
*** Perjuangan Seorang Ibu Itu Berat Maka Coba Lah Mengerti Wahai Para Suami Karna Kamu Tidak Akan Pernah Tahu Seberapa Besar Perjuangan Kaum Wanita Untuk Melahirkan Anak-anak Mu ***
••• Khaira Najwa Safira •••
🍁 🍁 🍁 🍁 🍁
Bulan demi bulan telah berlalu kini usia kandungan khaira sudah memasuki 6 bulan. Rasa mual yang biasa nya ia rasakan kini sudah berkurang, hanya sekali-kali ia merasa mual saat di pagi hari atau ketika ia mencium bau yang terlalu menyengat seperti ; parfume atau berbagai bau lain nya yang merasuki rongga hidung nya.
Namun jika membahas soal ngidam itu tak pernah hilang dari diri nya kerap ngidam nya itu membuat Alfi kewalahan, pernah waktu itu khaira meminta Alfi membuatkan nya jus Belimbing tanpa mencampurkan nya dengan bahan lain.
Mending jika setelah Alfi membuat jus Belimbing khaira yang akan meminum nya, lah ini bukan nya khaira yang minum tapi ia malah meminta agar Alfi yang menghabiskan satu gelas Belimbing yang ia giling tanpa mencampurkan bahan lainnya.
melihat nya saja Alfi sudah begitu berat untuk menelan ludah nya, karna membayangkan rasa yang di timbulkan Belimbing tersebut.
<< FLASHBACK ON >>
Saat itu khaira dan Alfi sedang duduk di balkon kamar mereka sembari menikmati angin sore dan menatap mata hari yang mulai menenggelamkan diri nya.
" Sayang...... " panggil khaira dengan suara manja dan menyenderkan kepala nya di pundak Alfi.
. " helm.... " Alfi hanya bergumam mendengar panggilan khaira.
" Aku boleh ngak minta sesuatu...? " tanya khaira masih dengan menyenderkan kepala nya pada Alfi.
" kamu mau apa....? " tanya Alfi pada khaira masih dengan posisi yang sama.
" eum.... buatkan aku jus belimbing ya....!!! " Alfi mengernyitkan dahi nya saat mendengar permintaan aneh khaira.
" jus belimbing.....? " khaira menganggukkan kepala nya saat mendengar pertanyaan Alfi.
" Iya.... Aku mau jus belimbing tapi kamu jangan mencampurkan nya dengan bahan apa pun " Ucap Khaira dengan wajah yang memelas.
Alfi hanya mampu menghembus nafas nya pasrah saat melihat tatapan memohon yang di tunjukan khaira pada nya. Meski ia bergidik saat membayang kan rasa jus belimbing yang begitu asam.
" Ya sudah tunggu sebentar aku akan membuatkan nya... " Ucap Alfi ia bangkit dari duduk nya dan melangkah ke arah dapur untuk membuat apa yang di minta oleh istri nya.
Setelah selesai membuat segelas jus belimbing Alfi segera melangkah kan kaki nya kembali ke kamar, di sana masih ada khaira yang duduk di balkon kamar mereka.
__ADS_1
" Sayang..... ini jusnya.... " ucap Alfi seraya meletakkan jus tersebut di atas meja.
Khaira menatap sekilas jus tersebut lalu ia mengambil dan meneguk nya. Setelah meneguk satu teguk jus, Khaira menyerahkan gelas yang berisi hampir satu gelas jus belimbing itu kepada Alfi.
" Nih minum...!!! " ujar khaira seraya menyerahkan gelas kepada alfi.
Alfi mengernyitkan dahi nya menatap gelas yang diberikan khaira.
" kok malah bengong..? " tanya khaira saat Alfi tak kunjung mengambil gelas dari tangan nya.
" ayo ambil..!!! aku mau kamu habisin jus nya... " ujar khaira yang membuat Alfi membulatkan mata dan menelan ludah nya kasar.
Dengan sedikit berat Alfi mengambil gelas tersebut dan meletakkan nya di atas meja, karna ia tak kan sanggup meminum jus yang rasa nya bisa di bayang kan membuat mata nya Merem melek.
" loh kok ngak diminum...? " tanya khaira saat ia melihat Alfi menaruh gelas tersebut di atas meja.
" aku ngak suka yank sama jus nya lagi pula kamu kan yang tadi minta di buatkan jus belimbing harus nya kamu dong yang meminum nya...!!! " ucap Alfi ia mengamati khaira yang kini memanyunkan bibir nya.
