
flashback on
tok tok tok tok
" Masuk!" kata Kenan kepada orang yang ada di luar pintu ruangan kantornya. Ternyata Rey yang sudah mengetuk pintu ruangannya.
" Bos, ada cewek cantik yang nyariin si Bos tuh!" kata dengan wajah mencemooh.
" Siapa?? Manda??" tanya Kenan dengan wajah penuh pengharapan.
" Bukan Manda tapi Vella!" sahut Rey dengan santai.
" Emang ada apa? Kayaknya aku nggak ada urusan apa-apa dengan si Vella." tanya Kenan lebih kepada diri sendiri.
" Mana aku tahu bos ? Kalau si Bos kepengen tahu tanya sendirilah sama orangnya. Setidaknya suruh si cewek itu masuk jadi si Bos bisa puas nanyanya." kata Rey dengan santai.
" Aku emang nggak nanya sama kamu ,dodol ! Aku cuman nanya sama diriku sendiri. " jelas Kenan dengan ketus. Sedangkan Rey hanya tertawa nggak jelas, sambil memandang kepada bosnya yang masih setia dengan wajah hopeless. Itu emang wajah Keenan sekarang, saat ia sudah ditinggal menikah oleh Manda.
" Bos, hati-hati orang yang sukanya ngomong sendiri itu pertanda depresi." sambar Rey sambil masih setia dengan tawanya yang kedengaran menjengkelkan bagi telinga Kenan.
" Sialan kamu !!! Cepat suruh wanita itu masuk. Dan kamu tetap disini sehingga kalau dia macam-macam kamu bisa bantuin aku!" jelas Kenan lagi.
" Ya ampun bos bos! Masa kamu nggak bisa bisa ngelawan seorang wanita saja. Lagian memang dia bakal memperkosa kamu. Cih!" decih Rey dengan tampang menghina tapi Kenan juga tahu kalau asistennya itu hanya bercanda karena beberapa hari ini ini Ken benar-benar tidak mood. Rey langsung keluar untuk memanggilkan wanita yang mencari Bosnya itu. Dan setelah Vella masuk, Rey turut berdiri di samping kanan si Bos.
__ADS_1
" Ada apa kamu kesini ? Rasanya kita tidak memiliki kedekatan khusus sehingga kamu bisa dengan bebasnya kemari untuk bertemu denganku." ujar Kenan dengan nada sarkas.
" Aku langsung to the point aja. Kamu mungkin tahu apa yang terjadi di klub mu beberapa waktu yang lalu. Benar, memang aku lah yang menjebak Manda. Dan itu kulakukan karena aku membenci dia. Aku ingin dia jatuh dan terpuruk." kata Vella tanpa basa-basi. perkataan Villa yang seperti itu jujur membuat hati Kenan panas dan meradang.
Ia memang bukan orang yang suci. Tapi ia juga tidak akan melakukan hal-hal yang membuat orang lain susah tanpa sebab. apalagi dengan jelas ia menyukai Manda. Tentu perkataan Vella membuat tanga Kenan mengepal, kalau Vella bukan seorang wanita mungkin ia sudah habis di tangannya.
" Lalu apa maksudmu dengan bercerita seperti itu kepadaku?" tanya Kenan dengan nada datar dan dingin.
" Aku tahu dengan pasti bahwa kamu mencintai Manda. Bahkan kamu rela kalau seandainya Manda hamil kamu mau mau bertanggung jawab atas anak yang bukan darah dagingmu sendiri. Bukannya begitu?" tanya Vela dengan raut wajah menghina. Sekali lagi, seandainya yang di hadapannya ini bukan seorang wanita, Kenan bakal menghajarnya sampai mati. Vella bahkan dengan santai memprovokasi dirinya. Kenan tahu persis, kalau sampai Ia melakukan sesuatu itu kepada Vella, mungkin Vella akan dengan mudah masuk ke dalam jebakannya dan melaporkannya ke polisi. Kemudian ia akan menuntutnya, Huh, dasar wanita ular.
Trik yang dibuat sangat murahan, batin Keenan dalam hati.
" Tenang, kamu nggak perlu berpikiran sejauh itu. Aku ke sini bukan untuk memeras kamu. Bahkan aku ke sini untuk membantu kamu mendapatkan Manda. " kata Vella menjelaskan, Ia bisa mengerti dengan jelas apa yang sedang dipikirkan oleh Kenan. Kenan sedikit terkejut karena Vella bisa menebak apa yang sedang ada dalam pikirannya.
