Adakah Aku Dalam Hatimu

Adakah Aku Dalam Hatimu
Dia Yang Dulu Ku Nantikan


__ADS_3

*** Mengapa Engkau Kembali Di Saat Aku Sudah Mulai Bisa Melupakan Mu ?...


Dan Saat Ku Mulai Bisa Mencintai Nya.


Harus kah Aku Meninggalkan Dirinya Untuk Mu?


Meninggal kan Dia Yang Mulai Mengisi Relung Hati Ku ***


~ Khaira Najwa Safira ~


🍂 🍂 🍂 🍂


Khaira bangkit dari duduk nya, ingin melangkah kan kaki nya menuju ke pinggir laut, Namun ketika ia berjalan ke arah pantai tiba - tiba....


" BRukkk...... "


" BRukkk......."


Ada seseorang yang menabrak Khaira hingga ia terjatuh di hamparan pasir yang luas itu.


" Auw.... " rintih khaira saat tubuh nya terlempar di atas pasir.


" Maaf, saya tidak sengaja " terdengar suara seorang laki-laki yang tadi menabrak khaira.


" ia ngak ap.... " ucapan khaira terhenti saat khaira mendongak kan kepala nya.


" Rizwan " gumam khaira tanpa sengaja saat ia melihat ke arah laki-laki yang ada di hadapan nya.


Sebuah kenangan masa kecil nya bersama Rizwan kembali terlintas dalam fikiran nya. saat ia dan Rizwan masih duduk di bangku sekolah dasar.


<~ F L A S H B A C K O F F ~>


••• 10 TAHUN YANG LALU •••


Saat itu waktu nya pelajaran olah raga, khaira dan seluruh teman kelas nya keluar kelas untuk menuju ke lapangan bermain.


Sebuah permainan yang terdiri atas 12 pemain, Saat itu khaira keluar dari ruang kelas selepas ia menggantikan pakaian nya dengan pakaian olah raga. ia berjalan menyusuri lapangan untuk bergabung dengan teman-teman nya yang lain.


Permainan sudah berlangsung sejak 10 menit yang lalu, saat khaira sedang menyusuri lapangan di tengah berlangsung nya permainan. tanpa sengaja ia bertabrakan dengan seorang anak laki-laki hingga ia terhempas ke belakang. Anak laki-laki itu bukan nya minta maaf tapi malah marah-marah pada nya.


" hey kalau jalan liat-liat dong! ngapain kamu jalan di tengah lapangan ngak lihat orang lagi bermain? " Ucap laki-laki itu dengan suara tinggi. sambil menatap tajam ke arah khaira yang terduduk di lantai lapangan.


Khaira mendongakkan kepala nya di lihat nya anak laki-laki yang ada di depan nya itu adalah rizwan, seorang anak laki-laki yang di kagumi oleh khaira.


Rizwan langsung berlari meninggalkan khaira yang masih terduduk di lantai, khaira menatap punggung Rizwan yang meninggalkan nya begitu saja tanpa meminta maaf pada nya.


khaira bangkit berdiri , kepalanya masih terasa sakit akibat benturan nya dengan tubuh Rizwan. khaira kembali melanjutkan langkah nya ke arah teman-teman nya untuk ikut bermain.


sesampai nya di sana teman-teman khaira malah menggoda nya, mereka tidak tahu apa yang di katakan Rizwan pada nya, mereka hanya melihat Rizwan yang menabrak khaira.


" ciee... ciee.... " goda salah satu teman khaira, khaira hanya tersenyum kikuk mendengar godaan temannya itu.


khaira menghapus air mata yang ada di sudut mata nya, rasa sakit di kapala nya masih terasa, ia kembali melanjutkan permainan bersama teman-teman nya.


<~F L A S H B A C K O N~>


💧💧💧💧💧


" Hey kamu ngak kenapa-napa kan? " ucap Rizwan sambil melambaikan tangan nya di depan wajah khaira.


Khaira tersadar dari lamunan nya, ia merasa kaget saat melihat Rizwan kini malah berjongkok di depan nya. jantung nya berpacu cepat saat ia menatap tatapan mata Rizwan pada nya.


" eh saya tidak apa-apa " ucap khaira seraya bangkit berdiri, ia tak ingin berlama-lama berada dalam posisi seperti itu dengan Rizwan.


" Jantung ku kenapa seperti ini? Aku ngak boleh kembali jatuh cinta pada nya, aku sudah bersusah payah melupakan nya, walau pun belum sepenuhnya perasaan itu hilang, dan sekarang saat ia kembali, aku tak ingin lagi terperangkap dalam cinta yang tak mungkin lagi ku miliki ". gumam khaira dalam hati.

__ADS_1


" hey kok malah ngelamun?, apa ada yang sakit" tanya Rizwan sambil menatap ke arah khaira yang ada di depan nya.