" tapi aku mau nya kamu yang habisin jus itu..!!! " ucap khaira dengan wajah yang memelas entah mengapa ia begitu ingin melihat Alfi menghabis kan jus belimbing yang tentu nya ia yakini jika Alfi tak akan meminum nya.
Lagi-lagi Alfi harus mengalah dan menuruti keinginan khaira saat melihat wajah nya yang memelas. Alfi mengambil gelas yang ada di atas meja, ia mengamati jus belimbing yang ada di dalam gelas tersebut.
" gleeebbb.... "
Baru satu teguk jus belimbing yang ia minum sudah membuat Alfi menampakkan ekspresi yang begitu lucu hingga membuat khaira tertawa puas tanpa merasa kasihan dengan suami nya itu.
Alfi menaruh kembali gelas yang masih berisi setengah jus tersebut ke atas meja.
" loh kok ngak dihabisi ? " tanya Khaira saat melihat Alfi meletakkan jus nya di atas meja.
" buat kamu aja, aku ngak sanggup buat ngabisin nya " Ucap Alfi jujur dengan ekspresi yang tak dapat di artikan.
Khaira menatap datar kearah Alfi lalu ia bangkit dari duduknya dan masuk kedalam kamar tanpa mengucap sepatah katapun.
Alfi yang melihat sikap khaira seperti itu hanya mampu menghembus nafas nya kasar lalu ia pun ikut masuk kedalam kamar dengan membawa gelas yang masih berisi satu gelas jus belimbing.
Setelah masuk kedalam kamar ia meletakkan gelas tersebut di atas nakas. ia melihat khaira yang kini sedang bersandar di atas ranjang.
__ADS_1
Secara perlahan Alfi mendekati khaira yang ada di atas ranjang berniat untuk membujuk nya yang sedang merajuk.
" Sayang.... " Khaira langsung memalingkan wajah nya dari Alfi saat mendengar suara Alfi yang memanggil nya.
Alfi mendudukkan diri nya di samping khaira. lalu ia membawa wajah khaira yang berpaling dari nya agar menghadap pada nya.
" Sayang.... aku minta maaf, aku bukan nya ngak mau menuruti keinginan kamu tapi aku beneran ngak sanggup buat menghabiskan satu gelas jus belimbing itu bisa-bisa aku bisa sakit perut jika memaksa untuk meminum nya " Ucap Alfi dengan wajah memelas nya. khaira hanya menatap diam kearah Alfi.
" Sayang... " Alfi memanggil khaira saat tidak mendapatkan respon dari khaira.
" udah lah ngak usah dibahas lagi aku tau aku memang terlalu berlebihan " Ucap khaira seraya melepas kan tangan Alfi yang masih menangkup wajah nya.
" Kamu mau maafin aku? " tanya Alfi sambil menatap lekat ke arah khaira.
Khaira tersenyum dan menatap ke arah Alfi hingga mereka saling bertatapan, namun beberapa detik kemudian seulas senyum menghiasi bibir kedua nya saat khaira menganggukkan kepala nya.
Alfi sangat bahagia karna ia bisa membujuk khaira yang sedang merajuk kemudian ia langsung memeluk khaira. sejenak mereka saling menikmati pelukan itu.
" Yank.... kita shalat maghrib dulu yuk!!! udah adzan tuh " Ucap Alfi masih dengan memeluk khaira lalu khaira pun melepaskan pelukan nya dari Alfi dan menatap lekat wajah suami nya yang kini masih menampilkan senyuman nya.
Khaira berusaha menajamkan pendengaran lalu ia tersenyum dan menganggukkan kepala nya saat mendengar suara yang begitu merdu sedang mengumandangkan Asma Allah di masjid yang tak jauh dari rumah mereka.
Akhir nya khaira dan Alfi pun melaksanakan shalat maghrib berjama'ah.
<< FLASHBACK OFF >>
Hari demi hari sikap Khaira semakin manja membuat Alfi semakin kewalahan menghadapi nya, Namun ia tak pernah mengeluh karena ia sangat mengerti dengan kondisi khaira saat ini yang sedang berjuang untuk bayi yang sedang dikandung nya.
🌺 🌺 🌺 🌺 🌺
Happy Reading.....
Vote yang banyak ya buat readers agar author makin semangat untuk up episode nya
Author minta maaf karna lama ngak up tapi insya Allah kedepan nya author akan berusaha untuk meng up setiap episode nya🙏😊
Salam Author
__ADS_1
-
Ety Salmila