AKHIR CINTA NAYLA

AKHIR CINTA NAYLA
AKU MENEMUKANMU


__ADS_3

Malam ini pesta pernikahan Shinta dan Reyhan akan di gelar di hotel milik keluarga Reyhan.


Nayla sedang menemani Shinta di ruang tunggu keluarga. Shinta sudah selesai di hias MUA penampilannnya sangat cantik seperti putri kerajaan. Menggunakan pakaian khas Palembang seperti yang diinginkan Shinta. Jika dia menikah dia ingin seperti putri raja yang sangat cantik.


Tiara datang dan membisikan sesuatu pada Nayla.


"Teteh, Nay kedepan sebentar" pamitnya pada Shinta.


Dengan segera Nayla keluar karena ada Dewa yang memaksa masuk ingin menemui Shinta. Terlihat Koko dan beberapa security menghadang Dewa untuk masuk.


"Ada apa?" tanya Nayla.


"Nay" Dewa memanggil Nayla, wajahnya tampak lusuh dan prustasi.


"Tolong, aku ingin bicara dengan Shinta" ucap Dewa. Nayla merasa sedih melihat kondisi Dewa sekarang. Tapi mengingat kelakuan Dewa membuat Nayla hanya bisa menarik nafas panjang.


"Aa Dewa sebaiknya pulang, tidak baik menemui teteh dalam keadaan seperti ini. Tenangkan pikiran Aa di rumah. Cobalah untuk menerima kalau teteh sudah ada yang memilikinya dan kalian memang tidak berjodoh" ucap Nayla menasehati Dewa, karena baginya tidak ada gunanya marah saat ini, itu bisa saja membuat Dewa semakin terpuruk dan melakukan hal-hal yang tidak di inginkan.


Nayla melihat ada David bersama Dewa.


"Kang David tolong bawa Aa Dewa pulang, jaga dia jangan sampai melakukan hal-hal yang tidak di inginkan" ucap Nayla meminta tolong pada David.


"Ada apa ini?" Suara Sandy terdengar dari dalam gedung hotel.


Sandy sudah berada di hotel sejak tadi bersama Alex. Tadi dia melihat Nayla berjalan dengan terburu-buru bersama Tiara lalu mengikutinya.


David terkejut karena ada bosnya dalam acara ini.


"Bukankah dia yang waktu itu ke kantor?" tanya Sandy lagi saat melihat Dewa.


"Iya Pak dia ada proyek di kantor kita dan kebetulan juga kenal dengan mempelai wanita" jawab David.


"Lalu kenapa dia?" kali ini Alex yang bertanya, karena melihat Dewa seperti orang yang sangat putus asa.


"Dia orang yang pernah menyakiti teh Shinta" jawab Nayla.


"Kang David, tolong" pinta Nayla pada David.


David memaksa Dewa untuk pulang. Dengan susah payah dia menarik temannya itu sampai ke mobil.


"Memalukan" gumam David kesal pada kelakuan Dewa.

__ADS_1


"Pantas saja kamu saat itu kenal dengannya" ucap Sandy pada Nayla sambil menggenggam tangan kekasihnya itu untuk masuk kedalam.


"Sayang kamu cantik sekali malam ini" bisik Sandy saat mereka berjalan kedalam ruang pesta. Nayla hanya tersenyum dan merona merah.


"Ayo kita temui mama, dia ada di dalam bersama papa" ucap Sandy terus berjalan tanpa melepas genggamannya pada Nayla.


Tamu satu persatu sudah mulai berdatangan. Musik dari band terkenal di Bandung menjadi hiburan malam ini. Sebentar lagi kedua mempelai akan masuk dan naik ke pelaminan.


"Sandy" sesorang memanggil Sandy dan ternyata teman-temannya saat sekolah sedang berkumpul. Sandy mengajak Nayla menghampiri temannya, tampak Alex juga sudah berada disana.


Sedangkan di meja VVIP ada teman lama yang sudah lama tidak bertemu. Dulu mereka bertetangga, tapi karena sudah menikah jadi terpisah karena ikut suami masing-masing.


"Teh Rita" panggil bunda Aisyah saat melewati meja yang di tempati Mama Rita.


"Aisyah" Mama Rita melihat pada yang memanggilnya langsung berdiri dan memeluknya.


"Sudah lama sekali kita tidak bertemu" ucap mama Rita.


"Bagai mana kabar keluargamu?" tanya mama Rita.


"Dan princes Lala pasti sudah jadi gadis yang cantik yaa" lanjut mama Rita.


"Wahhh sayang sekali aku sudah punya calon istri buat pangeran Hans" ucap mama Rita.