" eh Maaf, saya ngak kenapa- napa kok " ucap khaira sambil tersenyum ke arah Rizwan.


" oh syukurlah kalau begitu " Rizwan tersenyum ke arah khaira.


" sebelum nya saya minta maaf karena tadi saya lagi buru-buru dan juga fokus sama HP, sampai ngak lihat ada kamu yang lagi jalan di depan " ucap Rizwan sambil menatap ke arah khaira.


" iya saya juga minta maaf karna tadi saya juga ngak liat-liat ". ucap khaira ia tersenyum ke pada Rizwan.


Rizwan juga tersenyum pada khaira. Namun ucapan Rizwan selanjutnya membuat khaira terdiam.


" Rizwan, siapa nama mu? " Ucap Rizwan memperkenalkan diri nya pada khaira. sambil mengulurkan tangan nya.


Khaira tertawa miris dalam hati saat Rizwan memperkenalkan diri padanya, itu artinya Rizwan tidak mengenalinya.


" Sungguh menyedihkan, aku sudah menunggu nya selama 10 tahun tapi tenyata dia sama sekali tak mengingat diriku. ternyata penantian panjang ku itu memang berakhir dengan sia-sia, meski pun aku tidak menikah dengan Alfi, karna aku tak pernah ada di hati Rizwan " gumam khaira dalam hati.


" Khaira " ucap khaira, memaksa senyum nya sambil mengatup kan kedua tangan nya di depan dada.


" khaira? " Rizwan merasa tidak asing dengan nama itu, di perhatikan wajah khaira dengan seksama. berusaha memastikan benarkah wanita yang ada di hadapan nya itu adalah khaira teman masa kecil nya.


" Kamu Khaira Najwa Safira ya? " tanya Rizwan, pandangan nya masih terarah kan pada khaira.


Khaira hanya mengangguk kan kepala nya sambil tersenyum, tak bisa ia pungkiri isi hati nya, jika ia sangat bahagia karna Rizwan masih mengingat dirinya. Namun ada hal yang mesti selalu ia ingat jika kini dirinya adalah seorang istri.


" maaf tadi aku ngak kenali kamu habis nya kamu sangat berbeda dari yang dulu " Khaira tersenyum ke arah khaira.


" heumm... tadi nya aku fikir kamu udah ngak ingat lagi sama aku " ucap khaira dengan ekspresi yang di buat-buat.


Rizwan tertawa saat melihat ekspresi khaira yang menurut nya sangat lucu.


" kenapa ketawa? " tanya khaira ia menaikkan sebelah alis nya sambil menatap Rizwan.


" habis nya ekspresi kamu lucu banget " jawab Rizwan ia masih tertawa.


" ngak, lagi jalan-jalan aja " jawab khaira sambil tersenyum.


Rizwan hanya mengangguk-angguk kan kepala nya.


" kamu sendiri ngapain disini, sendiri aja?" tanya khaira sambil menoleh ke belakang Rizwan seperti mencari sesuatu di belakang nya.


" iya sendiri kamu sama siapa ke sini, sendiri juga? " tanya Rizwan sambil mengamati khaira.


" Ngak, aku kesini sama su.... " belum selesai khaira berbicara terdengar suara HP Rizwan yang berbunyi.


Rizwan melihat ke layar HP yang ada di tangan nya.


" bentar ya ada yang nelpon " ucap Rizwan sambil berjalan menjauh dari khaira.


" siapa yang nelpon Rizwan ya apa mungkin pacar nya? aduh ngapain juga aku mikirin itu bukan urusan ku juga, lagian kamu harus ingat khaira kamu sekarang udah jadi istri orang " gumam khaira dalam hati ia memperingati dirinya apa status nya saat ini .


tak berapa lama Rizwan sudah selesai ber telponan, ia melangkah kembali ke arah khaira.


" khaira aku pergi dulu ya karna ada hal yang mesti aku urus, nanti kita boleh ketemu lagi kan? " ucap Rizwan yang di akhiri dengan pertanyaan.


" ya boleh lah " ucap khaira sambil tersenyum.


" boleh minta no WA nya? " ucap rizwan lagi.


" boleh sini HP nya " ucap khaira, Rizwan memberikan HP nya pada khaira. Setelah mengetik nomor nya di HP Rizwan, ia memberikan nya kembali pada rizwan.


" kalau gitu aku pergi dulu ya! sampai bertemu nanti " ucap Rizwan lalu pergi meninggalkan khaira.


Tanpa mereka sadari Alfi sudah melihat mereka dari kejauhan sejak Rizwan menabrak khaira. tadi nya ia ingin Mendekati khaira dan Rizwan namun di urungkan nya, saat melihat mereka yang begitu dekat.

