Adakah Aku Dalam Hatimu

Adakah Aku Dalam Hatimu
5. Pertemuan Pertama(khaira & Alfi) 2


__ADS_3

Beberapa menit kemudian mereka sudah sampai di area lapangan dan langsung memasuki lapangan.


tentu nya mereka tidak perlu membeli 'tiket' karna khusus untuk para penduduk desa tempat di adakan pertandingan tidak perlu membeli tiket lalu mereka pergi menuju ke kursi penonton.


Pertandingan pun dimulai mereka begitu menikmati pertandingan yang sedang berlangsung terdengar sorak - sorai dari penonton yang mendukung pemain favorit nya. Dan saat itu tim yang sedang bertanding adalah tim nya Alfi.


Alfi adalah pemain voli handal yang berasal dari kota besar. Alfi menjadi pemain sewaan yang memiliki bakat main voli yang dapat di andalkan bahkan ia sudah bermain hampir di seluruh kota yang ada di daerah nya. Bukan hanya itu ia bahkan sudah bermain hingga ke luar daerah. profesi nya sebagai seorang atlit volly terbaik di daerahnya dan juga seorang CO-pilot ditambah lagi dengan wajah nya yang tampan tentu nya tak heran jika ia memiliki banyak penggemar terutama bagi kaum wanita. bahkan saat ini banyak wanita yang meneriaki namanya seraya memberi semangat untuk Alfi.


" Alfiii semangaaatt "teriak salah satu wanita seperti nya ia sangat menggemari alfi


" Alfiii....go Alfi go Alfi gooo" teriak wanita lain yang tak kalah keras


" Alfiii ayo semangat ( Puuk puk puuk)"teriak seorang wanita seraya bertepuk tangan memberi semangat kepada alfi


Terdengar suara teriakan para penonton menambah serunya suasana pertandingan malam ini terutama wanita yang meneriaki nama Alfi untuk memberi nya semangat sedang kan Alfi tak perduli dengan teriakan para penonton ia hanya fokus pada pertandingan yang sedang berlangsung.


" Khairaa " panggil Silvia seraya menyenggol lengan khaira


" Heumm " khaira hanya bergumam mendengar namanya di panggil oleh Silvia


" Khaira " Silvia kembali memanggil Khaira karna tidak mendapat respon dari khaira


" iiihhh... apa sih ganggung orang aja lagi serius ni tadi ngajak kesini katanya mau nonton sekarang sampai sini malah ribut " jawab khaira. ia merasa kesal karna Silvia terus memanggil namanya sedangkan dia lagi fokus menyaksikan pertandingan yang sedang berlangsung


" kamu tuh yang apaan di panggil - panggil ngak nyawud-nyawud jawab nya cuma heumm.. heumm gimana ngak kesal coba" ucap Silvia dengan wajah nya yang cemburut


khaira melihat ke arah Silvia ia melihat Silvia sedang merajuk entah mengapa sahabat nya ini mudah sekali emosi dan bukan hanya itu ia bahkan suka ngambekan seperti anak SD yang merajuk karna tidak dibelikan es krim oleh orang tua nya. Khaira menggelengkan kepala nya melihat kelakuan silvia ia membuang nafas kasar untuk menenangkan dirinya menghadapi bayi Basar yang ada di samping nya itu.


" Ada apa kamu panggil aku? " tanya khaira pada Silvia

__ADS_1


"ngak ada apa-apa " jawab Silvia singkat pandangannya terarah ke arah pertandingan yang sedang berlangsung


" kalau ngak ada apa-apa kenapa panggil nya sampai berulang-ulang gitu, apa ada yang ingin kamu tanyakan" tanya khaira


Silvia hanya menggelengkan kepala nya sebagai tanda ia tak ingin menanyakan apa pun lagi pada khaira.