Dari jauh Nayla melihat mama Rita dan bunda Aisyah sedang berbincang tampak sangat akrab. Dia yang sudah tidak nyaman berada diantara teman-teman Sandy meminta ijin untuk menemui bunda dan mama Rita.


"A, aku ke tempat mama ya, di sana, sama bunda" tunjuk Nayla pada ke dua wanita paruh baya itu tapi masih terlihat sangat cantik.


Sandy mengikuti arah yang di tunjuk Nayla akhirnya dia melepaskan genggamnnya dan mengijinkan Nayla menemui mereka.


"Mama" pangil Nayla sambil menyalimi mama Rita dan papa Wijaya.


"Aisyah, kenalin ini calon menantu saya" ucap mama Rita pada bunda Aisyah.


Bunda Aisyah tersenyum sedangkan Nayla langsung memeluk lengan bunda Aisyah dan bergelayut manja.


"Ma, ini bunda Nay" ucap Nayla membuat mama Rita menutup mulutnya seakan tidak percaya apa yang dia dengar.


"Syah, bukankah putrimu bernama Lala" tanya Mama Rita untuk meyakinkan.


"Nayla memang di panggil Lala ma waktu kecil, tapi..." Nayla menghentikan ucapannya memandang bunda.

__ADS_1


"Tapi kami semua tidak boleh memanggilnya Lala sejak pangeran Hans pergi" Bunda Aisyah melanjutkan kata-kata Nayla.


"Karena hanya pangeran Hans yang boleh memanggilnya Lala. Princess Lala" lanjut bunda Aisyah sambil tertawa di ikuti mama Rita.


Mereka ingat drama PANGERAN HANS dan PRINCESS LALA.


"Mama kenapa tahu nama Nay, Lala?" tanya Nayla.


"Karena mama sangat kenal Pangeran Hans" jawab mama Rita.


"Dan Pangeran Hans juga tidak mau dipanggil Hans lagi sejak berpisah dari Princess Lala" lanjut mama Rita yang sangat senang.


"Benarkah? Dimana dia sekarang Ma?" tanya Nayla semangat. Selama ini sejak kecil dia selalu merindukan Pangeran Hans yang pernah jadi penolong Princess Lala.


Sandy meninggalkan teman-temannya dan menyusul Nayla. Saat mendekat dia menyimak percakapan antara mama Rita dan bunda Aisyah tentang Pangeran Hans dan Princess Lala. Kisah drama masa kecil yang selalu diingatnya.


"Aku disini La" Ucap Sandy yang dari tadi menyimak. Dia juga tidak menyangka kalau Nayla adalah Princess Lala yang selalu di ingatnya.


"A" hanya itu yang keluar dari mulutnya. Nayla tidak bisa berkata apa-apa. Seperti mimpi dia bertemu lagi dengan Hans pangeran tampan yang menolongnya waktu itu.


Sandy mendekat pada Nayla meraih tangan yang halus dan putih itu, sama seperti saat mereka kecil dulu Sandy mengulang ingatannya kembali


"Mau kah Princess Lala menjadi pendamping Pangeran Hans?" ucapnya sambil mengecup tangan yang ada di genggamannya.


Wajah Nayla merona merah. Dulu dia berkhayal kalau Nuno adalah pangeran Hans yang di tunggunya. Tapi kini bukan khyalan lagi, Pangeran Hans benar-benar datang kembali pada Putri Lala seperti janji mereka saat berpisah.


Walau itu hanya cerita mereka saat masih anak-anak tapi cerita drama mereka tidak pernah terlupakan membekas di hati. Bahkan setiap Nayla diajak ke Lembang oleh ayah Dimas, dia akan kembali ingat pada pangeran Hans. Berharap bisa bertemu lagi di sana.


Tiba-tiba Nayla ingat Kak Adam. Apakah kak Adam sudah tahu yang sebenarnya kalau Aa Sandy adalah Hans? pikir Nayla. Karena Kak Adam sangat percaya pada Sandy dan merestuinya.


"La" Sandy memanggilnya membuatnya tersadar dari lamunan.


"Apa kamu mengingat kembali saat itu?" tanya Sandy yang melihat Nayla melamun. Nayla menganggukan kepalanya. Sandy tersenyum


"AKU MENEMUKANMU" bisik Sandy pada Nayla, membuat jantung Nayla berdetak kencang mengeratkan gengaman tangannya yang di genggam Sandy.


Kedua keluarga itu kini duduk bersama dan bercerita apa saja yang terjadi saat mereka sudah tidak bertetangga.


*****************************


Terima kasih sudah mampir di karya author

__ADS_1


__ADS_2