AKHIR CINTA NAYLA

AKHIR CINTA NAYLA
AKAD NIKAH


__ADS_3

Ayah Dimas dan bunda Aisyah sudah bersiap-siap akan menghadiri akad nikah Shinta yang di adakan di kediaman mama Syila.


Tinggal menunggu Putri yang masih di make over oleh Mery. Sedangkan Nayla masih sibuk merapikan rambutnya yang disanggul modern.


"Ayo cepat sedikit, nanti kita terlambat" ajak bunda yang masuk kekamar Putri.


"Udah selesai kok Oma" jawab putri, begitu juga dengan Nayla yang sudah selesai merapikan rambutnya.


Mereka segera berangkat ke kediaman mama Syila meninggalkan Mery yang tidak bisa ikut karena harus jaga di rumah sakit.


Sementara di tempat lain Sandy dan Alex sedang menemani Reyhan di kamarnya yang sedari tadi tidak bisa tenang.


"Santai sedikit bro, jangan terlalu tegang" ucap Alex yang melihat Reyhan gelisah.


"Kalian bisa bicara santai karena tidak merasakan, tunggu nanti saat kalian merasakannya kalian akan sama saja bahkan bisa lebih dari yang aku rasakan sekarang" ucap Reyhan.


Sandy dan Alex hanya tersenyum mendengar kata-kata Reyhan dan terus menggoda calon pengantin itu.


"Bos, nanti malam Nayla jadi ikut ke pesta?" tanya Alex mengalihkan pembicaraan karena Reyhan yang digoda semakin tegang.


"Dia tidak bisa ikut, karena hari ini saudara sepupunya juga menikah" jawab Sandy.


Mendengar nama Nayla, Reyhan ingat kalau Shinta punya sepupu yang namanya Nayla.


"Sory ya Rey, nggak bisa nepatin janji" Sandy meminta maaf pada Reyhan, karena dia sudah berjanji akan membawa Nayla di pernikahan Reyhan.


"Tidak masalah, ada waktu lain untuk berkenalan. Tapi calon Istriku punya sepupu yang namanya Nayla" ucap Reyhan.


"Mungkin saja dia orang yang sama" lanjut Reyhan.


"Bisa jadi" jawab Alex.


Sandy baru akan menjawab perkataan Reyhan seseorang masuk ke kamar Reyhan dan meminta mereka bersiap karena akan segera berangkat ke kediaman calon mempelai wanita.


Nayla dan keluarga sudah sampai di kediaman mama Syila. Dia langsung masuk menemui Shinta dan ternyata sudah ada Tiara dan Liana.


"Nayla" ucap mereka bersamaan dan langsung memeluk Nayla. Sudah lama sekali mereka tidak bertemu. Nayla pun membalas pelukan kedua sahabatnya itu.


"Teteh cantik sekali" ucap Nayla setelah melepaskan pelukan kedua sahabatnya.


"Bang Rey pasti langsung terpesona" lanjut Nayla.


Terpesona...


Aku terpesona...


menatap wajahmu yang manis


Tiara dan Liana bernyanyi menggoda Shinta membuat semua yang ada di kamar Shinta tertawa.

__ADS_1


"Neng Shinta, pihak laki-laki sudah sampai, kalau di panggil langsung keluar ya" ucap pemandu acara yang dipercaya mama Syila untuk mengurus acara akad nikah Shinta.


Suasana di luar terdengar sangat khidmat alunan ayat suci sudah selesai dibacakan, kata sambutan dari kedua belah pihak pun telah selesai. Kini saatnya mempelai laki-laki mengucap ijab kobul.


Shinta yang di temani Nayla, Tiara dan Liana merasa gugup, sebentar lagi dia akan menjadi istri seorang Reyhan pria yang di jodohkan mama Syila dengannya.


Perjalanan cintanya yang kandas bersama Dewa ternyata membawa kebahagiaan untuknya walau dia sempat terpuruk, karena Reyhan benar-benar tulus memberikan cinta dan kebahagiaan.


"SAH"


Terdengar suara dari luar kalau kini Shinta sudah sah menjadi istri Reyhan.


"Ayo teh Shinta kita keluar" ajak Nayla setelah mendengar nama Shinta di panggil untuk duduk disamping pria yang sekarang menjadi suaminya.


Shinta keluar didampingi Mama Syila dan Bunda Aisyah di ikuti Nayla, Tiara dan Liana yang memegang kebaya Shinta yang panjang.


Mata Sandy tertuju pada mempelai wanita, dilihatnya ada bunda Aisyah yang mendampingi dan terlihat Nayla di belakang bunda. Dari tadi dia mencari Nayla setelah tadi bertemu dan bersalaman dengan Ayah Dimas saat baru sampai. Apa yang diperkirakan Reyhan ternyata benar. Kalau Nayla adalah sepupu calon istrinya Reyhan.


Senyumnya mengembang saat yang di carinya kini sudah ada di depan mata dan terlihat sangat cantik dengan gaun dan kain yang dikenakannya serta rambutnya yang di sanggul modern. Berwarna senada dengan keluarga yang lain.


