AKHIR CINTA NAYLA

AKHIR CINTA NAYLA
SEMPAT MEMILIKI


__ADS_3

Mengapa kita bertemu


Bila akhirnya dipisahkan


Mengapa kita berjumpa


Tapi akhirnya dijauhkan


Suara merdu dari artis ibu kota yang mengisi acara malam ini menambah kemeriahan pesta.


Kau bilang hatimu aku


Nyatanya bukan untuk aku


Bintang di langit nan indah


Dimanakah cinta yang dulu


Walau bukan lagu miliknya yang dinyanyikan tapi banyak tamu-tamu yang ikut bernyanyi dibawah panggung mengulurkan tangan mereka hanya untuk menyapa sang artis.


Masihkah aku disana


Direlung hati dan mimpimu


Andaikan engkau disini


Andaikan tetap denganku


Silvia berjalan mendekati Nayla setelah dia memanggil mantan kekasih suaminya itu. Wajahnya tersenyum bahagia bisa bertemu lagi dengan orang yang rela berkorban demi kebahagiaanya.


Dia langsung memeluk Nayla begitu berada dihadapan orang yang dicintai suaminya. Pelukannya disambut Nayla dengan perasaan senang setelah melihat perjuangan Silvia mempertahankan rumah tangganya membuahkan hasil.


Aku hancur kuterluka


Karena engkaulah nafasku


Kau cintaku meski aku


Bukan dibenakmu lagi


Dan ku beruntung sempat memilikimu


Suara dibawah panggung semakin keras mengikuti sang penyanyi. Tapi tidak mengganggu Nayla dan Silvia yang masih berpelukan.


"Terimakasih" ucap Silvia saat melepaskan pelukannya pada Nayla lalu memegang perutnya. Nayla yang melihat itupun langsung ikut memegang perut yang sedikit membuncit.


"Aku ikut bahagia mbak" ucapnya jujur sambil mengelus perut Silvia.


"Terimakasih semua atas kebaikan hatimu" balas Silvia.


Bintang dilangit nan indah


Diamanakah cinta yang dulu


Masihkah aku di sana


Di relung hati dan mimpimu (oh wo wo)


Dari jauh Nuno jalan mendekat pada Silvia dan Nayla. Dia menyapa Sandy yang sedang berdiri di dekat keduanya. Lagu yang saat ini didengarnya sedikit mengusik hatinya yang ingin memulai kehidupan baru.

__ADS_1


"Senang bisa bertemu denganmu lagi" ucap Nuno yang membuat Sandy sedikit terkejut karena tidak menyadari kehadiran Nuno.


Suara Nuno yang bicara pada Sandy juga mengagetkan Nayla dan Silvia. Mereka berdua beralih menatap pada Sandy dan Nuno. Nayla tersenyum pada keduanya lalu berjalan kesisi Sandy dan memeluk lengan kekasihnya itu.


Andaikan engkau disini


Andaikan tetap denganku


"Aku ikut senang Kak" ucap Nayla menunjuk pada perut Silvia yang sudah berdiri disamping Nuno dan hanya dibalas Nuno dengan senyuman karena konsentrasinya terganggu dengan lirik lagu yang didengarnya saat ini.


"Mbak, aku harus menemui tamu yang lain" Nayla berpamitan pada Silvia setelah Sandy mengajak Nayla menemui mama Rita.


"Kak Nuno, Nay tinggal dulu" Nayla pamit pada Nuno dan berjalan meninggalkan sepasang suami istri itu.


Aku hancur ku terluka


Namun engkaulah nafasku


Kau cintaku mesti aku


Bukan dibenakmu lagi


Dan ku bersyukur sempat memilikimu


Nuno ikut menyanyikan lagu yang didengarnya itu dalam hati. Sambil menatap Nayla yang berjalan menjauh memeluk lengan Sandy. Lagu sempat memiliki milik Yovie & Nuno menggambarkan kisah cintanya dengan Nayla.


"Sejak kapan kamu dekat dengan Nayla" tanya Nuno pada Silvia setelah Nayla dan Sandy menjauh.


"Sejak kalian masih bersama" jawab Silvia pelan, tidak berani melihat Nuno. Dia takut kalau Nuno tahu dia yang pertama kali menemui Nayla.


"Kita pulang" ajak Nuno pada Silvia sambil berjalan.


Aku hancur kuterluka


Kau cintaku mesti aku


Tiada di benakmu lagi


Dan ku bersyukur sempat memilikimu


Suara penyanyi dan tamu yang ikut bernyanyi mengiringi langkah Nuno meninggalkan pesta.


Nayla dan Sandy sudah bersama mama Rita dan papa Wijaya. Mama Rita langsung memeluk calon menantunya itu begitu Nayla mendekat padanya. Wajah wanita paruh baya itu terlihat sangat bahagia. Dia bersyukur doanya yang sangat ingin menjadikan Nayla menantu diberikan kemudahan, bahkan banyak kejutan yang dia dapatkan.


"Mama" tegur Sandy melihat Nayla yang terus di peluk sang mama.


"Kenapa? Apa mama tidak boleh memeluk menantu mama? Memangnya hanya kamu yang boleh memeluknya" ucap Mama Rita melihat Sandy melarangnya memeluk Nayla.


