Andai Aku Bisa Memilih

Andai Aku Bisa Memilih
49.


__ADS_3

" Lha biasanya kakek dan nenek kan emang sendirian di rumah besar?"


" Makanya sekarang kamu harus temani,apalagi besok daddy dan mommy kamu pulang, emang kamu ga kangen sama adik kamu?" tanya Lio mengalihkan perhatian. Pokoknya dia kukuh menolak Genta tidur bersama dirinya dan Manda.


" Tapi.." Genta sudah ingin menolak lagi, langsung dipotong sama Lio.


" Tadi kata Genta cuman mau ketemu auntie saja, ga pake acara nginep loh." tegur ayah Lamgit, kakeknya karena merasa ga enak dengan Manda.


" Eh kalau Genta mau nginep auntie benernya ga pa pa."


" Ga ada kamarnya, sayang!" kata Lio beralasan.


" Oo gitu, apa tidur bertiga aja,mas? Kan ranjangnya juga udah gede bnget. Pasti cukup lah." usul Manda lagi, sedangkan ibu hanya senyum senyum saja, ibu jelas tahu maksud Lio menolak kehadiran Genta.


" Genta itu tidurnya muter, bisa di kick semua yang tidur seranjang sama dia." kata Lio beralasan.


" Iya Genta sebaiknya pulang,sama kakek dan nenek! Jadi tidur sama nenek, gausah takut, nenek tahu kok kalau Genta tidurnya ga suka nendang kok. Emang uncle sukanya mengada ada." bela ibu Irsyana sama cucu pertamanya itu.


" Huh!! Tapi kata daddy, kalau hari ini Genta bisa tidur sama auntie dan uncle ditengah tengah, besok daddy pulang mau bawain makanan kesukaan Genta. Jadi Genta milih tidur seranjang sama uncle dan auntie saja." kata Genta kekeuh.


Nah lo, ternyata Genta mengemban visi dan misi dari daddynya untuk memisahkan tidur Manda dan Lio. Kakek dan neneknya tertawa terbahak lagi mendengar visi misi Genta, sedangkan Manda hanya tersenyum malu, kalau Lio kangan ditanya,ia gondok banget nget ngett.


Lio langsung tanpa ba bi bu segera memvideo call Saka ditengah tengah ruang tamu itu.


" Hallo.." suara bariton diseberang sana diikuti dengan munculnya wajah tampan yang tampak acak acakan karena mungkin tengah terbangun dari tidur. Terdengar juga suara serak wanita yang mengatakan siapa sih yang telepon?, itu pasti Alana.

__ADS_1


" Mohon maaf ya bos, apa sebenernya maksudnya si bos ngomong kalau Genta bakal dibelikan makanan enak kalau Genta bisa menjalan kan misi tidur di tengah tengah antara aku dan Manda? Aoa bos lupa kalau tadi sing aku habia akad dan kni bis jdi malam pertama bersama istriku?" kata Lio dengan nada datar. Ia memanggil Saka dengan panggilan bos,itu emang panggilannya sejak dulu. Padahal ga kurang kurang ibu melarang dan memarahi Lio, tapi panggilan itu sudah terlanjur melekat, jadi kadang kadang kebawa suasana, apalagi Lio lagi kesel sama Saka.


" Itu semua karena Saka marah dan kesal gara gara kamu ga nelepon dia secara langsung saat kamu mau nikah mendadak, kak!" sahut suara perempuan yang ga kelihatan wajahnya di ponsel Lio, hanya wajah datar dari si Saka lah yang ada di sana.


" Ya ampunnn Sakaaa!!! " sahut ibunya kesal setelah tahu alasan Saka yang kekanak kanakan.Bisa bisanya Saka memprovokasi anaknya untuk menggoda Lio.


" Oh ya, aku belum kenalan juga sama kakak ipar nih! Yang mana kakak iparku?" tanya Alana yang wajahnya muncul 1/2 di ponsel Lio setelah mendesak suaminya untuk sedikit berbagi layar ponsel. Dasar suami posesif, ia ga rela memperlihatkan wajah bangun tidur Alana yang menurutnya sangat cantik.