Sandy baru memalingkan pandangannya setelah disenggol Alex.


"Biasa aja ngeliatinnya" bisik Alex.


Sementara Nayla yang melihat Sandy hadir di acara ini sebagai keluarga pihak laki-laki hanya tersenyum, tidak menyangka kalau mereka akan menghadiri acara yang sama, setelah perdebatan panjang saat Sandy memintanya mendampinginya di pesta pernikahan sahabatnya.


Sandy langsung mencari Nayla dan di lihatnya kalau sang kekasih duduk bersama Putri dan bunda Aisyah.


"Bunda" ucap Sandy yang langsung meraih tangan bunda Aisyah lalu memciumnya.


"Sandy" ucap Bunda Aisyah yang terkejut melihat Sandy. Di ikuti Putri yang menegurnya dan mencium punggung tangan Sandy.


"Aa saudara bang Rey?" tanya Nayla langsung yang dari tadi juga penasaran tapi tidak berani mendekati Sandy.


"Bukan, tapi sahabat sejak SMU" jawab Sandy.


"Ayo kita temui pengantin baru" ajak Sandy pada Nayla.


"Bunda, Nay tinggal sebentar" pamit Nayla pada bunda Aisyah dan mendapat anggukan oleh bunda.


Kini mereka mendekati pengantin baru yang sibuk menyapa keluarga dan tamu.


"Selamat ya bro" ucap Sandy sambil memeluk Reyhan.


"Terima kasih" jawab Reyhan membalas pelukan Sandy.


"Kenalkan istriku Shinta" lanjutnya. Sandy berkenalan dengan Shinta dan saat Reyhan melihat Nayla di samping Sandy dia langsung mengerti apa yang tadi di ucapkannya sewaktu di rumah sepertinya benar.


"Dan kalian pasti sudah kenal dan sangat kenal" ucap Reyhan pada Sandy dan Nayla dan hanya mendapat senyuman dari keduanya.

__ADS_1


Shinta yang tidak mengerti langsung meminta jawaban dari Nayla. Nayla hanya menunjukkan tangannya yang di genggam Sandy.


"Kamu hutang penjelasan sama Teteh" ucap Shinta sambil berbisik. Nayla hanya tersenyum.


"Hemm kalian tega sekali sama aku yang jomblo" ucap Alex yang mendekat dan langsung mendapat tawaan dari Reyhan dan Sandy. Reyhan pun mengenalkan Alex dan Shinta.


"Wahhh, kalian berdua akan jadi saudara" ucap Alex pada kedua sahabatnya yang langsung mendapat kekehan dari Sandy dan Reyhan.


Putri mendekat, mengajak Nayla dan Sandy makan.


"Si anak manja sudah kelaparan mencari indungnya" ledek Shinta pada Putri yang mendapat balasan mulut yang di kerucutkan.


Akhirnya Nayla mengandeng Putri diikuti Sandy dan Alex di belakangnya. Nayla menghampiri Tiara dan Liana yang sedang makan bersama Putra dan Koko.


"Putra, Bang Koko apa kabar?" Sapa Nayla dan langsung memperkenalkan Sandy dan Alex pada keempat sahabatnya itu. Kini mereka duduk bersama menikmati hidangan, sambil mendengar kan musik.


Sementara diparkiran para tamu, dua orang pria duduk di dalam mobil, yang satu hanya sibuk dengan telepon genggamnya sedangkan yang satu lagi sibuk memantau kedalam.


"Udah Wa, kita pulang. Ngapain juga coba kita di sini" ucap David pada Dewa.


Kedua orang pria itu adalah David dan Dewa. David dipaksa Dewa ikut dengannya ke kediaman mama Syila dimana acara akad nikah Shinta diadakan.


Dewa sebenarnya ingin menemui Shinta sebelum acara dia ingin meminta maaf dan meminta Shinta membatalkan pernikhannya.


Tapi saat melihat calon suami Shinta datang dia mengurungkan niatnya. Mama Syila benar-benar mencarikan Shinta pasangan yang jauh diatas dia.


Selama acara Dewa turut menyaksikan mantan kekasihnya itu sah menjadi milik orang lain. Dia melihat Shinta sangat cantik dan bahagia dengan pernikahannya. Membuat dia benar-benar menyesali kebodohannya.


"Apa yang kau tunggu lagi Dewa" ucap David kesal.


"Dia sudah sah milik orang, jangan ganggu dia lagi, lanjutkan hidupmu, jadikan ini pelajaran berharga"


Akhirnya Dewa menyalakan mesin mobilnya dan meninggalkan kediaman mama Syila membawa semua penyesalan.


Aku pulang....


Tanpa dendam....


Ku terima.... kekalahanku


Aku pulang.....


Tanpa dendam....


Ku salut kan.... kemenanganmu...


**************************


Terima kasih sudah mampir di karya author

__ADS_1


__ADS_2