
“Kamu mau gak kalau kakak bantu untuk menyingkirkan calon
suami kamu yang ga jelas itu, asal kamu mau nikahnya sama aku?” tanya Kenan
dengan senyum smirk yang menghiasi wajahnya yang tampan itu.
“Gak!! Sama saja dong!! Keluar mulut singa eh dapet mulut
buaya.” Keluh Manda dengan terang terangan, membuat Kenan tidak bisa tidak
menjadi kesal dengan kelakuan Manda, tapi mau marah ia tidak bisa, ia sudah
terlanjur suka dengan Manda. Terpaksa Kenan menghukum Manda dengan cara yang lain, ia kembali mencium bibir gadis
yang sudah kurang ajar mengatakan dia seperti buaya.
Dan kali ini Kenan bukan hanya sekedar mengecup, bahkan ia
dengan berani memeluk tubuh Manda dan membuat ciuman yang dalam sehingga Manda
yang terkejut semakin terkejut dengan tindakan Kenan yang benar benar di luar
dugaan, Dan karena pengalamannya bersama wanita wanita, Kenan terkenal such a
good kisser, membuat Manda yang masih amatir kehabisan nafas saat dicium dan
dipeluk dengan erat oleh Kenan. Manda semakin khawatir kalau tindakannya itu diketahui
oleh kakak atau orang tuanya.
“Kak Kennnn!!!” jerit Manda dengan suara tertahan dan tentu
saja dengan kemarahan yang hampir
meledak di dadanya, ia tidak mau membuat orang rumahnya tahu tentang kejadian
yang baru saja terjadi, ia ingin menampar laki laki brengsek yang sudah
menciumnya dengan kurang ajar, tapi
Manda ingat kalau laki laki itu masih memegang rahasianya dan juga keluarganya
tahunya Kenan itu adalah orang kaya yang bakalan menanamkan modal ke perusahaan
ayahnya yang sekarang dikelola oleh kakak kembarnya itu. Manda jelas tidak bisa
melakukan hal hal yang akan membuat keluarganya jadi susah.
“Mandaaa!!” balas Kenan dengan nada yang sama dengan Manda,
ia ingin menggoda Manda yang sudah memerah wajahnya karena malu dan marah.
Wajah tampan Kenan hanya tersenyum jahat karena ia akan menggunakan kartu
trufnya untuk membuat Manda mau mengikuti kehendak Kenan dan bersedia bekerja
di perusahaannya seperti perintah ayah Manda tadi.
“Kak, bisa gak kalau kakak ga main cium cium aku seenaknya?
Kita baru saja kenal dan kita juga tidak dalam kedekatan hubungan apapun!” jelas Manda dengan nada marah yang
ditekan sedemikian rupa.
“Baiklah Manda sayang, aku janji gak akan cium sembarangan
__ADS_1
lagi. Tapi kamu harus mau jadi kekasihku, gimana? Oh ya juga kita harus menuruti kehendak ayah kamu yang mau kamu kerja sama aku.“ jelas
Ken dengan nada penuh kemenangan.
“Hah? In your dream!! Aku gak mau ya jadi kekasih kamu!! Seperti yang kamu kan juga tahu aku sudah dijodohin!" elak Manda
" Emang job description aku sebagai asisten itu apa sih?”
lanjut Manda dengan pandangan penuh kecurigaan, Manda emang polos, tapi pelajaran dimana ia ditipu oleh Vella kemarin membuat ia semakin berhati hati
dengan orang, apalagi ia juga tahu kalau Kenan ini adalah type orang yang agak
licik dan mungkin juga menyiapkan jebakan yang sama yang pernah dilakukan oleh Vella.
“Bikinin aku kopi di pagi hari, trus siapin dokumen yang aku
minta, trus siapin baju aku juga, ikut aku kemana aku pergi dan mungkin juga pijitin aku kalau aku capek.” jelas Kenan dengan nada penuh kegembiraan, ia sedang bayangin Manda melayani dirinya sebagai orang terdekatnya bahkan mungkin
juga melayani dia sebagai seorang istri yang shalihah. Bayangan itu merupakan keinginan terbesarnya.
“Kak, kamu mau cari office girl, asisten atau istri? “ decak Manda kesal, ia merasa Kenan mempermainkan dirinya.