"Iya" jawab Sandy menarik Nayla dan memeluk wanitanya itu dari belakang.


"Hei... anak ini" ucap Mama Rita kesal.


Papa wijaya yang melihat anak dan istrinya itu hanya tertawa sambil menggelengkan kepalanya. Mama Rita selalu saja berlebihan kalau sedang bahagia dan Sandy sangat suka menggoda mamanya yang seperti itu.


"Hans" tegur Nayla pada Sandy yang membuat mama Rita kesal.


"Biarkan saja" bisik Sandy pada Nayla.


Sandy sengaja membuat suasana menghanggat biar Nayla lupa dengan ketakutannya untuk bertemu orang banyak yang hadir di pesta ini.

__ADS_1


Dari jauh Rino terus menatap Nayla yang sedang dipeluk Sandy. Sudah lama dia ingin bertemu Nayla dan mencoba meminta hati Nayla kembali untuknya. Dia tahu cerita Nayla yang berakhir dengan Nuno dari laporan asisten papinya. Saat mendengar kabar itu harapannya untuk bisa bersama Nayla tumbuh kembali. Namun dia tidak bisa kembali ke Indonesia kalau belum menyelesaikan studynya.


Rino berusaha untuk segera menyelesaikan studynya agar bisa secepatnya kembali ke Indonesia. Saat menerima undangan pernikahan Mery dan Zein, Rino merencanakan akan menemui Nayla dan bicara kembali dengan Nayla tentang hatinya yang masih mengharap. Tapi hari ini dia mendapatkan kenyataan yang tidak pernah disangka, Nayla wanita yang sangat berharga bagi keluarga Harley dan wanita pujaanya itu telah dimiliki laki-laki lain dan akan menikah.


Rino memutuskan untuk meninggalkan pesta, dia merasa kalah untuk kedua kalinya.


"Rino" Nayla memanggil Rino saat dia dan Sandy meninggalkan mama Rita dan ingin menemui teman-temannya.


"Hai apa kabar?" sapa Nayla.


"Kamu sudah kembali? sejak kapan?" Nayla terus bertanya.


"Tidak terlalu baik dan aku sudah dua minggu kembali ke Indonesia" jawab Rino mengambarkan isi hatinya saat ini.


"Hans kenalkan ini Rino temanku satu kelas waktu sekolah" Nayla mengenalkan Sandy pada Rino. Sandy mengulurkan tangannya dan dibalas Rino.


Alex mendekat pada Sandy dan membisikkan sesuatu. Mereka menjauh dari Nayla yang sedang berbicara dengan Rino.


"Nay, aku..." kata-kata Rino terhenti karena di potong Nayla.


"Rino bukankah kita sudah berjanji untuk hanya berteman, aku dan dia sudah saling menyayangi sejak kami masih kecil" ucapan Nayla yang mencoba menjelaskan pada Rino. Nayla tahu apa yang akan Rino katakan.


"Maafkan, aku hanya bisa menjadi temanmu" Nayla pergi meninggalkan Rino dan berjalan kearah Sandy.


Alex menjukkan Sandy berita-berita yang dibacanya tentang Nayla dan juga Sandy. Banyak yang kagum tidak sedikit juga yang menghujat.


"Kita tidak bisa melarang orang untuk berbicara tentang kita Lex" ucap Sandy.


"Ada apa Hans?" tanya Nayla yang sudah mendekat pada mereka.


"Tidak ada apa-apa" jawab Sandy lalu mengandeng tangan Nayla mengajak kekasihnya itu meninggalkan Alex.


Suasan pesta masih terlihat ramai, para tamu masih berbaris untuk mengucapkan selamat. Nayla sudah bisa nyaman bertemu teman-temanya dengan Sandy yang terus disisinya.


"Adik teteh cantik sekali malam ini" sapa Shinta yang menghampiri Nayla dan Sandy.


"Teteh" Nayla memeluk Shinta, dia sudah lama tidak bertemu dengan saudarinya ini.


Reyhan dan Sandy juga berpelukan saat kedua wanita mereka berpelukan. Kedua sahabat itu juga sudah lama tidak bertemu.


"Dimana Alex?" tanya Reyhan.


"Kak Alex sedang bersama seseorang" ucap Nayla yang menjawab pertanyaan Reyhan dengan senyum penuh arti.


"Sepertinya ini kabar bahagia buat saudara kita itu bro" ucap Reyhan menepuk pundak Sandy.


"Semoga saja" jawab Sandy yang memang mendoakan Alex segera menemukan pasangan untuknya.


Alex yang melihat Reyhan sedang bersama Sandy mengajak Citra mendekati kedua sahabatnya itu.


"Wah sepertinya ada yang lagi bahagia nih" Reyhan menggoda Alex saat sahabatnya itu mendekat. Sedangkan yang di goda hanya memberikan senyum terindahnya.


*******************************


Terima kasih sudah mampir di karya author, tinggalkan jejak dengan like dan koment 🙏🙏🙏🙏🙏


Terima kasih juga untuk pembaca yang sudah memberikan vote, hadiah, koment dan like, apapun itu sudah jadi semangat buat author tetap menulis.


...Selamat Idul Adha 1442 H....

__ADS_1


...10 Dzulhijjah 1442H / 20 Juli 2021 M...


__ADS_2