya gempa dan gelombang raksasa yang meluluh lantak kan wilayah Aceh Meski Tragedi itu sudah 15 tahun berlalu.


Tragedi yang menyisakan luka mendalam bagi masyarakat Aceh, akibat Tragedi tersebut banyak yang kehilangan keluarga, Harta, bahkan memakan korban hingga puluhan juta jiwa.


Tak hanya itu akibat Tragedi tersebut wilayah yang dulu nya indah penuh dengan bangunan pertokoan dan juga berbagai masjid tak lupa berbagai tempat wisata yang indah dalam seketika menjadi rata dengan tanah.


Namun seiring berjalan nya waktu masyarakat Aceh mampu bangkit kembali dari keterpurukan dan luka mendalam. Alhamdulillah kini Daerah Aceh sudah kembali maju, begitu pun dengan tempat wisata yang telah hancur di bangun kembali, hingga kini terkenal sampai keluar daerah. Salah satu nya adalah pantai lampu'uk yang kini menjadi objek wisata masyarakat Aceh.


" Hufff...... "


Khaira menghembus nafas nya kasar saat sekelebat kisah kelam itu muncul dalam ingatan nya, meski saat itu khaira baru berusia 5 tahun namun di kepala nya masih terekam sedikit puing-puing kisah memilukan yang melanda wilayah Aceh saat itu.


Tak banyak memang bayangan tentang kisah kelam itu, namun hal itu cukup mengiris hati nya saat mengingat betapa memilukan kisah tersebut.


Mungkin saja Tragedi tersebut merupakan peringatan Allah kepada masyarakat Aceh atau seluruh orang menyaksikan kepiluan yang terjadi di wilayah Aceh agar kembali kejalan Allah.


Atau..... Mungkin saja itu juga merupakan ujian untuk masyarakat Aceh dalam menghadapi bencana dan cobaan yang merenggut banyak nya korban. Semoga kita bisa mengambil hikmah di balik kejadian tersebut.


Khaira berharap dan berdoa semoga seluruh korban dalam kejadian na' as itu mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah, semoga saja Allah mengampuni dosa-dosa mereka dan juga dosa-dosa masyarakat Aceh yang selamat dari kejadian tersebut.


Dan Semoga......kejadian itu tak akan terulang lagi baik di Aceh maupun di wilayah lain nya. Cukup Sudah apa yang dulu si rasakan masyarakat Aceh jangan sampai dirasakan pula oleh masyarakat di wilayah lain nya.


Yang Perlu Kita Lakukan saat ini adalah menjaga Keindahan alam yang sudah kembali seperti dulu Agar tetap terjaga sampai pada generasi penerus bangsa kita selanjutnya.


" kamu suka ngak....? "


Pertanyaan Alfi membuat lamunan khaira tentang kisah kelam itu terhenti. khaira mengalihkan pandangan nya menatap ke arah Alfi.


Saat ini khaira dan Alfi sedang berdiri di pinggir pantai menikmati angin sore yang menerpa wajah mereka. jarak antara pantai dan rumah mereka memang tidak terlalu jauh sehingga Alfi memutuskan untuk mengajak khaira kesana.

__ADS_1


" Sayang kamu suka ngak....? " tanya Alfi lagi saat tak mendapatkan jawaban dari istrinya ia mengenggam tangan khaira.


Alfi berdiri di samping kanan khaira, mereka sama-sama menikmati angin yang begitu menyejukkan di tambah lagi Matahari yang mulai tenggelam di ufuk barat menambah suasana romantis di antara mereka.


" Aku sangat menyukai nya. hal ini benar-benar menakjubkan sungguh indah alam ciptaan Allah semoga saja kita tidak terlena dengan keindahannya hingga kita lupa jika masih ada tempat yang hakiki suatu saat nanti... " ucap khaira pada Alfi pandangan nya terarahkan ke arah matahari yang mulai tenggelam.


" Aminnnn..... ucap Alfi tangan nya masih mengenggam erat tangan khaira.


ingin rasanya Alfi memeluk khaira menikmati hal paling menghangatkan baginya, apalagi dengan tiupan angin yang sepoi-sepoi membuat diri nya akan merindukan hal seperti itu saat berjauhan dengan khaira.


Namun hal itu terpaksa ia urungkan karna saat ini mereka sedang berada di tempat terbuka. Meski pun khaira adalah istri nya namun itu tidak lah pantas jika di lihat oleh para pengunjung pantai tersebut.


Mungkin hal ini akan menjadi hal biasa bagi setiap orang, Memeluk dan bermesraan di tempat umum jika mereka tidak berada di Daerah yang terkenal dengan sebutan ' SEURAMOE MEKKAH ' atau ' SERAMBI MEKKAH ' tersebut.