“Aku mencari asisten pribadi, Manda! Tapi kalau kamu mau
naik tingkat menjadi istri aku, aku jelas tidak akan menolak kamu.” Katanya sambil
mencolek dagu Manda dengan seduktif.
“Oh my God! Aku gak mau ah. Aku kan punya ijazah Sarjana
Teknik Manajemen Industri. Masa jadi asisten?” bantah Manda dengan nada ketus.
“Kamu mungkin belum tahu ya? OB ditempat aku itu ijazahnya
sarjana ekonomi.” Jelas Kenan dengan nada sombong.
“Yup, gaji mereka pun setara dengan pendidikannya, jadi
meskipun hanya sebagai OB tapi gajinya setara strata 1. Lagian kamu jangan
lupa, kalau kamu menolak, aku masih punya rahasia kamu loh, emang kamu mau
kalau ayah atau kakak kamu tahu kalau kamu pernah ada di..” Jawab Kenan lagi
sambil menaik turunkan alisnya.
“ Baiklah, akan kupikirkan. “
potong Manda dengan cepat. Ia tahu cepat atau lambat Kenan pasti akan menggunakan ini sebagai cara memaksakan kehendaknya kepada Amanda.
“Nah gitu kan cantik!” kata Kenan dengan senang, sambil
menagacak acak rambut Manda yang panjang dan halus, Kenan sangat berharap untuk
bisa menaklukan hati Manda dan bisa menjadikan Manda sebagai istrinya, apalagi kelihatannya
keluarga baik kakak dan orang tua Amanda sudah bisa ia taklukan dengan investasi di perusahaan keluarga Amanda.
“Hmm.” Jawab Manda dengan singkat.
“Calon suami kamu pulang dulu ya.” Kata Kenan dengan nada
sayang.
“Kak, plis jangan menaruh harapan yang besar kepada aku kak!”
__ADS_1
kata Manda sambil mendesah sedih, Mnada tahu ia tidak punya pilihan lain, gak
mungkin juga kalau ia yang sudah melakukan hubungan seperti suami istri dengan
Lio kemudian menerima sinyalmen dari Kenan. Sekalipun Kenan juga bukan orang
suci tapi Manda gak pernah berpikir untuk ber pacaran bahkan menikah.
“Harapan apa?” tanya Kenan dengan bodoh.
“Aku gak bisa menikah dan menjadi istri kakak. Harapan kakak
kepada ku tterlalu tinggi. Aku bukan gadis yang seperti kakak pikirkan.” Kata Manda
dengan ketus, ia mengacu pada keperawanannya yang sudah terengut oleh orang
lain, dan ia gak mau kalau Kenan berpikir kalau ia gadis yang suci.
“Emang apa yang aku pikirkan?” tanya Kenan dengan raut
heran.
“Aku sudah bukan gadis baik baik. “ keluh Manda dengan
sedih, rasanya ia ingin menangis, menangisi kebodohannya karena tertipu oleh Vella
yang ia pernah anggap sebagai sahabatnya. Sehingga ia jatuh ke lembah dimana
sekarang ia sudah tidak bisa memilih.
“Kamu gadis baik, Manda.” Kata Kenan dengan raut keras, ia marah dengan Manda yang merasa minder.
“Kamu gak tahu kak!! Kamu gak akan pernah tahu.” Sanggah Manda
dengan nada marah.
“Aku emang ga tau apa yang kamu rasakan, tapi aku tahu apa
yang terjadi pada malam itu.” Kata Kenan dengan nada lembut sambil memegang
bahu Manda dan merengkuhnya dalam pelukannya.
Manda berusaha menjauhkan badannya dan memandang Kenan
dengan mata bulatnya yang indah. Ia bingung lagi. Apa lagi yang diketahui oleh
laki laki ini? Apa dia tahu kalau ternyata ia sudah tidak perawan lagi? Pikir Manda
dengan cemas. Bagaimana dia tahu? Gawat!! Keluarganya bakalan tahu dan ia akan
semakin terjerat oleh laki laki ini.
“A aapa yang kamu tahu? Apa yang kamu tahu di malam itu?”
tanya Manda dengan panik.
Kenan hanya memandang Manda dengan pandangan teduh, Manda
tercekat saat melihat ke dalam mata Kenan yang menghanyutkan. Laki laki ini benar benar…
.
.
.
__ADS_1
TBC