" Hadeh kalian berdua ini emang kok. Kamu tahu La, Lio itu sama dengan Saka, ia ga rela memperlihatkan wajah istrinya. Dasar suami posesif. " sindir ibu yang langsung memperlihatkan dirinya di layar ponsel Lio supaya Alana dan Saka bisa melihatnya.


" Ibuuuu, Lala kangen. "


" Sama .. ibu juga!! Makanya lekas pulang dong. Gimana Alen udah sembuh?" tanya ibu lagi, membuat Lio kesal. Ia menelepon Saka karena membikin perhitungan karena sudah kesal dijahili, ini malah ibu numpang video call Saka dan Alana.


" Sudah, besok kita pulang kok, kan mau ketemu ama kakak iparku." cerocos Alana senang, sedang Saka hanya cool aaja.


" Lhahhh itu kan kakak ipar!! Kakkk..."


" Dia lebih muda banyak dari kamu, La!!! Mestinya kamu yang dipnggil mbak sama dia! Lagian biasanya kamu manggil aku cuman Yo, Lio, sekarang pake Kak segala, bikin illfeel aja. Sudah panggil biasa aja." potong Lio sambil bergidik.


" Ha ha ha ha." suara tawa Alana membuat mau tak mau Saka pun tersenyum datar.


" Lio, mestinya kamu kenalin dulu sebelum kamu nikahin. Kamu anggap apa kami berdua?" tanya Saka dengan suara dingin. Lio hanya mendesah kesal, ia tahu sebenrnya Saka dan Alana ga masalah tapi ya gitu, ini dianggap mereka semacam prank,untuk menguji mental Manda.


" Plis, Sak, jangan buat Manda keder. Nanti malam aku bakal ga dapat jatah kalau ia takut. Kalian kan tahu kalau aku nikahinnya aja dengan penuh perjuangan dan air mata. Aduh!!" kata kata Lio yang lebay terhenti saat ada tangan yang mencubit pinggangnya yang tak berlemak. Sebenernya ga sakit sih!! Tapi ya gitu, Lio lagi kumat lebaynya.

__ADS_1


" Ha ha ha kakak ipar yang tegas, aku suka, aku sukaaa!! Salam kenal ya kakak Amandaa, aku Alana dan ini suamiku Narendra Sakabumi, adiknya Lionando. " kata Alana sambil bertepuk tangan karena senang. Sedangkan Manda mau jawab pasti ga bisa karen aperkataan Mnda lang sungsi potong oleh Lio.


" Ck Ya udah, La .. sekarang kamu bujuk dan atur anak kamu yang tadi disuruh tidur sini sama suami kamu yang jahil bin iseng itu." decak Lio kesal. Saka hanya mendecih saja melihat kekesalan Lio.


" Gentaa, anak mommy!! Tidurnya di rumah besar aja ya, soalnya besok pagi dedek Alend udah datang kok. Kasian nanti dedek Alend ga ada temannya. Iya sayang?" bujuk Alana dengan suara lembut.


" Tapi kata daddy?.." kekeuh Genta menuruti nasihat daddynya menggoda Lio, unclenya.


" Besok, besokk uncle juga pulang ke rumah besar. Jadi nanti kita besok main sampai puas." kata Lio membujuk Genta, maksudnya malam ini ia main dulu sama Manda besok baru main sama Genta walau nanti tetep akan curi curi kesempatan untuk main lagi sama Manda.


" Ya udah deh!! Genta pulang sama kakek nenek. Tapi uncle jangan lupa besok ya!" kata Genta lesu. Membuat Manda kasihan.


" Genta kalau mau tidur sama auntie ga pa pa loh!" rayu Manda, karena kasihan anak itu sudah kayak mau nangis.


" Engga, besok aja kita sekalian tidur di rumah besar." putus Lio tegas.


.


.


.


TBC


*** Dasar Sakaaaaa, kalau mau tahu Saka dan Alana silahkan baca Terjerat Cinta Alana. Dan menjadi istri kedua sahabatku.

__ADS_1


Jangn lupa vote, like dan gift nya yaaaa💋💋


__ADS_2