Khaira menggedikkan bahu nya tanda tak mengerti dengan sikap silvia, ia kembali menolehkan pandangannya ke arah pertandingan.sejenak matanya menangkap sosok Alfi yang sedang bertanding dengan serius. Namun tak berapa lama Silvia kembali memanggil nama khaira.


" khaira " Silvia memanggil nama khaira suaranya terdengar seperti bisikan namun pandangannya masih tertuju ke arah pertandingan.


Khaira menoleh ke arah Silvia


" ada apa? "tanya khaira


" cowok yang bernama Alfi itu ganteng ya? "tanya Silvia seraya tersenyum memandang ke arah Alfi yang sedang bertanding


" ah kamu ini ngak bisa liat cowok ganteng dikit, ingat udah ada yang punya bentar lagi kamu juga udah nikah jadi jaga mata mu itu jangan suka lirik-lirik yang lain " ucap khaira seraya tersenyum kearah silvia


" iya iya iya tanpa kamu bilang pun aku juga ingat kalau aku udah ada yang punya, aku kan cuma mengeluarkan pendapat " ucap silvia seraya menatap ke arah khaira


" ngak ada yang nanya tuh pendapatmu" ucap khaira dengan nada mengejek ia kembali melihat ke arah pertandingan


" terserah suka-suka aku dong " jawab Silvia tak mau kalah


khaira hanya diam tak menanggapi pekataaan silvia. jika ia menanggapi nya di pastikan takkan habis perdebatan di antara mereka


Tak berapa lama pertandingan pun usai semua penonton mulai meninggal kan tempat pertandingan termasuk para pemain yang lebih dulu meninggalkan lapangan setelah skor terakhir sebagai tanda berakhir nya pertandingan dan untuk kali ini tim Alfi lah yang menang itu arti nya alfi akan kembali bermain pada pertandingan babak berikut nya tapi bukan malam ini mungkin satu minggu setelah pertandingan ini berakhir. khaira dan Silvia memilih untuk keluar yang terakhir kali karna mereka malas untuk berdesak- desakan saat keluar dari pintu masuk lapangan.


Setelah beberapa lama menunggu akhirnya khaira dan Silvia bisa Keluar dari lapangan sesampai nya di luar Silvia pergi ke area parkir untuk mengambil motor nya sedangkan khaira menunggu silvia didekat sebuah mobil yang berwarna silver. setelah menunggu beberapa lama khaira merasa jengah karna Silvia tak kunjung datang menghampirinya. akhirnya ia memutuskan untuk menyusul Silvia ke area parkir khusus motor yang tidak jauh dari tempat ia berdiri. Tiba-tiba saat ia ingin melangkah menuju ke ketempat parkiran khaira tak sengaja bertabrakan dengan seseorang.

__ADS_1


" BUUKK "seseorang menabrak nya hingga ia hampir terjatuh namun dengan sigab laki-laki itu memegang tangan khaira.


" Kriiiittt " laki-laki itu tak sengaja menginjak sesuatu saat ia melangkah mencoba menahan tangan khaira agar ia tidak terjatuh.


laki - laki itu menarik tangan khaira hingga jarak antara khaira dan laki-laki itu sangat dekat


khaira sangat terkejut saat menyadari posisi nya sangat dekat dengan srorang laki-laki yang tak dikenal, ia segera mendorong tubuh laki-laki itu agar menjauh darinya dan melangkah mundur.


Lalu ia melihat kearah laki-laki yang ada di hadapannya itu sesaat ia tercengang Saat menyadari siapa yang telah di bertabrakan dengannya.


" Dia kaannnn???? "


 


\*


 


Hayoo kira-kira siapa laki-laki yang bertabrakan dengan khaira???


Pasti penasarankan jangan lupa baca kelanjutannya yaa😊


Makasih buat semua yang sudah membaca


jangan lupa like dan komentar nya


Dan mohon maaf jika masih ada banyak kekurangan karna saya masih dalam tahab belajar. hehehe😊


Menerima Saran Dan Masukan Dari Para Pembaca😊

__ADS_1


__ADS_2