" Bagaimana kalau kita bekerja sama saja ? Kamu akan mendapatkan Manda dan aku akan melihat Manda terpuruk karena dia harus terpisah dengan orang yang mungkin sekarang dia cintai. " kata Vella dengan nada yang sedikit menyeramkan.
" Kenapa kamu membenci Manda?" tanya Kenan dengan raut wajah penasaran.
" Ha ha ha , Bagaimana kalau aku bilang dia selalu mendapatkan dengan mudah apa yang aku inginkan. Pria yang aku sukai selalu dapat dengan mudah ia taklukkan, sedangkan walaupun aku menangis darah mereka tidak mungkin melirik kepadaku. Awalnya bahkan aku ingin membuat dia terpuruk dengan membuatnya kehilangan kesuciannya. Tapi ternyata nasib baik tetap ada bersamanya, orang yang mengambil kesuciannya malah dengan sangat bertanggung jawab menikahinya. Dan konyolnya orang yang menikahi Manda adalah putra angkat Langit Perdana. Kenapa dia selalu bernasib baik? Aku membencinya!!" desis Vella dengan raut sedih.
" Ehem, lalu apa sebenarnya rencana yang kamu tawarkan kepadaku. Bagaimana kamu ingin membuat Manda bersamaku sedangkan rencanamu awal saja sudah gagal." kata Kinan tidak mengerti.
" Bantulah aku untuk memisahkan mereka. Setelah mereka terpisah bukannya kesempatan kamu untuk mendekati Manda lebih besar?" tanya Vella sambil menaik turunkan alisnya.
__ADS_1
" Kalau cuman ingin memisahkan Manda dengan Lio. Aku bahkan tidak membutuhkan bantuanmu." Kenan dengan nada dingin.
" Kalau kamu tidak mau, ya nggak papa! Tapi aku pastikan Manda akan lebih menderita. Mungkin Manda akan jatuh ke dalam pelukan Om hidung belang? Dan aku bertanya kepadamu, apakah kamu rela, kalau tubuh Manda yang mulus itu dijamah oleh laki-laki lain?" tanya Vella dengan senyumnya yang sangat manis tapi bagi Kenan senyuman itu sangat menjijikan.
" Kamu tahu, Vella? Kamu adalah wanita yang paling menjijikkan yang pernah aku kenal. Kamu rela melakukan apa saja demi kebencianmu, yang bahkan Manda saja, tidak tahu kenapa kamu membencinya." kata Kenan lagi.
" Uuuhhh, Kenan sayang, aku nggak butuh ceramah dari kamu. Kalau kamu masih mau ceramah silakan kamu cari masjid terdekat. Apa nasehatmu membuat kamu suci dalam sekejap? Seperti tanganmu tidak pernah melakukan kejahatan saja." kata Vella dengan nada dingin.
Selama Vella berunding dengan Kenan, diam-diam Rey merekam percakapan antara Vela dan Keenan. Sekarang Ia baru menyadari bahwa wanita yang menyimpan dendam itu sangat berbahaya. Terbukti dengan Vella yang secara mengejutkan, bisa memikirkan hal kriminal semacam ini.
Mungkin kelak Kenan akan berterima kasih dengan Rey karena Rei sudah merekam semua percakapan yang dilakukan Vella dan Kenan. Ini bisa jadi bukti kuat bahwa sebetulnya bukanlah Kenan yang yang menjadi dalang dari semua yang terjadi.
" Aku mungkin tidak suci, Vell. Tapi setidaknya aku bukan orang yang menusuk sahabatnya dari belakang. Yang menjual kesucian sahabatnya sendiri. Yang mencoba mendorong sahabatnya masuk ke dalam jurang keterpurukan. Untung orang yang sudah merenggut kesuciannya mau bertanggung jawab..." kata Kenan sambil menahan amarah yang sudah ingin keluar dari tadi.
" Stop!! Persetan dengan semua itu! Pertanyaanku sekarang adalah kamu ikut atau tidak?" potong Vella dengan wajah kesal.
.
.
.
TBC
__ADS_1
*** konfliknya agak panjang nih... tetep dukung otor apapun yang terjadi😭😭, kirim vote, gift, dan share cerita ini yaaaa... Ditunggguuuuuu!!!! Happy readinggg.