__ADS_1


Alfi merasa geram saat melihat khaira bersama laki-laki lain rahang nya mengeras ia berusaha menahan emosi nya. setelah Rizwan pergi baru setelah itu Alfi melangkah mendekati khaira.


" Eheum.. " Alfi sengaja berdehem agar khaira yang sedang menatap kepergian Rizwan melihat ke arah nya.


" eh bang Alfi " khaira langsung menoleh ke arah Alfi saat mendengar deheman nya.


" Siapa laki-laki itu? " tanya Alfi tanpa basa-basi ia berusaha menahan kekesalan nya pada khaira.


" laki-laki yang mana " khaira malah balik bertanya membuat kekesalan Alfi semakin memuncak.


" siapa lagi kalau bukan laki-laki yang bersama loe tadi " ucap Alfi sambil membuang pandangan nya ke arah lain.


" oe itu, dia cuma teman " ucap khaira sambil menatap ke arah Alfi.


" masa cuma teman ngak percaya, gue liat loe sama dia dekat banget tadi " ucap Alfi sambil memandang sinis ke arah khaira.


" itu teman lama udah lama kita ngak bertemu, ya jadi nya kita ngobrol banyak hal tadi " khaira menatap Alfi ia memicingkan mata nya sambil tersenyum.


" Kenapa kok nanya gitu? " ucap khaira ia terkekeh melihat Alfi yang memasang wajah kesal nya.


" hemmm.... seperti nya saya mencium aroma-aroma cemburu " lanjut nya lagi ia kembali terkekeh saat Alfi menatap nya tajam.


" Siap yang cemburu? gue nanya doang wajar kan seorang suami bertanya saat melihat istri nya bicara dengan laki-laki lain " Alfi memandang ke arah khaira dengan datar.


" kalau ngak cemburu muka nya kenapa kaya gitu? " khaira memandang Alfi dengan tatapan menyelidik.


" kaya gimana? muka gue biasa aja, lagian gue ngak perduli loe mau bicara sama siapa pun itu terserah loe bukan urusan gue " Alfi memalingkan wajah nya menatap ke arah depan, sambil melipat tangan nya di depan dada.


" kalau gitu aku boleh dong dekat-dekat sama laki-laki lain " khaira mencoba menggoda Alfi dengan ucapan nya itu, ingin melihat bagaimana reaksi nya saat ia berbicara seperti itu.


Alfi langsung menatap tajam ke arah khaira saat mendengar ucapan khaira.


" Ngak " ucap nya tegas, dengan matanya yang melotot


" loe ngak boleh dekat-dekat dengan laki-laki mana pun, apalagi sama cowo barusan awas aja kalau kamu sampai berani mendekati nya " Ancam Alfi lalu berlalu meninggalkan khaira yang berusaha menahan tawanya.


Khaira terkekeh geli saat melihat reaksi alfi.


" heumm...Cemburu lah tu " ucap khaira sambil terkekeh, namun ia segera berlari ke arah Alfi saat mendengar ucapan Alfi selanjutnya.


" cepat ikut gue kita shalat zuhur dulu habis itu kita pulang " Alfi masih terus melanjutkan langkah nya tanpa melihat ke arah khaira.


" Loh kok pulang kita baru sebentar di sini kenapa malah pulang, katanya mau ngajak aku ke tempat wisata yang ada di sini " ucap khaira sambil berlari ke arah


Alfi.


" ngak jadi, gue capek kita bisa jalan-jalan lagi lain waktu " ujar Alfi langkah nya masih terus berlanjut ke arah mobil mereka yang terparkir.


Khaira menghembus nafas nya kasar, ia merasa kesal pada Alfi karna mengingkari janji nya untuk mengajak nya jalan-jalan hari ini.


Setelah mereka berada di dalam mobil, Alfi langsung menjalan kan mobil nya meninggalkan pantai yang begitu menyejukkan mata, di perjalanan pulang mereka berhenti di sebuah masjid untuk melaksanakan shalat zuhur. selesai shalat mereka kembali melanjutkan perjalanan


mereka menuju ke rumah.


💙 💙 💙 💙 💙


hy readers Terima kasih atas komentar nya..


Kira-kira gimana ya kelanjutan kisah cinta khaira?


Apa dia akan kembali pada Rizwan?


Atau akan tetap bertahan dengan Alfi?


Nantikan kelanjutan cerita nya ya!

__ADS_1


pasti nya episode selanjutnya akan lebih seru dan akan ada konflik - konflik diantara Alfi, Khaira , Rizwan, dan juga akan ada seseorang yang akan membuat hubungan di antara ketiga nya semakin memanas.


Penasaran kan siapa yang akan hadir di hidup Alfi, Khaira dan Rizwan ????


__ADS_2