Adakah Aku Dalam Hatimu

Adakah Aku Dalam Hatimu
Tingkah Konyol Alfi


__ADS_3

Alfi memarkirkan motor nya di perkarangan rumah begitu ia sampai di sana, ia melangkah masuk kedalam rumah dengan menenteng plastik hitam berisi mangga muda yang ia beli saat perjalanan pulang dari tempat kerja nya.


" Assalamualaikum..... " Ucap Alfi seraya membuka pintu rumah.


" Waalaikumsalam...... " khaira yang sedang duduk di ruang tamu segera berjalan menghampiri Alfi yang baru saja mengucap kan salam.


Khaira menyalami tangan Alfi dengan senyum yang merekah saat melihat kedatangan suami nya.


" Nih... " Ucap Alfi seraya menyerahkan kantong plastik yang berisi mangga muda pada khaira.


" Khaira pun menyambut kantong plastik tersebut dengan girang tanpa bertanya isi yang ada dalam plastik tersebut khaira sudah tau apa isinya karna dirinyalah yang meminta Alfi membelikan mangga muda.


Alfi hanya menggelengkan kepala nya dengan tersenyum saat melihat tingkah istrinya itu. ia segera melangkahkan kaki nya menuju kedapur untuk mengerjakan apa yang ingin ia kerjakan.


Alfi sedang sibuk berkutat di dapur menyiapkan berbagai bahan yang di butuhkan untuk membuat nasi goreng. sedang kan khaira ia duduk di kursi meja makan sambil menyantap mangga muda yang tadi di berikan Alfi. sesekali Alfi menatap ke arah istri nya yang dengan lahap nya memakan mangga muda yang ia bawakan.


Setelah hampir 30 menit memasak nasi goreng akhirnya nasi goreng nya pun jadi, Alfi menaruh nasi goreng tersebut kedalam piring dengan di bubuhkan telur ceplok di atas nya. setelah itu ia membawakan nya kehadapan khaira.


" Selamat menikmati sayang..... " Ucap Alfi seraya menaruh nasi goreng di atas meja. Khaira tersenyum saat melihat nasi goreng yang di bawakan alfi. ia segera mengambil sendok dan segera melahap nasi goreng tersebut tak lupa ia membaca doa sebelum memakan makanan yang di idamkan nya itu.


" Gimana enak ngak...?? " tanya Alfi saat ia melihat khaira yang begitu lahap memakan nasi goreng buatan nya.


Khaira menatap kearah Alfi saat mendengar pertanyaan suami nya itu, kemudian ia menganggukkan kepala nya sebagai jawaban atas pertanyaan suami nya.


Alfi tersenyum saat mendapatkan anggukan kepala dari khaira yang menandakan jika khaira menyukai nasi goreng buatan nya.


" Yank..... " Alfi memanggil khaira saat istri nya itu tak mengarahkan pandangan ke arahnya.


" heumm..... " khaira hanya bergumam tanpa menatap ke arah Alfi.


" Aku mau balik ketempat kerja " Ucap Alfi yang mampu membuat khaira mengalihkan pandangan ke arah nya.


Khaira menatap Alfi dengan tatapan yang tak dapat di artikan. kemudian ia menaruh sendok yang ada di tangan nya di piring yang masih berisi setengah piring nasi goreng.


Khaira meneguk minuman yang ada di dalam gelas hingga hanya tersisa sedikit air didalam nya. kemudian ia kembali menatap ke arah Alfi.


" Sekarang...? " tanya khaira sambil menatap lekat kearah Alfi.


" iya " jawab Alfi singkat ia juga menatap ke arah khaira.


" Kenapa secepat itu aku masih kangen, masih pengen di temanin abang " jawab khaira dengan rengekan manja membuat Alfi gemas melihat nya.


" Maaf sayang aku ngak bisa temanin kamu untuk saat ini karna aku harus kembali bekerja, pekerjaan aku masih begitu banyak disana dan aku harus menyelesaikan hari ini juga "Ucap Alfi masih dengan menatap ke arah khaira.


" Kamu kenapa lebih mentingin kerjaan di bandingkan aku dan anak kita....? " tanya khaira dengan wajah cemberut.

__ADS_1


Alfi menghembus nafasnya kasar saat mendengar pertanyaan khaira pada nya.


" Sayang.... aku bukan nya lebih mementingkan pekerjaan di bandingkan kamu tapi semua ini aku lakukan juga buat kamu kan ? sebentar lagi kamu akan melahirkan jadi aku harus mempersiapkan segala kebutuhan untuk persalinan kamu nanti "


Ucap Alfi berusaha memberi pengertian pada khaira dengan mengenggam tangan khaira dan menatap lekat ke arah nya.


" Heumm..... ya udah kamu boleh pergi " Ucap khaira dengan raut wajah datar.


" Senyum dong... masak suami pergi kerja wajah nya cemberut gitu " Ucap Alfi berusaha menggoda khaira dengan mengedipkan mata nya dan senyum merekah.


Khaira pun tersenyum mendengar ucapan Alfi.


" Nah kalau senyum gitu kan kamu makin cantik " ucap Alfi masih dengan mengedipkan sebelah matanya.


" heumm..... memang nya selama ini aku ngak cantik.? " tanya khaira dengan memicingkan matanya.