Di Daerah Yang juga terkenal dengan sebutan ' Daerah Istimewa Aceh ' itu memiliki hukum dasar agama yang kuat. meski sudah menjadi pasangan yang sah menurut hukum dan negara, tapi tetap saja kemesraan yang di tampilkan di tempat umum kadang kala banyak orang yang akan megunjing saat melihat kemesraan mereka.


Khaira dan Alfi kemudian duduk di pinggiran pantai menatap deru ombak dan juga Sinar matahari yang mulai terbenam.sesekali Khaira menolehkan pandangan nya menatap ke arah Alfi dan tersenyum saat menatap wajah tampan suami nya itu.



" Abang...... "


" Heum.... " Alfi hanya bergumam mendengar panggilan khaira sedangkan pandangan nya tertuju pada pemandangan di depan nya.


" Abang sayang ngak sama aku....? " pertanyaan khaira membuat Alfi mengernyitkan dahi nya.


" Karna apa....? "tanya khaira lagi


" heum...... " sejenak Alfi terdiam sebelum menjawab pertanyaan khaira. Khaira mengernyitkan dahi nya saat mendengar gumaman Alfi.


" karna kamu wanita yang cantik, tak hanya wajah mu yang cantik hati mu pun begitu cantik.


karna kamu wanita yang taat agama, karna kamu mau memaafkan semua kesalahan ku, dan yang paling aku kagumi dari kamu adalah kamu yang tak pernah melewatkan waktu shalat tak pernah mendahului urusan dunia di bandingkan urusan mu dengan Allah.


itu lah yang membuat aku begitu mencintai mu. Khaira Aku mencintai kamu karna Allah.... "


Khaira tersenyum mendengar ucapan Alfi apalagi kata-kata terakhir Alfi me. buat diri nya terharu. kemudian ia menatap ke arah Alfi begitu pun Alfi ia sedikit menunduk untuk melihat ke arah khaira.


" jaga diri kamu baik-baik, saat berjauhan dengan ku dan jangan buka aurat mu di depan laki-laki lain. dan yang terpenting jangan pernah tinggal kan kewajiban mu pada Allah " ucap Alfi memperingati, khaira hanya tersenyum dan menganggukkan kepala nya.


" Terima kasih karena abang sudah mau menerima semua kelebihan dan kekurangan ku, aku juga sangat merasa beruntung bisa memiliki suami sebaik dan setampan kamu, aku juga mencintai mu karna Allah. Semoga saja cinta kita tak hanya di dunia tapi juga sampai ke syurga... "


Ucap khaira dengan tersenyum ke arah Alfi. Alfi pun ikut tersenyum saat mendengar ucapan khaira.


" CUP........."

__ADS_1


Wajah khaira bersemu merah saat Alfi mengecup nya di tempat umum.



" Aminnnn......" ucap Alfi masih dengan menatap ke arah khaira.


Alfi yang melihat wajah khaira memerah semakin malah tersenyum, apalagi pantulan sinar matahari yang mengenai wajah nya membuat ia tampak lebih menggemaskan. saking gemas nya Alfi sampai mencubit pipi khaira.


" Aww.... " ringis khaira sambil menyentuh pipi nya yang terasa nyeri karna cubitan khaira.


" Sakit tauuu..... " ucap khaira dengan memanyunkan bibir nya.


" habis nya kamu bikin aku gemas tau, baru di cium muka nya udah memerah aja " ucap Alfi menggoda khaira dengan mengedipkan sebelah mata nya.


Khaira yang melihat sikap Alfi tersenyum saat Alfi berusaha menggoda nya, rasa kesal nya pada Alfi tiba-tiba menghilang saat melihat sikap jahil suami nya itu.


Alfi menggeser tubuh nya lebih dekat dengan khaira, lalu ia melingkarkan tangan nya di pinggang khaira sedangkan khaira ia menyenderkan kepala nya di bahu Alfi.


Kemudian mereka kembali menikmati pemandangan yang di suguhkan dari matahari yang mulai tenggelam di ufuk barat.


Setelah puas menikmati pemandangan sore hari di pinggir pantai Alfi mengajak pulang karna waktu maghrib hampir tiba. sesampai nya dirumah mereka segera melaksanakan shalat maghrib berjama'ah.



🍂 🍂 🍂 🍂 🍂 🍂


_


Happy Reading......


Maaf Up nya lama semoga readers suka dengan episode kali ini. jika ada kekurangan mohon koreksi nya.


-


Author sedikit kurang semangat karna yang like nya semakin sedikit. Ayo berikan like dan komentar nya yang lebih banyak agar author juga lebih semangat untuk meng up kelanjutan episode ini.


-


Terima Kasih 🙏😊


_


Salam Author


-

__ADS_1


Ety Salmila


__ADS_2