" Loh siapa bilang kamu ngak cantik..? kamu tuh selalu cantik dimata ku baik dulu mau pun sekarang tapi yang sekarang jauh lebih cantik membuat aku makin cinta sama kamu " ucap Alfi sambil tersenyum membuat seketika wajah khaira memerah karna mendengar ucapan suami nya.


" Apasih dasar gombal " ucap khaira mengacuhkan pandangan nya dari alfi.


" Ngak gombal sayang aku serius kamu beneran cantik " ucap Alfi khaira kembali menatap ke arah Alfi meski tatapan nya datar namun senyuman nya mengembang.


" Ya udah kamu habisin makanan nya ya aku mau balik ke tempat kerja dulu " ucap Alfi yang di anggukkan kepala oleh khaira.


Alfi bangkit dari duduk nya lalu melangkah mendekati khaira dan mengecup kening nya.


Khaira menganggukkan kepala nya dan mencium tangan Alfi.


" Abang aku boleh ngak kebutik ? " tanya khaira sambil mendongakkan kepala nya menatap Alfi.


Sejenak Alfi terdiam menimbang-nimbang permintaan khaira.


" Boleh tapi pergi nya di antar sama pak sabbri biar kamu lebih aman dan kamu harus pulang sebelum aku pulang kerja, ingat kamu ngak boleh terlalu capek" ucap Alfi ia juga menatap ke arah khaira yang kini tersenyum setelah mendengar ucapan nya.


" ia aku akan pulang sebelum abang pulang kerja,Makasih sayang " ucap khaira ia bangkit dari duduk nya lalu mengecup pipi kanan Alfi.


" CUP "


Alfi kembali terdiam saat mendapatkan kecupan lembut dari khaira.


" Dasar nakal, berani-beraninya kamu bersikap nakal di depan ku andai saja aku ngak pergi kerja sudah aku pastikan kamu akan mendapatkan hukuman atas perlakuan mu itu " ucap Alfi dengan tatapan tajam dan tersenyuman devil Nya.


" Dasar tukang drama ngomong aja suka kan kalau aku cium kamu ? pake ngomong mau kasih hukuman aku yakin pasti kamu ingin aku mencium kamu kembali kan..? " ucap khaira dengan memicingkan mata nya.


" Apa yank ? kamu mau cium aku lagi...? boleh kok boleh banget malah " Alfi membungkuk kan sedikit badan nya lalu menunjukkan pipi kiri nya pada khaira.

__ADS_1


" Mau ngapain ? " tanya khaira saat ia merasa bingung dengan apa yang dilakukan suami nya.


" kan tadi kamu bilang mau cium aku " ucap Alfi dengan polos nya membuat khaira memutar mata nya malas.


" OGAH... udah sana berangkat kerja ngapain masih disini? " ucap khaira kemudian ia kembali mendudukkan dirinya di kursi meja makan.


" kok kamu gitu sih yank....? ngak ada terima kasih nya aku udah bela-belain pulang kesini di waktu jam kerja eh kamu nya malah gitu " ucap Alfi dengan memperlihatkan wajah datar nya.


" kenapa? kamu ngak ikhlas pulang untuk membuatkan aku nasi goreng ? " ucap khaira dengan tatapan tajam.


" Bulan nya gitu tap.... " ucapan Alfi terhenti saat sebuah benda kenyal menyentuh pipi kirinya.


" CUP "


" Udahkan...? " tanya khaira setelah ia mencium pipi Alfi.


Alfi malah tersenyum sambil menyentuh pipi kirinya yang di cium Khaira layak nya ABG yang sedang jatuh cinta.


" Kok masih disini ayo sana pergi kerja nanti malah telat lagi " ucap khaira saat ia melihat Alfi masih berdiri di tempat nya.


" Oke....aku pergi dulu... " ucap Alfi masih pada posisi nya.


" CUP "


Alfi segera berlari keluar setelah ia berhasil mengecup pipi khaira.


" I Love You Sayang " ucap nya seraya berlari dan menatap ke arah khaira sekilas dengan mengedipkan sebelah matanya.


Khaira yang melihat tingkah konyol suami nya itu hanya mampu menggelengkan kepala nya menatap kepergian Alfi sambil tersenyum.


Khaira kembali melanjutkan sarapan nya yang tertunda. Usai makan dan membersihkan berbagai peralatan makan khaira segera bersiap-siap untuk berangkat kebutik. sudah hampir dua minggu ia tak mengunjungi butik nya entah mengapa akhir-akhir ini khaira merasa malas untuk melakukan aktifitas diluar rumah.


Segala urusan butik ia serahkan kepada Azkia yang masih bekerja sebagai asisten nya. kadang kala ia hanya meminta azkia mengirimkan laporan keuangan atau penjualan setiap minggu nya.


Setelah selesai bersiap-siap Khaira segera pergi kebutik dengan di antarkan pak sabbri.


🌺 🌺 🌺 🌺 🌺


Happy Reading......


Nantikan episode selanjutnya ya...!!!


Ditunggu saran dan kritik nya jika ada kekurangan mengenai episode x ini. 🙏😊


Salam Author

__ADS_1


-


Ety Salmila


__ADS_2